Antara Efikasi Diri dan Religiusitas

infojateng.id - 26 Desember 2022
Antara Efikasi Diri dan Religiusitas
Dina Lusianti - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

*oleh Dina Lusianti

Mahasiswi Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Teori kognitif sosial digunakan sebagai pendekatan untuk menganalisis sifat dan fungsi agensi manusia sesuai dengan peran sentral untuk kognitif, refleksi diri, dan pengaturan diri. Disini masing-maisng manusia berperan sebagai agen yang interaktif. Setiap orang dapat membuat kontribusi kausal untuk motivasi mereka sendiri dan lingkungan. Dalam model sebab-akibat timbal balik ini maka tindakan, kognitif, afektif, dan faktor pribadi lainnya, dan lingkungan akan saling berinteraksi dan resiprokal.

Teori kognitif sosial sebagai lensa yang dominan untuk mengintegrasikan penelitian pertukaran sosial dengan penelitian kreativitas. Diperluas dengan pendekatan dua sisi koin pertukaran sosial, yaitu kualitas hubungan dan diferensiasi serta perspektif tambahan seperti teori keadilan. Teori kognitif sosial telah menekankan peran model moderasi dalam efikasi diri. Hal ini nampak pada pengaturan tim, setiap anggota saling berinteraksi, mempertahankan interaksi, memanfaatkan sumber daya organisasi yang serupa, dan bekerja sama pada tugas-tugas yang relevan. Individu dengan keyakinan efikasi diri yang lebih tinggi maka akan berdampak pada kecenderungan untuk menetapkan dan mematuhi tujuan yang menantang dari status quo menjadi ide-ide yang berguna. Selain itu juga dapat fokus ke tujuan yang akan dipilih, bertahan dalam tindakan bahkan dalam menghadapi kesulitan dan kegagalan. Karyawan yang menempatkan efikasi diri secara pro aktif, kecenderungannya karyawan tersebut orang yang solutif, kreatif, menikmati segala aktivitas, dan dapat mempertahankan kreativitas secara aktual. Tentu saja hal ini akan membawa dampak positif pada nilai-nilai organisasi.

Keyakinan individu (spiritualitas) terhadap tempat kerja didefinisikan sebagai kerangka nilai-nilai organisasi. Dibuktikan dalam budaya yang mendorong pengalaman transendensi karyawan melalui proses kerja, mempermudah rasa terhubung dengan orang lain yang mana memberikan kesempurnaan perasaan dan kegembiraan. Spiritualitas dan motif membentuk dasar seseorang karyawan untuk menilai keputusan (persepsi iklim etis) dan moralitas. Ketika seorang karyawan merasakan atau mengamati perilaku rekan sejawat sebagai etis, itu menghasilkan persepsi mereka tentang organisasi yang mendukung iklim etika umum yang kemudian memicu perilaku etis yang dihasilkan seperti motivasi prososial, penilaian moral, perilaku membantu dan kinerja layanan. Terdapat hubungan positif antara spiritualitas tempat kerja dengan iklim etis, moral judgement dan motivasi prososial. Iklim etis berpengaruh positif terhadap perilaku membantu dalam organisasi dan juga berpengaruh terhadap kinerja layanan. Spiritualitas di tempat kerja merupakan prasyarat untuk pengambilan keputusan etis di antara karyawan, sehingga menciptakan iklim etika agregat. Moral judgement dan motivasi prososial didorong oleh iklim kerja spiritual. Mendorong spiritualitas di tempat kerja dapat memberi pengaruh pada perilaku karyawan sehingga mendorong mereka untuk terlibat dalam motivasi prososial dan membuat keputusan yang dianggap bermoral.

Secara nyata, teori kognitif sosial dapat digunakan untuk melihat motivasi dalam pencapaian tujuan yang dibuat oleh seorang individu karyawan (goal orientation). Dimensi lain teori ini meliputi: perilaku, kognitif, dan lingkungan. Hubungan ketiganya dapat bersifat resiprokal. Pada learning goal orientation, belajar didefinisikan sebagai cara untuk mencapai tujuan. Performance goal orientation didefinisikan bahwa kinerja yang baik ditujukan untuk mencapai pujian (dihargai). Namun demikian dari beberapa implementasi yang sudah dilakukan masih terdapat kekurangan. Diantaranya orientasi teori masih pada hal-hal yang sifatnya fisik, materi dan belum berlandaskan unsur religuitas, terutama pada: (1) Upaya individu meyakini bahwa pengetahuan yang dimiliki karena kemampuannya sendiri; mengabaikan bahwa pengetahuan ini datangnya dari Tuhan Yang Maha Esa; (2) Upaya perilaku individu untuk tampil baik karena dorongan untuk pujian; bukan untuk menuju pada perilaku yang bermanfaat bagi orang lain dan sekitarnya; (3) Lingkungan spiritual yang masih ambigu; belum berasaskan pada Wahyu Tuhan. Dari kelemahan diatas maka diperlukan pengembangan nilai-nilai religuitas dalam konsep teori kognitif sosial, yakni mengenai Religuisitas Efikasi Diri. Efikasi diri berbasis nilai religuitas ini tercermin pada diri karyawan yang memiliki keyakinan adanya takdir; bahwa segala sesuatu yang terjadi karena ijin Tuhan Yang Maha Esa dan Tuhan Yang Maha Esa akan akan selalu membersamai di setiap langkah manusia. Pada dimensi kognitif, tercermin melalui pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan pada manajemen pengetahuan. Sedangkan untuk lingkungan, bagaimana lingkungan ini memiliki dampak dengan munculnya motivasi yang bernuansa spiritual.(*)

1 Komentar pada “Antara Efikasi Diri dan Religiusitas”

  1. michael berkata:

    Salam dari karyawan semarang .hihi

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

Info Jateng
BKD Jepara Gelar Uji Kompetensi Bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

BKD Jepara Gelar Uji Kompetensi Bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X