Mengenal Sang Hyang Ismaya atau Semar

infojateng.id - 3 November 2022
Mengenal Sang Hyang Ismaya atau Semar
Menguak asal-usul Semar, tokoh utama Punakawan dalam pewayangan Jawa. Tokoh ini dikisahkan sebagai pengasuh sekaligus penasihat para ksatria dalam kisah Mahabatara dan Ramayana. - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

Infojateng.id – Menguak asal-usul Semar, tokoh utama Punakawan dalam pewayangan Jawa. Tokoh ini dikisahkan sebagai pengasuh sekaligus penasihat para ksatria dalam kisah Mahabatara dan Ramayana.

Asal-usul Semar konon ditemukan dalam karya sastra zaman Kerajaan Majapahit bertajuk Sudamala. Dalam kisah itu, Semar disebut sebagai abdi dari Sadewa. Bukan sekadar abdi, dia juga dianggap sosok yang selalu menebar humor untuk memecahkan ketegangan.

Mahendra Sucipta dalam Kitab Lengkap Tokoh-Tokoh Wayang dan Silsilahnya (2016), Semar merupakan titisan Sang Hyang Ismaya. Suatu ketika dia diperintahkan turun ke dunia oleh Sang Hyang Tunggal. Hal itu membuatnya yang semula berwajah tampan berubah menjadi buruk rupa seperti wujud Semar yang dikenal dalam pewayangan. Namun ada juga cerita lain yang menyebut tubuh Semar berubah menjadi besar, gemuk, dan bundar karena menelan gunung.

Sementara menurut Dr G.A.J dalam buku Dunia Semar karya Ardian Kresna, asal-usul Semar asli dari Jawa. Semar adalah nama leluhur masyarakat Jawa yang bayangannya dipertunjukan dalam pewayangan yang bersifat religius. Dia juga dianggap sebagai nenek moyang orang Jawa dan tokoh kesayangan dari mitologi religis asli masyarakat Jawa.

Nama Semar konon berasal dari bahasa Arab, Ismar yang dalam pengucapan dialek Jawa menjadi Semar. Ismar berarti paku yang fungsinya sebagai penguat. Semar juga dijuluki Badranaya. Badra berarti rembulan, naya artinya wajah atau nayantaka, sedangkan taka berarti pucat. Hal ini menunjukkan Semar memiliki watak seperti rembulan dengan wajah pucat. Artinya, Semar tidak mengumbar hawa nafsu.

Asal-usul Semar juga berkaitan dengan lambang visualnya. Bentuk wayang Semar yang bulat melambangkan tekad bulat untuk mengabdi kepada kebaikan dan kebenaran.
Jari kirinya selalu menunjuk, artinya dia memberikan petunjuk yang benar. Tangan kanannya menggenggam, yang artinya baik itu bersifat subjektif. Matanya setengah tertutup dan melihat ke atas yang dimaknai sebagai sosok idealis.

Dalam buku Cerita Galur Wayang Kulit Purwa Cirebon, mata sipit Semar menggambarkan orang yang senantiasa berzikir kepada Allah. Dagu dan mulutnya diikat dengan rantai sampai kaki yang mengandung makna segala ucapan manusia harus selaras dengan perilaku sehari-hari.

Semar juga memakai kuncung kencana sari yang berasal dari kata kun dan muncung atau muncul dan timbul, yaitu kunfayakun. Dengan gambaran tersebut, asal-usul Semar masih menjadi misteri sekaligus merupakan simbol kesempurnaan hidup.

Perspektif Spiritual

Semar digambarkan sebagai figur yang sabar, pengasih, pemelihara kebaikan, penjaga kebenaran, dan menghindari perbuatan tidak baik. Dalam perspentif spiritul dia memiliki watak yang sederhana, tenang, rendah hati, tulus, tidak munafik, tidak mudah kaget, tidak gampang heran, dan memiliki ketajaman batin serta kejeniusan.

Profesor Antropologi Sastra Universitas Negeri Yogyakarta, Suwardi Endraswara, menyebutkan dalam khazanah spiritual Jawa, Semar adalah samar-samar pelambang guru sejati. Semar dapat menjadi prersonifikasi hakikat guru sejati yang sejalan dengan konsep manunggaling kawula gusti.

