Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase

infojateng.id - 17 November 2022
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase
Diyah Andarini, S.Pd TK SALAFIYAH MOGA I, Moga, Kabupaten Pemalang, Jateng - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

*Oleh : Diyah Andarini, S.Pd TK SALAFIYAH MOGA I, Moga, Kabupaten Pemalang, Jateng

Tujuan pendidikan, terutama pendidikan anak taman kanak-kanak (TK), diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Anak didik dipersiapkan menjadi anak yang kreatif dan mandiri dalam menghadapi tantangan masa depannya yang penuh tantangan dan persaingan. oleh karena itu, penyelenggaraan pendidikan akan lebih menitikberatkan bagaimana meningkatkan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Pada proses pembelajaran, anak memerlukan kegiatan yang menyenangkan. oleh karena itu, bermain merupakan sarana belajar bagi anak didik. Bermain merupakan proses mempersiapkan diri untuk memasuki dunia selanjutnya dan merupakan cara untuk mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak seperti aspek kognitif, emosi, fisik, dan sosial serta seninya. Melalui kegiatan bermain dengan menggunakan sarana alat permainan atau pembelajaran, anak terstimulasi untuk berkembang dengan baik dan kreatif.

Perkembangan anak keseluruhan, termasuk perkembangan fisik, sangat berkaitan erat dengan perkembangan motorik anak. perkembangan motorik anak merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Menurut Endah (2008), motorik merupakan pengembangan pengendalian gerak tubuh melalui kegiatan yang terkoordinir antara susunan syaraf, otot, otak dan spinal cord. perkembangan motorik meliputi motorik kasar dan halus. perkembangan ini akan berpengaruh pada kemampuan sosial emosi, bahasa, fisik dan seni anak.

Ketrampilan motorik halus pada umumnya memerlukan jangkauan waktu yang relatif lama untuk penyesuaiannya. hal ini merupakan satu proses bagi seorang anak untuk mencapainya. maka di perlukan intensitas kegiatan yang kontinyu sebagai syarat untuk meningkatkan kemampuan motorik halus.

Dalam perkembangan anak, kemampuan motorik kasar lebih dahulu berkembang dari kemampuan motorik halus. Hal ini terbukti ketika anak sudah dapat berjalan dengan menggunakan otot- otot kakinya, kemudian anak baru mampu dapat mengontrol tangan dan jari-jarinya untuk menggambar dan menggunting.

Kemampuan motorik halus yang dimiliki setiap anak berbeda, yang lambat dan ada pula yang cepat, tergantung pada kemampuan anak. Oleh sebab itu, pendidik atau orang tua hendaknya mengetahui permasalahan dan memberikan solusi bagaimana meningkatkan kemampuan motorik halus pada anaknya.

Proses pembelajaran yang menyenangkan sangat berpengaruh pada kemajuan dari segi pembelajaran akademik lain dan kreativitas. Menurut Brenner (Solehuddin, 2000), tak ada masa yang lebih potensial untuk belajar dari pada masa tahun-tahun awal kehidupan anak. Sehingga akan lebih baik bagi anak pada masa ini untuk diberi stimulasi belajar yang efektif untuk mengembangkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Proses pembelajaran awal yang menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan motorik halus dapat dioptimalisasikan pada awal kehidupan anak.

Oleh karena itu pendidik atau guru selayaknya mengembangkan kegiatan belajar yang sesuai dengan perkembangan anak untuk dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak.

Usia emas dalam perkembangan motorik adalah middle childhood atau masa anak-anak pra sekolah. Masa ini merupakan masa untuk meletakkan dasar pertama dalam mengembangkan kemampuan fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, konsep diri, disiplin, kemandirian, seni, moral, dan nilai-nilai agama.

Berkaitan dengan pembelajaran di sekolah, sebenarnya banyak pendekatan dan kegiatan pembelajaran yang dapat mendukung pengembangan aspek motorik halus anak. Salah satunya dengan metode permainan kolase. Teknik kolase merupakan salah satu kegiatan permainan menggambar yang bisa meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Teknik kolase juga diindikasikan bisa meningkatkan kemampuan logis-matematis, kreativitas anak, dan kemampuan berbahasa. Kemampuan motorik halus anak berkembang ketika anak mengumpulkan dan mengorganisir skemata sebagai pengetahuan untuk dapat mengidentifikasi material kolase.

Kegiatan menggambar kolase diindikasikan bisa mengembangkan keterampilan motorik halus anak. Kecerdasan matematis-logis berkembang ketika anak mencocokkan gambar kolase dengan pengetahuan yang didapat ketika pengamatan serta mengkonstruksi material tersebut. Kreativitas anak diharapkan akan muncul disaat anak mengkreasikan dan memadukan bentuk gambar kolase menjadi bentuk wujud dari suatu benda sesuai dengan imajinasi anak. Teknik kolase bagi usia kanak-kanak merupakan kegiatan bermain dan memiliki unsur pendidikan yang kompleks. Bermain adalah naluri bagi setiap anak terlebih pada usia dini, yang akhirnya dapat mematangkan semua aspek perkembangan anak.

TK Salafiyah Moga I merupakan tempat pendidikan anak usia dini yang sangat memperhatikan kegiatan bermain dan juga tentang memacu kreatifitas kegiatan yang peneliti maksud adalah kolase. Anak diharapkan akan lebih kreatif, lebih disiplin dalam kegiatan sehari-hari yaitu anak mempunyai kreatifitas yang tinggi, anak mempunyai rasa ingin tahu yang besar sehingga akan berkreasi secara optimal.

