Spaghetti Mocaf, Pangan Alternatif yang Bikin Lidah Ganjar Bergoyang

infojateng.id - 20 Oktober 2022
Spaghetti Mocaf, Pangan Alternatif yang Bikin Lidah Ganjar Bergoyang
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencicipi makanan olahan dari tepung singkong itu di Festival Pangan Lokal Jawa Tengah di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (19/10/2022). (Foto: Diskominfo Jateng) - (infojateng.id)
|
Editor

Boyolali, infojateng.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencicipi spaghetti mocaf yang berbahan dasar tepung singkong. Menurut Ganjar, rasa dan tekstur yang dihasilkan dari bahan pangan alternatif itu ternyata sudah mendekati makanan serupa berbahan baku gandum atau tepung Semolina.

“Tadi inovasi-inovasi masakannya menurut saya luar biasa. Umpama membuat spaghetti dari mocaf. Di tangan chef yang bagus, yang hebat, rasanya persis. Mendekati, ya sekitar 90 persen, teksturnya juga sudah menyerupai seperti tepung (gandum),” kata Ganjar usai mencicipi makanan olahan dari tepung singkong itu di Festival Pangan Lokal Jawa Tengah di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (19/10/2022).

Bagi Ganjar, kesuksesan peracik makanan itu dalam mengolah tepung singkong menjadi bukti bahwa pangan alternatif sangat bisa menggantikan makanan atau bahan pokok yang selama ini digunakan secara mainstream.

Maka dari itu pemanfaatan pangan alternatif harus terus didorong dan terus dikenalkan kepada masyarakat. Sebagai antisipasi dan persiapan apabila terjadi krisis pangan di masa mendatang

“Hari ini kita pamerkan pangan lokal dengan satu harapan masyarakat akan makin paham bahwa kita makin kaya dan  kita bisa melakukan. Kalau hari ini kita menyiapkan di tahun-tahun ke depan potensi kerawanan pangan terjadi maka gerakannya mulai hari ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyoroti tingginya tingkat makanan yang terbuang. Setidaknya secara nasional ada 23-48 juta ton makanan terbuang dan menjadi sampah. Untuk itu Ganjar mengajak masyarakat untuk mengambil makanan secukupnya, tidak boleh boros, dan tentu saja harus habis.

“Kalau makan harus ambil secukupnya dan harus habis. Di sana masih banyak orang butuh makan. Jangan boros, secukupnya. Jangan sampai di buang.  Itu mengakibatkan kerugian ratusan miliar,” ujar Ganjar di depan peserta seminar yang juga dihadiri sekitar 150an pelajar itu.

Hal lain yang menurut Ganjar menjadi penting soal pangan adalah kebutuhan gizi. Sebab angka stunting masih tinggi dan banyak gerakan yang dilakukan untuk menekan angka itu.

“Kedua tentu kita bicara gizinya, menghadapi stunting, bagaimana peduli pada gizi untuk ibu hamil dan anak-anak. Itu pangan lokal cukup bisa kita pakai sebagai bahan untuk bisa membantu mereka,” ungkapnya.

Untuk mengembangkan tanaman pangan lokal dan pemanfaatannya, seluruh elemen masyarakat harus terlibat, termasuk lembaga penelitian, perguruan tinggi, petani,  dan pemerintah daerah. Semua harus berkolaborasi sehingga ketahanan pangan akan terjaga dan pemenuhan gizi teratasi.

“Ini mulai dari hulu sampai hilirnya dipamerkan di sini agar orang belajar produksi, juga belajar pengolahan sambil membiasakan pangan alternatif atau substitusi alias pengganti. Contoh-contohnya dipamerkan di sini sehingga yang lain tinggal meniru saja,” katanya.

Adapun saat berkeliling tempat pameran,  Ganjar menemukan banyak sekali inovasi-inovasi lain dari setiap daerah di Jawa Tengah. Ada yang mengolah tepung mocaf menjadi eskrim dan puding, ada yang mengolah bahan pangan alternatif lain seperti sorgum dan umbi-umbian. Juga ada yang sudah mengolah bawang merah menjadi berbagai produk seperti bawang goreng dan pasta bawang merah.

Chef Hendro Soejadi, mengatakan spaghetti yang dibuat dan dihidangkan kepada Ganjar memang diolah dari tepung mocaf. Spaghetti bolognese yang dibuatnya itu sama sekali tidak memakai MSG.

“Tepung mocaf itu terbuat dari singkong atau ketela pohon. Ini menjadi alternatif untuk bahan baku gandum. Kami oalah dan kreasikan, hasilnya ini berupa spaghetti bolognese lengkap dengan ayam dan saus tomat,” ujarnya. (eko/redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Laporan Khusus
Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Info Jateng
Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Info Jateng
Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Info Jateng
Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Close Ads X