Itulah sebabnya Semar dan tokoh Punakawan lainnya diceritakan sebagai pamomong para ksatria seperti dalam kisah Mahabarata dan Ramayana. Guru sejati dalam konteks ini adalah pengendali seseorang agar tetap berada di jalan yang benar. (redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Polres Jepara Gelar Patroli Malam Cegah Peredaran Narkoba Hingga Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Polres Jepara Gelar Patroli Malam Cegah Peredaran Narkoba Hingga Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Info Jateng
Sesalkan Organisasi Karangtaruna Kabupaten Pati Diselewengkan Jadi Kendaraan Politik 

Sesalkan Organisasi Karangtaruna Kabupaten Pati Diselewengkan Jadi Kendaraan Politik 

Eks Karesidenan Pati   Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Politik
Pabrik PV Terbesar Asia Tenggara, SEG Solar Bangun Sel Surya 5GW di Batang

Pabrik PV Terbesar Asia Tenggara, SEG Solar Bangun Sel Surya 5GW di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Investasi
Mandiri, BSI dan Locarasa Jadi Pionir Komersial Pertama Masuk KIT Batang

Mandiri, BSI dan Locarasa Jadi Pionir Komersial Pertama Masuk KIT Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Investasi
Usai Dilantik KPU, 75 PPK Langsung Rekrut Anggota PPS

Usai Dilantik KPU, 75 PPK Langsung Rekrut Anggota PPS

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Politik
Disdikbud Batang Anjurkan Wisata Edukatif Lokal

Disdikbud Batang Anjurkan Wisata Edukatif Lokal

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Safari Politik di Sragen, Sudaryono Ngaku sudah Kantongi Calon Wakil

Safari Politik di Sragen, Sudaryono Ngaku sudah Kantongi Calon Wakil

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Laporan Khusus   Politik
Wih, Sragen Resmi Miliki Universitas, Berikut 6 Prodi Unggulanya

Wih, Sragen Resmi Miliki Universitas, Berikut 6 Prodi Unggulanya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Laporan Khusus   Pendidikan   Politik
Dekat dengan Masyarakat, KAI Daop 6 Beri Layanan Kesehatan Gratis

Dekat dengan Masyarakat, KAI Daop 6 Beri Layanan Kesehatan Gratis

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
KLHK Gelar Simulasi Penanganan Bencana Limbah B3

KLHK Gelar Simulasi Penanganan Bencana Limbah B3

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Hadiri HUT ke-44 Dekranas di Solo, Fitri Dorong Inovasi Pelaku UKM

Hadiri HUT ke-44 Dekranas di Solo, Fitri Dorong Inovasi Pelaku UKM

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Jateng Kirim Empat Pelajar untuk Calon Paskibraka Nasional

Jateng Kirim Empat Pelajar untuk Calon Paskibraka Nasional

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Buka Sekolah Lansia Wijaya Kusuma, Pj Bupati : Harus Terus Produktif

Buka Sekolah Lansia Wijaya Kusuma, Pj Bupati : Harus Terus Produktif

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
Bupati Arief Minta PMI Blora Kembangkan Kampung Donor

Bupati Arief Minta PMI Blora Kembangkan Kampung Donor

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
80 Anggota PPK Dilantik, Pj Bupati Jepara: Laksanakan Pilkada Secara Jurdil

80 Anggota PPK Dilantik, Pj Bupati Jepara: Laksanakan Pilkada Secara Jurdil

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Pameran HKG PKK, Kriya Jateng Digandrungi Konsumen Luar Provinsi

Pameran HKG PKK, Kriya Jateng Digandrungi Konsumen Luar Provinsi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pertahankan Surplus Beras, Bupati Etik Luncurkan Pupuk Hayati Inovatif

Pertahankan Surplus Beras, Bupati Etik Luncurkan Pupuk Hayati Inovatif

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Kabupaten Jepara Targetkan Raih Predikat Utama KLA 2024

Kabupaten Jepara Targetkan Raih Predikat Utama KLA 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Desa di Rembang Diwajibkan Alokasikan Dana untuk Penanganan Stunting

Desa di Rembang Diwajibkan Alokasikan Dana untuk Penanganan Stunting

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pj Gubernur Jateng Sambut Kedatangan Bhikkhu Thudong

Pj Gubernur Jateng Sambut Kedatangan Bhikkhu Thudong

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Close Ads X