Berdasarkan hasil yang diperoleh diketahui bahwa kegiatan pembelajaran dengan tehnik kolase sebelum diberikan tindakan penelitian memiliki kemampuan koordinasi motorik halus yang masih rendah atau belum berkembang sesuai harapan. Pada pra siklus baru sekitar 20% setelah diberikan penelitian tindakan kelas dengan tehnik kolase mulai meningkat dari siklus I menjadi 40% dan meningkat secara seignifikan pada siklus II menjadi 80%.

Kesempatan membuat, meralat dan mencoba yang telah di berikan oleh guru dalam pembelajaran menggunakan media kolase dengan bahan-bahan alam yang berbeda dari setiap siklus dapat disimpulkan dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak dan meningkatkan kreatifitas anak didik kelompok B TK SALAFIYAH MOGA I.(*)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Tingkatkan Layanan Masyarakat, MWCNU Trangkil Launching Mobil Layanan Umat

Tingkatkan Layanan Masyarakat, MWCNU Trangkil Launching Mobil Layanan Umat

Info Jateng
Korban Tabrak Lari Tebar Hoaks, Massa Perguruan Silat Nyaris Rusuh di Sragen

Korban Tabrak Lari Tebar Hoaks, Massa Perguruan Silat Nyaris Rusuh di Sragen

Info Jateng   Laporan Khusus
RSI Pati Terima Bantuan Unit Mobil Operasional dari Bank Jateng

RSI Pati Terima Bantuan Unit Mobil Operasional dari Bank Jateng

Info Jateng
Kejari Kendal Pacu Bumdes Miliki Badan Hukum Melalui Program Inovasi

Kejari Kendal Pacu Bumdes Miliki Badan Hukum Melalui Program Inovasi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
KemenPAN-RB Tinjau Kesiapan Mal Pelayanan Publik Demak

KemenPAN-RB Tinjau Kesiapan Mal Pelayanan Publik Demak

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Setengah Abad Berdiri, Grup Rebana Banten Kauman Bintoro Tetap Eksis

Setengah Abad Berdiri, Grup Rebana Banten Kauman Bintoro Tetap Eksis

Eks Karesidenan Semarang   Hiburan   Info Jateng   Seni & Budaya
Gedung Rawat Inap dan Poned Puskesmas Guntur 1 Diresmikan Bupati Demak

Gedung Rawat Inap dan Poned Puskesmas Guntur 1 Diresmikan Bupati Demak

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Kesehatan
Pemkab Gelar FGD Pencegahan dan Penanggulanggan HIV-AIDS di Demak

Pemkab Gelar FGD Pencegahan dan Penanggulanggan HIV-AIDS di Demak

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Kesehatan
Launching Program Kancing Merah, Gubernur Jateng Dorong Daerah Lain Berinovasi Atasi Stunting

Launching Program Kancing Merah, Gubernur Jateng Dorong Daerah Lain Berinovasi Atasi Stunting

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Kesehatan
Tingkatkan Daya Serap Tenaga Kerja, Ganjar Dorong Perusahaan Buat Kurikulum Sesuai Kebutuhan

Tingkatkan Daya Serap Tenaga Kerja, Ganjar Dorong Perusahaan Buat Kurikulum Sesuai Kebutuhan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Pendidikan
Gubernur Ganjar Tinjau Langsung Upaya Tekan Stunting hingga ke Tingkat Desa

Gubernur Ganjar Tinjau Langsung Upaya Tekan Stunting hingga ke Tingkat Desa

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Kesehatan
Ganjar Ajak Kades Tancap Gas Atasi Stunting, Gandeng Swasta dan Perguruan Tinggi

Ganjar Ajak Kades Tancap Gas Atasi Stunting, Gandeng Swasta dan Perguruan Tinggi

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Beri Rasa Aman Bagi Warga Dieng, Ganjar Siap Bantu Pengadaan Seismometer

Beri Rasa Aman Bagi Warga Dieng, Ganjar Siap Bantu Pengadaan Seismometer

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Peringati Isra’ Mi’raj Bareng Ustad Wijayanto, Ganjar Salurkan Bantuan ke Sejumlah Agama

Peringati Isra’ Mi’raj Bareng Ustad Wijayanto, Ganjar Salurkan Bantuan ke Sejumlah Agama

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Cegah Anemia, Bagikan Obat Penambah Darah untuk Siswi

Cegah Anemia, Bagikan Obat Penambah Darah untuk Siswi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan   Laporan Khusus   Pendidikan
Penggemar Iwan Fals Batang Gelar Khitan Massal Gratis

Penggemar Iwan Fals Batang Gelar Khitan Massal Gratis

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Penambahan Dana Reward Kelurahan, Pj Bupati Batang Carikan Solusi

Penambahan Dana Reward Kelurahan, Pj Bupati Batang Carikan Solusi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Utamakan Warga Terdampak, KIT Batang Berikan Pelatihan Satpam Bersertifikat

Utamakan Warga Terdampak, KIT Batang Berikan Pelatihan Satpam Bersertifikat

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Berita Hoaks Penculikan, Orang Tua Diminta Tetap Waspada

Berita Hoaks Penculikan, Orang Tua Diminta Tetap Waspada

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Haul Kyai Surgi, Pemkab Batang Akan Meriahkan Kirab Merah Putih

Haul Kyai Surgi, Pemkab Batang Akan Meriahkan Kirab Merah Putih

Eks Karesidenan Pekalongan   Hiburan   Info Jateng
Close Ads X