Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa dengan Metode Pembelajaran Problem Based Learning

infojateng.id - 24 Mei 2022
Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa dengan Metode Pembelajaran Problem Based Learning
Atik Zuli Rahmawati, S.Pd - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

*Oleh : Atik Zuli Rahmawati, S.Pd

Guru Bimbingan dan Konseling SMK N 1 Pedan, Klaten

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dalam kaitannya dengan pendidikan nasional tidak terlepas dari kegagalam atau pengalaman yang mempengaruhi keberhasilan seseorang. Seseorang yang mengalami keberhasilan dalam mengerjakan tugas akan memperoleh keberhasilan pada tugas berikutnya begitu pula sebaliknya individu yang mengalami kegagalan akan kembali mengulang kegagalan tersebut, dengan kata lain sebuah pengalaman akan mempengaruhi sesorang menuju kearah yang lebih baik.

Salah satu yang mempengaruhi sebuah keberhasilan adalah konsentrasi dalam mengerjakan sesuatu atau untuk seorang pelajar supaya bisa meraih hasil yang maksimal adalah dengan berkonsentrasi saat belajar.

Kemampuan siswa dalam berkonsentrasi berbeda-beda sesuai dengan apa yang ada dalam dirinya karena karakter dan sifat siswa berbeda. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi konsentrasi belajar siswa menurut Slameto ( 2010:86 ) diantaranya adalah : 1. Kurangnya minat pada mata pelajaran yang dipeajari, 2. Perasaan gelisah, tertekan, marah, khawatir, takut, benci dan dendam, 3. Suasana lingkungan belajar yang berisik dan berantakan, 4. Kebosanan terhadap pelajaran atau sekolah.

Oleh karena itu, konsentrasi sangat penting dan perlu dalam belajar ataupun dalam melakukan aktivitas apapun, pikiran kita tidak boleh dibuat melayang-layang karena dapat menyebabkan gangguan konsentrasi. Apalagi zaman sekarang setiap siswa mempunyai gawai yang tentunya lebih menarik sehingga siswa lebih tertarik bermain gawai daripada belajar. Layanan bimbingan klasikal dengan teknik Problem Based Learning (PBL) diharapkan menjadi solusi untu permasalah tersebut.

Tujuan pelayanan bimbingan dan konseling antara lain menumbuhkan aktivitas dalam mengembangkan potensi siswa agar mencapai tugas-tugas perkembangannya. Materi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan pola pikir, wawasan, sikap, dan keterampilan serta perilaku yang baru sehingga mencapai kesuksesan dalam hidup di masa yang akan datang (Fanistika, 2013).

Adapun problem-based learning adalah metode yang sangat memungkinkan untuk diterapkan dengan berdasarkan pertimbangan karakteristik siswa yang tergolong cukup kooperatif. (Aldiyah, 2017). Pendapat lainnya (Trianto, 2010) menjelaskan bahwa pengajaran problem-based learning merupakan suatu pendekatan yang efektif dan siswa dituntut berpikir tinggi. Pembelajaran ini membantu siswa untuk memproses informasi dan menyusun pengetahuan mereka sendiri tentang dunia sosial dan sekitarnya.

Problem Based Learning (PBL) dalam bahasa Indonesia disebut Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan penggunaan berbagai macam kecerdasan yang diperlukan untuk melakukan konfrontasi terhadap tantangan dunia nyata, kemampuan untuk menghadapi segala sesuatu yang baru dan kompleksitas yang ada.

Tujuan model problem based learning :
1. Meningkatkan ketrampilan berfikir kritis pada peserta didik
2. Melatih peserta didik dalam menyelesaikan masalah secara sistematis
3. Membantu peserta didk dalam memahami peran orang dewasa dalam kehidupan nyata
4. Mendorong peserta didik dalam berfikir kritis
5. Mendorong peserta didik untuk menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggungjawab

Sintak pembelajaran Problem Based Learning:
1. Menjelaskan orientasi permasalahan kepada peserta didik
2. Mengorganisasi peserta didik dalam belajar
3. Memberikan bimbingan kepada peserta didik
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya peserta didik
5. Melakukan analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah

Setiap model pembelajaran yang diterapkan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Beberapa kelebihan yang didapatkan ketika menerapkan model pembelajaran PBL adalah sebagai berikut

Aris Shoimin (2014:132) berpendapat bahwa kelebihan model Problem Based Learning diantaranya:
1. Siswa didorong untuk memiliki kemampuan memecahkan masalah dalam situasi nyata.
2. Siswa memiliki kemampuan membangun pengetahuannya sendiri melalui aktivitas belajar.
3. Pembelajaran berfokus pada masalah sehingga materi yang tidak ada hubungannya tidak perlu dipelajari oleh siswa. Hal ini mengurangi beban siswa dengan menghafal atau menyimpan informasi.
4. Terjadi aktivitas ilmiah pada siswa melalui kerja kelompok.
5. Siswa terbiasa menggunakan sumber-sumber pengetahuan, baik dari perpustakaan, internet, wawancara, dan observasi.
6. Siswa memiliki kemampuan menilai kemajuan belajarnya sendiri.
7. iswa memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi ilmiah dalam kegiatan diskusi atau presentasi hasil pekerjaan mereka.
8. Kesulitan belajar siswa secara individual dapat diatasi melalui kerja kelompok dalam bentuk peer teaching.

Kekurangan pembelajaran Problem Based Learning:
Aris Shoimin (2014:132) berpendapat bahwa selain memiliki kelebihan, model Problem Based Learning juga memilki kelemahan, diantaranya sebagai berikut:
1. Problem Based Learning tidak dapat diterapkan untuk setiap materi pelajaran, ada bagian guru berperan aktif dalam menyajikan materi. PBM lebih cocok untuk pembelajaran yang menuntut kemampuan tertentu yang kaitannya dengan pemecahan masalah.
2. Dalam suatu kelas yang memiliki tingkat keragaman siswa yang tinggi akan terjadi kesulitan dalam pembagian tugas.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Pembelajaran berbasis masalah (PBL) adalah suatu metode pembelajaran yang berlandaskan pada prinsip pemanfaatan permasalahan-permasalahan sebagai poin permulaan untuk proses mendapatkan dan mengintegrasikan suatu pengetahuan baru. Pembelajaran berbasis masalah meningkatkan kemampuan peserta didik dalam beberapa hal, yakni: mentransfer konsep dan permasalahan baru, integrasi konsep, ketertarikan/minat belajar, belajar dengan arahan sendiri; dan keterampilan belajar.
2. Penyusunan RPL yang tepat dan sistematis serta terinteragsi dengan metode problem based learning diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas dan ketrampilan belajar sesuai yang diharapkan.(*)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

Info Jateng
Close Ads X