Jateng Tanam Lebih dari 1 Juta Pohon untuk Selamatkan Lahan Kritis

infojateng.id - 28 November 2022
Jateng Tanam Lebih dari 1 Juta Pohon untuk Selamatkan Lahan Kritis
Penanaman pohon dalam rangka HUT ke-51 Korpri tingkat provinsi di Agro Gondang, Desa Jembrak, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Sabtu (26/11/2022). - (infojateng.id)
|
Editor

Kabupaten Semarang, infojateng.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jateng mencatat, jumlah bibit yang sudah ditanam selama satu tahun mulai Januari-Oktober 2022 mencapai 1.177.075.

Dengan lokasi penanaman di Blora, Rembang, Grobogan, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Boyolali, Salatiga, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Batang, Kendal, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Pemalang, Brebes, Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, Wonosobo, Kebumen, Purworejo, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Temanggung, Surakarta, Klaten, Sragen, Karanganyar, Wonogiri dan Sukoharjo.

Bibit yang ditanam adalah bibit tanaman kayu keras (kehutanan) dan Multipurpose Tree Species (MPTS). Bibit yang ditanam di antaranya jati, mahoni, sengon, akasia, aren, cemara, asam jawa, flamboyan, kelor, sirsat, beringin, jambu biji, pachira, mangga, nangka, mangrove, pucuk merah, trembesi, ketapang kencana, tabebuya, durian dan lainnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan penanaman pohon pada lahan kritis. Mengingat lahan kritis masih ditemukan di sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Oleh karena itu, penanaman pohon dilakukan, selain juga untuk menyelamatkan daerah aliran sungai.

Hal tersebut disampaikan Sekda Jateng Sumarno saat melakukan penanaman pohon dalam rangka HUT ke-51 Korpri tingkat provinsi di Agro Gondang, Desa Jembrak, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Sabtu (26/11/2022).

Kegiatan diikuti sekitar 700 orang dari OPD provinsi, masyarakat kabupaten dan desa setempat, serta dari sejumlah perusahaan.

“Ini bagian kecil upaya dari pemprov berupa kontribusi ASN dan anggota Korpri untuk ikut berkontribusi mengatasi problem lahan kritis. Kalau program dari OPD juga sudah masif di sana (penyelamatan lahan kritis). Ini bentuk kepedulian gerakan teman-teman ASN untuk memotivasi masyarakat peduli masalah lingkungan karena problem lingkungan daerah aliran sungai,” kata Sumarno di lokasi kegiatan.

Menurutnya, penyelamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Hal ini menjadi hal penting terutama untuk menjaga ketersediaan air bersih di sumber mata air. Seperti dengan penanaman pohon.

Harapannya, tanaman akan dirawat masyarakat. Jadi tanaman nantiya tidak hanya menguntungkan aspek ekonomi namun juga bisa berdampak pada pencegahan kebencanaan.

“Di satu sisi ada aspek ekonomi, di satu sisi ada aspek yang lebih penting yaitu aspek kebencanaan. Kebencanaan di atas, kebencanaan di bawah. Sekarang banjir tidak hanya di bawah (dataran rendah) problemnya tapi di atas (dataran tinggi) juga problem masalah banjir karena kondisi yang seperti ini,” terangnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jateng, Widi Hartanto mengatakan pemilihan lokasi penanaman di Desa Jembrak karena memang ada perubahan lahan. Awalnya banyak tanaman di perbukitan. Kini menjadi kritis. Di lahan seluas 2,5 hektare itu dilakuka penanaman.

“Sehingga dilakukan penanaman untuk mendukung penyelamatan daerah aliran sungai Tuntang yang merupakan daerah prioritas, yang harus dipedulikan,” kata Widi.

Adapun bibit yang ditanam total 602 bibit, yang akan dibagikan ke masyarakat ada 3 ribu bibit. Untuk bibit yang ditanan berupa bibit tanaman kayuan antara lain beringin, aren, gayang yang merupakan tanaman langka, gondang, kluwak dan bibit tanaman serbaguna seperti mangga, jambu kristal, durian, petai dan beberapa tanaman hutan.

“Kami melakukan kegatan rehabilitasi hutan dan lahan. Mulai dari penghijauan ini sudah kita lakukan, termasuk yang hari ini adalah upaya untuk menyelamatkan lahan kritis karena tadinya bukit ini ada kegiatan pengambilan material maka tanamannya menjadi hilang. Hari ini kita lakukan rehabilitasi, kita lakukan penanaman bersama masyarkat,” kata Widi.

Pemprov juga berupaya melakukan penanaman bersama masyarakat. Sampai saat ini, masih ditemukan lahan kritis di Jateng seperti di Kebumen yaitu Kecamatan Karanggayam, dan Karangsambung, yang sudah ditangani.

Ia berharap, satu tahun ke depan sudah mulai kelihatn hijau karena sudah dilakukan penanaman sekitar dua tahun lalu. Lahan kritis juga ditemukan di Wonogiri, Kabupaten Tegal, Kendal, dan Blora.

