Tegakkah Ajaran Islam dan Nguri-Nguri Budaya, NU Gelar Wayang Kulit 

infojateng.id - 8 Maret 2020
Tegakkah Ajaran Islam dan Nguri-Nguri Budaya, NU Gelar Wayang Kulit 
Plt. Sekda Jateng hadir dalam gelaran Wayang Kulit dalam rangka Harlah ke-97 NU yang digelar PWNU Jateng. - ()
Penulis
|
Editor

SEMARANG– Seiring kemajuan teknologi di era globalisasi seperti sekarang, kaum nadiyin tetap menunjukkan eksistensinya dalam menegakkan ajaran agama Islam tanpa meninggalkan budaya Indonesia dan terus berupaya nguri-nguri budaya dan kearifan lokal.

“Pagelaran wayang malam ini saya kaitkan dengan judul wayang Wahyu Manunggaling Jati. Kita diharapkan merenungi sekaligus nguri-nguri bahwa ternyata sejak Sunan Kalijaga, kita sudah diberikan pencerahan bagaimana untuk mengkolaborasikan antara budaya dengan ajaran-ajaran agama,” kata

Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Herru Setiadhie saat memberi sambutan pada pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-7 Nahdlatul Ulama di Gedung PWNU Jateng, Jumat (6/3/2020) malam.

Ia menjelaskan, melalui pagelaran wayang kulit dengan lakon “Manunggaling Jati” yang berarti wahyu ketenteraman yang dimainkan oleh dalang Ki Iksanudin asal Demak, masyarakat diharapkan dapat belajar bijak. Seperti para pendahulu yang cakap menggabungkan antara ajaran keimanan sekaligus menonjolkan kepiawaian cara berseni.

Wayang pun sangat elok sehingga masyarakat pada saat itu hingga saat ini atau di era kemajuan teknologi dan informasi, dapat meresapi bagaimana membimbing nurani kehidupan dengan secara sukarela atau tanpa paksaan melalui kearifan lokal yang bernuansa Islam.

Diantaranya, tanpa disadari, tidak sedikit masyarakat menyanyikan lagu berjudul Ilir-ilir yang populer pada masa penyebaran agama Islam oleh Sunan Kalijaga. Lirik lagu berbahasa Jawa Tengah itu tersebut terdapat banyak ajaran-ajaran yang penuh makna. Selain itu juga keberadaan Masjid Agung Demak yang pembangunannya atas dukungan kolaborasi antara seniman dan tokoh agama.

“Maka pada perkembangannya semuanya itu akan memberikan suatu tuntunan bukan sekadar tontonan. Saya nitip di era sekarang ini, di mana generasi muda banyak diberikan informasi melalui gawai, maka dengan pagelaran wayang ini para milenial juga dapat memperoleh informasi dari budaya,” katanya.

Ketua PWNU Jateng KH Muzamil menambahkan, pagelaran wayang kulit semalam suntuk itu merupakan rangkaian kegiatan peringatan Harlah ke-97 NU. Pertunjukkan wayang kulit dengan lakon Wahyu Manunggaling Jati tersebut diharapkan membawa barokah untuk semua.

Pagelaran wayang dalam rangka Harlah NU penting dilaksanakan, karena semua harus nguri-nguri budaya kearifan lokal Jawa Tengah. Apalagi pada jaman Sunan Kalijaga juga menggunakan wayang kulit sebagai sarana dakwah

“Alhamdulillah apa yang diharapkan dapat tercapai dengan baik, sehingga mayoritas penduduk Jawa dan nusantara pada umumnya memeluk agama Islam,” katanya.(redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

Info Jateng
Close Ads X