Pupuk Organik dari Limbah Jamu Sido Muncul Sukses Tingkatkan Hasil Panen Petani

infojateng.id - 14 September 2022
Pupuk Organik dari Limbah Jamu Sido Muncul Sukses Tingkatkan Hasil Panen Petani
Hasil panen petani di Sukoharjo meningkat dengan memanfaatkan pupuk organik cair dari limbah jamu Sido Muncul. - (infojateng.id)
|
Editor

SUKOHARJO – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui perusahaan afiliasinya, yakni PT. Sido Muncul Pupuk Nusantara (SMPN) terus berinovasi dalam mengembangkan produksi pupuk organik cair.

Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, David Hidayat mengatakan, pengembangan produksi pupuk organik cair itu sebagai upaya untuk mendorong peningkatan produksi hasil tanam petani di berbagai daerah.

Hal ini menjadi bentuk kontribusi pihak SMPN dalam program pemerintah. Salah satunya ketahanan pangan melalui pembuatan pupuk organik cair dan padat.

“Sebagai bagian dari industri berkelanjutan, kami berfokus pada bahan-bahan organik untuk pembuatan pupuk kami yaitu dengan bahan dasar limbah jamu,” ujar David yang juga sebagai Direktur Utama Sido Muncul Pupuk Nusantara, Selasa (13/9).

David menyampaikan, penggunaan pupuk organik ini telah mampu meningkatkan hasil panen para petani binaan. Salah satunya sudah dibuktikan saat proses ubinan padi di Sukoharjo yang disaksikan oleh Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistik, Balai Penyuluh Pertanian, dan para ptani setempat.

“Secara nyata pupuk organik cair produksi SMPN mampu meningkatkan hasil panen para petani binaan. Bahkan hasilnya sudah dibuktikan saat proses ubinan di Sukoharjo yang juga didampingi oleh BPS, BPP, PPL dan para petani di daerah itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Inspektur Jendral Kementerian Pertanian (Irjen Kementan), Jan Samuel Maringka telah melakukan pengawasan on the spot hasil panen padi Kabupaten Sukoharjo. Pengecekan itu bertujuan memastikan kebenaran hasil ubinan yang berada di atas rata-rata.

Pengecekan dilakukan di RT 003/RW 002, Dukuh Bangun Asri Desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Senin (12/9). Hasil ubinan menunjukkan, adanya selisih kenaikan 26 persen untuk tanaman yang menggunakan pupuk organik cair milik Sido Muncul Pupuk Nusantara.

“Kami melihat ada keberhasilan di wilayah ini. Kami juga membawa kementerian untuk menguji bahwa ini laporan sebenarnya. Kemudian nanti akan kami kembangkan, kami sampaikan kepada pimpinan,” tutur Irjen Kementan, Jan saat pengecekan di lokasi.

Pada kesempatan yang sama, Irjen Kementan memastikan, ubinan padi yang dilakukan atas kolaborasi dari Pemda Sukoharjo, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), dan Sido Muncul Pupuk Nusantara sesuai dengan yang dilaporkan.

Sebagai informasi, ubinan merupakan satu cara memprediksi jumlah produksi padi yang masih ada di lahan melalui penentuan sampel, pengukuran, dan penimbangan.

Lebih lanjut, Irjen Kementan memaparkan hasil laporan yang diterimanya. Dimana hasil panen mencapai 9,5 ton per hektare, 10 ton per hektare hingga 11 ton per hektare. Hal ini menunjukkan angka di atas rata-rata setelah penggunaan pupuk organik produk SMPM itu.

“Ternyata hasil diskusi dari petani dan SMPN, (pupuk) ini berasal dari limbah jamu. Kalau untuk manusia daya tahan cukup (karena jamu), tidak menutup kemungkinan limbah itu juga menyehatkan pertanian kita. Kalau memang berhasil di wilayah Sukoharjo, bukan tidak mungkin akan kami kembangkan di berbagai wilayah lain. Kehadiran kami sebatas pengawasan on the spot,” paparnya.

Di sisi lain, petani Sukoharjo, Sukirno berharap pendampingan dari SMPN tidak berhenti di situ saja. Lebih jauh, keluh kesah petani terkait pengadaan pupuk bisa direspons dan direkomendasikan Irjen Kementan melalui optimalisasi lahan atau program lain.