“Intinya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah ada gerakan penanaman sehingga kami berharap ini menjadi budaya kita untuk terus menanam di tempat yang masih ada lahan kosong, untuk ditanami supaya lingkungan bisa terjaga,” ucapnya.

Di beberapa kesempatan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memang tak henti-hentinya mempedulikan lingkungan. Salah satunya dengan menggencarkan penanaman pohon di lahan-lahan kritis. Ganjar Pranowo berhasil memulihkan seluas 251.037 hektare lahan kritis di Jawa Tengah.

Hal itu dilakukan dengan melakukan reboisasi dan penghijauan di hutan negara dan hutan rakyat di Jawa Tengah sejak periode pertama menjabat di tahun 2014 lalu.

Pemulihan lahan dan hutan tersebut, sejak periode pertama di tahun 2014 hingga saat ini, telah ada sebanyak 101 juta batang pohon ditanam untuk reboisasi dan penghijauan di Jawa Tengah. Adapun 101 juta pohon yang ditanam tersebut beragam jenis, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lahannya.

Untuk rehabilitasi hutan dan lahan produktif dipilih pohon seperti sengon, jati, mahoni, pinus, damar, jabon, suren, kayu putih, dan lainnya. (eko/redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Cegah Anemia, Bagikan Obat Penambah Darah untuk Siswi

Cegah Anemia, Bagikan Obat Penambah Darah untuk Siswi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan   Laporan Khusus   Pendidikan
Penggemar Iwan Fals Batang Gelar Khitan Massal Gratis

Penggemar Iwan Fals Batang Gelar Khitan Massal Gratis

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Penambahan Dana Reward Kelurahan, Pj Bupati Batang Carikan Solusi

Penambahan Dana Reward Kelurahan, Pj Bupati Batang Carikan Solusi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Utamakan Warga Terdampak, KIT Batang Berikan Pelatihan Satpam Bersertifikat

Utamakan Warga Terdampak, KIT Batang Berikan Pelatihan Satpam Bersertifikat

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Berita Hoaks Penculikan, Orang Tua Diminta Tetap Waspada

Berita Hoaks Penculikan, Orang Tua Diminta Tetap Waspada

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Haul Kyai Surgi, Pemkab Batang Akan Meriahkan Kirab Merah Putih

Haul Kyai Surgi, Pemkab Batang Akan Meriahkan Kirab Merah Putih

Eks Karesidenan Pekalongan   Hiburan   Info Jateng
Resmikan Gedung Satreskrim, Bupati Minta Polres Demak Tingkatkan Pelayanan

Resmikan Gedung Satreskrim, Bupati Minta Polres Demak Tingkatkan Pelayanan

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Naik Perahu, Ketua Persit KCK Demak Kunjungi Anak Stunting

Naik Perahu, Ketua Persit KCK Demak Kunjungi Anak Stunting

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Pemkab Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Demak Tahun 2024

Pemkab Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Demak Tahun 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Uang Raib Digondol Maling, Nenek Sutama Terima Bantuan dari Kapolres Jepara

Uang Raib Digondol Maling, Nenek Sutama Terima Bantuan dari Kapolres Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Tilik Desa Batealit, Pj Bupati Dorong Pengembangan Wisata Situs Watu Bobot

Tilik Desa Batealit, Pj Bupati Dorong Pengembangan Wisata Situs Watu Bobot

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Potensi Desa
Tinjau Jalan Rusak, Penjabat Bupati Jepara Minta Dinas PUPR Segera Perbaiki

Tinjau Jalan Rusak, Penjabat Bupati Jepara Minta Dinas PUPR Segera Perbaiki

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Resmi Dikukuhkan, Pj Bupati Ajak KMJS Bangun Jepara

Resmi Dikukuhkan, Pj Bupati Ajak KMJS Bangun Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Serahkan SK Pensiun, Edy Supriyanta Ajak Pensiunan Cegah Stunting

Serahkan SK Pensiun, Edy Supriyanta Ajak Pensiunan Cegah Stunting

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kunjungi DKK, Pj Bupati Jepara Beri Arahan dan Motivasi

Kunjungi DKK, Pj Bupati Jepara Beri Arahan dan Motivasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Co-Founder Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Co-Founder Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Laporan Khusus
Beredar Isu Penculikan Anak di Medsos, Pj Bupati Batang Angkat Bicara

Beredar Isu Penculikan Anak di Medsos, Pj Bupati Batang Angkat Bicara

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Kenaikan Harga Beras Dipicu Cuaca Ekstrem

Kenaikan Harga Beras Dipicu Cuaca Ekstrem

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pj Bupati Batang Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Turunkan Angka Kemiskinan

Pj Bupati Batang Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Turunkan Angka Kemiskinan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Upaya Pemerintah Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Tahun 2023

Upaya Pemerintah Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Tahun 2023

Info Nasional   Laporan Khusus
Close Ads X