Perangi Hoaks dengan Meningkatkan Literasi

infojateng.id - 9 Desember 2022
Perangi Hoaks dengan Meningkatkan Literasi
Dialog interaktif menjaring aspirasi masyarakat di Radio R-Lisa Fm Jepara, Kamis (8/12/2022). - (infojateng.id)
|
Editor

Jepara, infojateng.id – Pada era digital berita hoaks mudah tersebar karena telah banyak media online untuk mempercepat berita untuk masuk ke dalam gawai setiap orang.

Hoaks memiliki dampak negatif yang dapat terjadi jika informasi palsu tersebar luas tanpa adanya pikiran kritis dari seseorang untuk mencari sumber berita yang kredibel.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jepara Haizul Ma’arif dalam dialog interaktif menjaring aspirasi masyarakat (Jaring Asmara) bersama penggiat literasi Jepara Hadi Priyanto, dan Kabid Komunikasi Muslichan di Radio R-Lisa Fm. Kamis (8/12/2022).

“Kita sudah tidak dapat mengontrol berita yang masuk, setiap orang bisa membuat berita dan menyebarkannya,” ujar Gus Haiz, sapaannya.

Gus Haiz menuturkan, berita hoaks dikemas secara menarik seolah – olah berita tersebut adalah berita benar. Mulai dari judul, pendahuluan, isi, dan penutup pada berita hoaks dikemas dengan sangat rapi dan meyakinkan.

Apalagi, lanjutnya, kalau berita sengaja di hembuskan untuk tujuan jahat seperti adu domba, fitnah, dan lainnya. Banyak orang yang langsung percaya ketika mendapat sebuah berita yang disebarkan, sehingga yang menyebarkan juga terhitung banyak.

“Masyarakat akan percaya jika banyak yang menyebarkan berita tersebut. Padahal banyaknya penyebar berita juga belum bisa menjadi tolok ukur kebenaran berita,” jelasnya.

Ia menambahkan, hal ini tentu sangat berbahaya apalagi saat ini menjelang tahun 2023 – 2024 yang merupakan tahun pemilu dan politik, oleh karenanya kita harus hati-hati dan memfilter segala informasi agar tidak terjadi perpecahan dan kesalahpahaman antar golongan maupun kelompok.

“Hal yang dapat kita lakukan untuk menangkal hoaks adalah dengan memilah berita yang kita baca kemudian mencari sumber lain terkait berita yang kita terima agar tidak mudah percaya dengan satu berita saja, hindari judul yang provokatif, periksa kebenaran foto atau video, berfikir logis, dan kritis serta membaca keselurahan berita,” terangnya.

Diungkapkan Haiz, bahwa hal ini juga disebutkan dalam Al – Qur’an dalam QS Al Hujurat ayat ke 6 yang artinya, Wahai orang-orang yang beriman. Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan, yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.

“Mari kita lawan hoaks dengan meningkatkan kemampuan literasi, karena jika kemampuan literasi kita baik maka kemampuan untuk memfilter informasi juga akan semakin baik,” tandasnya.

Senada dengan Ketua DPRD Jepara, penggiat literasi Jepara Hadi Priyanto mengatakan saat ini hoaks sangat mencemaskan bahkan dapat dikatakan kronis.

Pasalnya tanpa kita sadari jika diri kita tanpa terlebih dahulu menelaah dan mencari asal – usul informasi atau berita dan langsung membagikan informasi tersebut maka secara tidak langsung kita akan jadi salah satu bagian penyebaran berita hoaks dan ini yang berbahaya.

“Untuk itu kami atas nama forum penulis Jepara memberikan apresiasi kepada Ketua DPRD Jepara yang konsisten dalam berkomunikasi dan dialog baik di radio maupun turun ke masyarakat yang merupakan salah satu bagian dari literasi,” ungkap Hadi.

Ia menuturkan, beberapa hal yang dapat menimbulkan penyebab perkembangan hoaks sangat masiv saat ini diantaranya adalah era demokarasi yang tidak dikawal dengan baik, gegar budaya, budaya sok yaitu share pertama seakan – akan menjadi pahlawan dan lemahnya literasi masyarakat.

“Sekarang ini banyak informasi atau berita yang di bagikan melalui aplikasi media sosial di grup Whatsapp, Facebook, Twiter, dan lainnya. Kalau tidak kita filter terlebih dahulu kemudian kita bagikan atau ikut memviralkan dan ternyata itu hoaks, maka kita akan menjadi bagian daripada penyebarannya,” imbuhnya.

Dijelaskan Hadi, literasi tidak boleh lagi dimaknai hanya membaca dan menulis saja namun mendengarkan juga bagian dari literasi. Artinya melalui sebuah dialog pun kita dapat mengetahui progam – progam pembangunan dalam hal dapat diartikan sebagai salah satu upaya meningkatkan pembangunan SDM di Kabupaten Jepara.

Sementara Kepala Bidang Komunikasi Diskominfo Jepara Muslichan mengatakan, lemahnya budaya literasi bagi masyarakat akan berdampak pada lemahnya daya dalam bernalar sehingga akan membuat seseorang sulit berpikir jernih dan kritis dalam menemukan setiap masalah, yang tercermin adalah emosi dan egois.

“Isu – isu provokatif dan hasutan yang dihembuskan berita-berita tipuan dengan mudah disesuaikan dan disebarkan sehingga masyarakat yang kurang literasi akan sulit dalam membedakan antara berita hoax dan berita fakta,” ujar Muslichan.

Untuk itu, kata dia, budaya membaca sangatlah penting, selain mampu meningkatkan literasi membaca juga meningkaykan kerja otak akan semakin optimal, wawasan bertambah dengan berbagai informasi baru, mempertajam diri dalam menangkap makna dari suatu informasi yang sedang dibaca, melatih kemampuan berfikir dan menganalisa dan juga meningkatkan fokus dan konsentrasi seseorang.

“Hoaks sangat berpengaruh besar terhadap persatuan dan kesatuan serta perkembangan bangsa, untuk penting bagi setiap orang untuk mengambil peran aktif dalam memerangi hoaks,” pungkasnya.(eko/redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

Info Jateng
BKD Jepara Gelar Uji Kompetensi Bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

BKD Jepara Gelar Uji Kompetensi Bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X