Pemanfaatan Kardus Bekas untuk Mengenalkan Bentuk Geometri pada Anak Usia Dini

infojateng.id - 18 November 2022
Pemanfaatan Kardus Bekas untuk Mengenalkan Bentuk Geometri pada Anak Usia Dini
Ari Setiawan, TK Kartika PGRI, Desa tambakmulyo, Puring, Kab Kebumen, Jateng - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

*oleh Ari Setiawan, TK Kartika PGRI, Desa tambakmulyo, Puring, Kab Kebumen, Jateng

Dunia anak adalah dunia bermain yang dipenuhi dengan banyak imajinasi dan mimpi, seorang anak bisa berimajinasi menjadi apapun dan bermimpi menjadi siapapun. Anak – anak dalam usia dini sangat sering berimainasi, biasannya mereka menyalurkan imainasi dan mimpinya melalui bermain.

Bermain merupakan kebutuhan bagi anak. Bermain pada anak usia dini merupakan suatu aktivitas fisik dan psikis yang harus dapat melibatkan panca indra, terutama pendengaran dan penglihatan, serta melibatkan otak untuk dapat berfikir dan belajar.

Belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang. Belajar yang menyenangkan pada anak dapat menumbuhkembangkan ketrampilan hidup sejak dini. Untuk menunjang kebutuhan para anak – anak mendapatkan materi yang lebih mudah dan cepat didapat tentunya lembaga harus menyiapkan media-media yang pas untuk diterapkan pada anak-anak. Sebagai sarana belajar maka pendidik harus menyiapkan media/alat yang tepat untuk menstimuli perkembangan anak.

Media memiliki kedudukan yang sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran secara efektif. Nana Sudjana (dalam Rizky ;2014) berpendapat bahwa sumber belajar segala daya yang dimanfaatkan guna memberi kemudahan kepada seseorang dalam belajarnya. Atau dalam proses pembelajaran baik secara langsung atau tidak langsung, sebagian atau secara keseluruhan.

Peran media dalam pembelajaran khususnya dalam anak usia dini semakin penting artinya mengingat perkembangan anak pada saat itu berada pada masa berfikir konkrit. Oleh karena itu salah satu prinsip pendidikan untuk anak usia dini harus berdasarkan realita artinya bahwa anak diharapkan dapt mempelajari sesuatu secara nyata. Prinsip tersebut mengisyaratkan perlunya digunakkan media sebagai saluran penyampaian pesan-pesan pendidikan untuk anak usia dini.

Bermain dengan membangun balok-balok anak mendapatkan kesempatan melatih kerja sama mata dan tangan serta kondisi fisik. Selain itu anak belajar berbagai bentuk konsep matematika melalui keseimbangan yang diperlukan dalam membangun gedung yang disusun. melalui bermain anak akan mengenal balok yang sama, atau dua kali lebih panjang dari balok lain dan berbagai ukuran lain (Kanaria, 2011; 12)

Pendapat Saleh dan Wismiarti (2010; 38) manfaat bermain balok akan memberikan kesempatan bagi anak untuk mengembangkan: (1) Keterampilan interaksi dengan teman sebaya; (2) Kemampuan berkomunikasi; (3) Kekuatan dan koordinasi gerak motorik halus dan kasar; (4) Pemikiran simbolik; (5) Konsep matematika dan geometri; (6) Pengetahuan topologi/ pemetaan; dan (7) Ketrampilan membedakan pengelihatan.

Kegiatan bermain balok pada anak usia dini masih tampak sederhana. Namun, permainan tersebut ternyata merupakan sarana untuk mengenalkan kemampuan untuk memecahkan masalah dan memahami konsep matematika.

Menurut Lara Firdani S.Psi, M.psych, dosen pendidikan anak usia dini di (PAUD) di Universitas Negeri Jakarta, permainan susun balok sama halnya dengan permainan puzzle, karena sama-sama merupakan permainan konstruktif. Dinamakan demikian, karena anak secara aktif membangun sesuatu menggunakan ahan/ material yang sudah tersedia dengan pengetahuan yang dimilikinnya. Anak menyusun serta merangkai balok-balok menadi sebuah bangunan menara, gedung, rumah, jalan, dan sebagainnya.

Dalam mengoptimalkan pelaksanaannya, anak perlu dibimbing oleh guru sehingga kemampuan anak dalam mengenal bentuk geometri akan meningkat. Upaya untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal bentuk geometri awal dapat dilakukan dengan memperkenalkan bentuk balok.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengenalkan bentuk geometri dengan media balok pada anak usia dini. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan media kardus bekas uantuk dijadikan alat peraga sederhana untuk belajar bentuk geometri balok. Media yang akan dijelaskan saat ini yaitu penggunaan kardus bekas untuk menjelaskan pengenalan bentuk geometri dengan media balok pada anak usia dini.

Proses pembuatan balok dari kardus cukup mudah dengan alat dan bahan diantaranya gunting, kardus bekas, penggaris, lem, dan pensil. Langkah-langkah pembuatannya gambar pola jaring-jaring balok diatas kardus bekas dengan menggunakan pensil dan penggaris. Kemudian guntinglah pola bentuk balok yang sudah dibuat. Rekatkan dengan menggunakan lem membentuk bangun balok. Setelah direkatkan tunggu samapi lem mengering agar bentuk balok semakin kuat. Buatlah menjadi beberapa balok.

Contoh kegiatannya adalah guru/ orang tua menjelaskan tentang bangunan gedung maka anak akan menumpuk atau menyusun balok yang telah dibuatnya menyerupai sebuah bangunan gedung yang tinggi. Ketika anak bermain susun balok dan bisa membuat bangunan, tentu akan merasa puas dan gembira pencapaian ini akan menumbuhkan rasa percaya diri akan kemampuannya.

Begitu juga ketika bermain susun balok bersama teman-temannya, anak terlatih untuk berbagi. Misalnya, jika si teman kekurangan balok tertentu, anak diminta untuk mau membagi balok yang dibutuhkan. Perlahan tapi pasti, anak juga belajar untuk tidak saling berebut saat bermain.

Dalam menyusun balok satu demi satu agar terbentuk bangunan sebuah gedung seperti dalam imajinasinya, tentu anak memerlukan kesabaran untuk melakukan proses dari awal sampai akhir demi mencapai sesuatu. Si anak berlatih untuk menyelesaikan pekerjaanya.

Dengan banyaknya manfaat bermain balok sebagai media peraga pembelajaran pada anak usia dini yang telah dijelaskan, orang tua atau guru menjadi tahu dan mengerti bahwa anak usia dini tak hanya akan jadi cerdas matematika, tetapi juga peduli pada lingkungannya.(*)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Laporan Khusus
Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Info Jateng
Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Info Jateng
Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Info Jateng
Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Close Ads X