18 Tahun Macet Dimeja Pimpinan DPR RI, Luluk Desak RUU PPRT Jadi RUU Inisiatif

infojateng.id - 22 Desember 2022
18 Tahun Macet Dimeja Pimpinan DPR RI, Luluk Desak RUU PPRT Jadi RUU Inisiatif
Anggota Fraksi PKB DPR RI, Luluk Nur Hamidah - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

Sragen, Infojateng.id – Lama terdiam dimeja pimpinan DPR RI. Anggota Fraksi PKB DPR RI, Luluk Nur Hamidah mendesak Ketua DPR RI, Puan Maharani untuk lebih peka dan segera mendorong pengesahan rancangan undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).

 

Selain sudah 18 tahun mandek, RUU tersebut dinilai sangat krusial untuk melindungi kepentingan dan nasib pekerja rumah tangga atau pembantu rumah tangga (PRT) yang selama ini dinilai masih memprihatinkan.

 

“Patut disayangkan, RUU PPRT ini sudah 18 tahun menunggu. Makanya akhir tahun ini pesan saya kiranya Ibu Puan (Puan Maharani) bisa sangat peka terkait UU Perlindungan PPRT ini. Karena jumlah mereka banyak dan situasi yang mereka hadapi rawan kekerasan ekploitasi dan sebagainya,” paparnya.

 

Legislator perempuan dengan jargon Geni Anyar ini menyampaikan desakan itu dilontarkan lantaran RUU inisiatif itu sudah hampir 2,5 tahun mengendap di meja pimpinan.

 

Lantas, sejauh ini sudah 7 fraksi di DPR menyepakati agar segera disahkan menjadi RUU Inisiatif. Justru di tataran pimpinan DPR RI, saat ini yang menjadi kendala karena masih belum ada satu kata.

 

Mengingat urgensi dan pentingnya kehadiran UU PPRT, pihaknya dan FPKB mendorong agar RUU itu sesegera mungkin disahkan.

 

“Saya kira dengan dorongan yang sangat kuat dari masyarakat, UU ini bisa kita bahas di tahun 2023 dan bisa kita selesaikan karena sudah nunggu lama 18 tahun. Di sisi lain, situasi para PRT kita juga masih sangat buruk di berbagai tempat karena tidak ada perlindungan dan tidak ada payung hukum,” urainya.

 

Mbak Luluk yang dikenal getol dan terbukti mendapat MKD Award beberapa waktu lalu terkenal memperjuangkan kesetaraan gender itu menekankan kehadiran UU PPRT sangat penting untuk menjamin hak-hak PRT.

 

Sebab mereka juga warga negara yang berhak untuk mendapatkan jaminan sosial, hak perlindungan hukum Serra layak dihargai seperti profesi lainnya.

 

“Semangat kita bahwa UU P akan memberi perlindungan terhadap hak-hak PRT. Karena saat ini PRT itu masih sangat rawan kekerasan dari majikan, pelecehan seksual, dan esploitasi. Padahal mereka adalah manusia yang bekerja dan harus dihargai. Karena PRT bukan budak,” tegasnya.

 

Menurutnya, jika sudah disahkan menjadi RUU inisiatif, maka tinggal dilanjutkan pembahasan dengan pemerintah. Dalam RUU saat ini, ada beberapa poin penting yang keberadaannya akan memberi penguatan terhadap posisi PRT.

 

Keberadaan UU itu nantinya akan menjadi cerminan bahwa pemerintah hadir untuk melindungi semua warga negara, terutama untuk PRT.

 

Ditambahkan Luluk, mengacu draft RUU yang saat ini sudah berada di DPR, memang ada sanksi pidana memang yang diatur di dalamnya. Meski masih perlu pembahasan dengan pemerintah, ia memandang sanksi pidana masih sangat fleksibel dan bisa menggunakan acuan KUHP atau UU lain yang terkait.

 

“Terkait sanksi pidana nanti kan bisa dikembalikan pada pidana umum dan KDRT. Misalnya kalau ada PRT mengalami kekerasan bisa mengunakan UU PKS atau kemudian menggunakan UU KDRT karena memang ranahnya di dalam kerumahtanggaan. Lantas kekerasan fisik yang lain KUHP juga sudah mengatur tindak pidana umum. Kalau perdagangan orang bisa mengunakan TTPO. Yang terpenting semangatnya adalah bagaimana agar RUU PPRT ini segera bisa disahkan jadi RUU inisiatif biar bisa segera dibahas dengan pemerintah dan disahkan menjadi UU,” tandasnya. (fid/redaksi)

 

 

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

Info Jateng
Close Ads X