“Kami selaku petani memang berusaha bagaimana kemandirian petani agar tidak ketergantungan dari sisi pupuk-pupuk kimia, termasuk (pupuk) subsidi. Agar petani ke depan bisa mandiri dan hasilnya per hektare kurang lebih 9 ton,” tukasnya. (redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Rekapitulasi di Kecamatan Tulis Capai Enam Desa, Banyak Sanggahan dari Saksi

Rekapitulasi di Kecamatan Tulis Capai Enam Desa, Banyak Sanggahan dari Saksi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemilu
TMMD, Upaya Kodim Dukung Pemerataan Pembangunan di Batang

TMMD, Upaya Kodim Dukung Pemerataan Pembangunan di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tekan Harga Beras, Pemkot dan Bulog Gelar Operasi Pasar

Tekan Harga Beras, Pemkot dan Bulog Gelar Operasi Pasar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pemkab Rembang Perkuat Kemitraan Pelaku UMKM dan Usaha Skala Besar

Pemkab Rembang Perkuat Kemitraan Pelaku UMKM dan Usaha Skala Besar

Ekonomi   Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
TMMD Reguler 119 Sragen Bukti Kolaborasi Kuat Pemerintah, TNI dan Masyarakat

TMMD Reguler 119 Sragen Bukti Kolaborasi Kuat Pemerintah, TNI dan Masyarakat

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
TMMD di Bakalan Bangun Jalan Beton 550 Meter

TMMD di Bakalan Bangun Jalan Beton 550 Meter

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Hadiri Puncak HPN 2024, Nana Sudjana Berharap Pers Jateng Tetap Independen dan Profesional

Hadiri Puncak HPN 2024, Nana Sudjana Berharap Pers Jateng Tetap Independen dan Profesional

Info Jateng   Info Nasional   Laporan Khusus
Pemkab Gelar MTQ 2024, Ajang Cari Bibit Qori dan Qoriah Terbaik

Pemkab Gelar MTQ 2024, Ajang Cari Bibit Qori dan Qoriah Terbaik

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Harga Beras Melonjak, Pedagang di Pasar Batang Ngeluh Untungnya Tipis

Harga Beras Melonjak, Pedagang di Pasar Batang Ngeluh Untungnya Tipis

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Sub-PIN Polio Putaran Kedua, Perkuat Imunitas Anak

Sub-PIN Polio Putaran Kedua, Perkuat Imunitas Anak

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Bakesbangpol Batang Gelar Seleksi Paskibraka, 401 Peserta Melangkah Tahap Tes Kesehatan

Bakesbangpol Batang Gelar Seleksi Paskibraka, 401 Peserta Melangkah Tahap Tes Kesehatan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Revisi RTRW, Upaya Menyelaraskan Dinamika Pembangunan

Revisi RTRW, Upaya Menyelaraskan Dinamika Pembangunan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
TMMD Sejahterakan Masyarakat, Pj. Bupati: Mari Terus Kita Laksanakan

TMMD Sejahterakan Masyarakat, Pj. Bupati: Mari Terus Kita Laksanakan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Berlaku di Semua Unit Kerja, Surat Tanpa Kertas Harus Hemat Anggaran ATK

Berlaku di Semua Unit Kerja, Surat Tanpa Kertas Harus Hemat Anggaran ATK

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Tingkatkan Ekspor, Pemprov Jateng Dorong Pembangunan Pelabuhan Kendal

Tingkatkan Ekspor, Pemprov Jateng Dorong Pembangunan Pelabuhan Kendal

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
TMMD Sengkuyung Resmi Dibuka, Pj. Bupati dan Forkopimda Bagikan Cokelat

TMMD Sengkuyung Resmi Dibuka, Pj. Bupati dan Forkopimda Bagikan Cokelat

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Harga Beras Naik, Bulog Salurkan 200 hingga 500 Ton Beras per Hari

Harga Beras Naik, Bulog Salurkan 200 hingga 500 Ton Beras per Hari

Ekonomi   Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Info Nasional   Laporan Khusus   Pemerintahan
Haji Suwarto Digadang-gadang Maju Pilkada Pati

Haji Suwarto Digadang-gadang Maju Pilkada Pati

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Info Nasional   Laporan Khusus   Politik
Buka POPDA Kendal 2024, Bupati Dico Minta Junjung Sportivitas

Buka POPDA Kendal 2024, Bupati Dico Minta Junjung Sportivitas

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Olahraga
Ubah Strategi, Jateng Percepat Tanggulangi Stunting

Ubah Strategi, Jateng Percepat Tanggulangi Stunting

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Close Ads X