Anggaran Penanganan Covid-19 di Pati Naik Jadi Rp 123 Miliar, Pos Anggaran Ini yang Digeser

infojateng.id - 15 April 2020
Anggaran Penanganan Covid-19 di Pati Naik Jadi Rp 123 Miliar, Pos Anggaran Ini yang Digeser
Bupati Haryanto memimpin Rakorpok melalui video conference di command centre Rabu (15/4). - ()
Penulis
|
Editor

PATI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menaikkan anggaran untuk penanganan pandemi virus corona (covid-19) menjadi Rp 123 miliar. Sebelumnya, pemerintah daerah setempat sudah mengalokasikan dana Rp 23 miliar untuk keperluan tersebut.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, setelah adanya surat keputusan (SK) bersama dua menteri, anggaran untuk penanganan covid-19 dinaikkan. Dari yang semula Rp 32 miliar menjadi Rp 123 miliar.

Sebab, SK bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Keuangan mewajibkan daerah melakukan realokasi anggaran hingga 50 persen.

“Realokasi anggaran tersebut ditarget selesai pada 23 April mendatang,” katannya saat memimpin Rakorpok Triwulan I melalui video conference di command centre Rabu (15/4).

Untuk itu, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera membahas. Pos anggaran mana saja yang bisa digeser untuk penanganan covid-19. Jika tidak segera, maka Bupati, Wabup, Sekda, Kepala Bappeda dan Kepala BPKAD akan memutuskan mana pos anggaran yang harus digeser.

“Karena nanti tanggal 23 April kalau tidak melaporkan secara resmi, kita justru dipotong sendiri dari pusat. Oleh karena itu, kepala OPD yang bisa menentukan refocusing atau ditunda. Bila memang nantinya tidak digunakan akan dikembalikan di perubahan anggaran,” jelasnya.

Bupati menyebutkan, beberapa pos kegiatan mengalami penguranga. Diantaranya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang telah dinaikkan pada Februari lalu harus dikurangi hingga 40% selama masa pandemi.

Kemudian anggaran makan minum, perjalanan dinas dalam maupun luar negeri serta sarana prasarana pengadaan mobil dan lain-lain segera direalokasi.

“Anggaran Rp 123 miliar tersebut untuk pembelian alat pelindung diri (APD) tenaga medis, jaring pengaman sosial hingga kebutuhan lainnya,” ucapnya.

Bupati menekankan bahwa seluruh OPD dan para ASN agar mengerti kondisi saat ini. Selain itu, menjadikan penanganan covid-19 kepentingan bersama.

“Kita utamakan undang- undang paling tinggi yakni keselamatan kepada masyarakat. Sebab kalau anggaran dapat dialokasikan di lain kesempatan, akan tetapi kalau masyarakat kelaparan, sakit, perlu bantuan, ini harus diutamakan oleh pemerintah daerah,” tegasnya.(redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Laporan Khusus
Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Info Jateng
Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Info Jateng
Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Info Jateng
Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Close Ads X