Resmikan TPS 3R Gondang, Bupati Sragen; Diharap Jadi Percontohan

infojateng.id - 28 Desember 2022
Resmikan TPS 3R Gondang, Bupati Sragen; Diharap Jadi Percontohan
Peresmian TPS 3R Desa Gondang, Kecamatan Gondang, dan Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah desa Banaran Kecamatan Kalijambe, Senin (26/12/2022). (Foto: Diskominfo Sragen) - (infojateng.id)
|
Editor

Sragen, infojateng.id – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta Tempat Pengelolaan Sampah TPS 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) yang sudah ada di beberapa titik di Kabupaten Sragen, dimanfaatkan secara optimal.

Yuni tidak ingin TPS tersebut mangkrak, karena rendahnya kesadaran masyarakat tentang pengolahan sampah.

Permintaan tersebut ia sampaikan saat meresmikan TPS 3R Desa Gondang, Kecamatan Gondang, dan Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah desa Banaran Kecamatan Kalijambe, Senin (26/12/2022).

“Kami sudah mempunyai beberapa TPS 3R. Tapi dievaluasi operasionalnya tidak baik. Pertama, TPS 3R di Desa Jetak Sidoharjo. Ternyata sekarang TPS-nya sudah tutup. Pagernya pun dikunci. Kedua TPS 3R Desa Jati Kecamatan Masaran, kondisinya kurang lebih sama. Untuk itu saya minta dana DAK dari pusat, untuk pilih desa yang masyarakatnya sudah terkultur dengan baik, pemahamannya mengenai pengolahan sampah. Tanpa itu mustahil,” ungkap Yuni.

Dikatakannya, lanjut dia, dipilihnya Desa Gondang bukan hanya karena masyarakatnya yang sudah paham akan pengelolaan sampah, tapi ada penggerak yang mau bergerak, dan selalu mengingatkan masyarakat.

“Saya ingin TPS 3R di Gondang ini menjadi percontohan nantinya. Desa-desa lain tahun depan jika mendapatkan DAK lagi di dua atau empat titik, saya akan minta mereka belajar dulu di Kecamatan Gondang. Di sini tokoh masyarakatnya kompak, pengurus RT nya sudah_ nyawiji_ dan ibu-ibu PKK sudah sangat luar biasa. Dan harus bisa menjadi percontohan TPS 3R di Desa Gondang,” ujarnya.

Selanjutnya, Yuni berpesan kepada masyarakat untuk mengolah sampah dengan baik melalui 3 NG, seperti yang digaungkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yaitu “Ngelongi, Nganggo, lan Ngolah”.

Yuni menerangkan, ngelongi artinya masyarakat diharapkan mengurangi sampah jika ke pasar membawa tas belanja sendiri, menggunakan sapu tangan sebagai pengganti tisu. Nganggo, diharapkan masyarakat dapat menggunakan sampah yang masih bisa digunakan.

Sedangkan, ngolah, diharapakan masyarakat bisa memilah sampah dari rumah tangga. Minimal dua jenis sampah, yaitu sampah basah dan sampah kering. Organik dan nonorganik, di mana sampah basah akan diolah menjadi kompos dan pakan, sedangkan sampah nonorganik dijual ke pengepul.

“Jika 3 NG ini masyarakat bisa pahami dengan benar, simpel, jelas itu bisa diadaptasi dan jadi kebiasaan, Insyaallah sampah bisa berhenti di desa. Sehingga TPS 3R tidak berhenti sampai di sini, dan terus untuk bisa menjadi percontohan di Kabupaten Sragen,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen Tedi Rosanto mengatakan, pembangunan TPS 3R dan PDU dilakukan, dalam upaya menyediakan prasarana dan sarana pengelolaan sampah yang berkualitas, dengan melibatkan peran serta Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

“KSM yang sudah terbentuk baik di desa Gondang maupun Desa Banaran Kalijambe, diharapkan bisa memanfaatkan sarana prasarana dengan baik, serta membantu DLH dalam mengelola dan memilah sampah. Sehingga, kami dapat mengangkut sampah di pemukiman maupun desa,” kata Tedi.

Tedi menambahkan, pihaknya mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi dari Kementerian PUPR berupa pembangunan TPS 3R, dengan realisasi pembangunan dan fasilitas pengolah sampah sebesar Rp575 juta.

Selain itu, lanjutnya, DAK dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berupa Pusat Daur Ulang Sampah, dengan realisasi pembangunan bangunan gedung, sarana dan prasarana pendukung sebesar Rp2,126 miliar.

Sementara tokoh masyarakat Gondang, Bambang Widyo Purwanto, mengatakan, pengerjaan pembangunan TPS 3R dilakukan KSM. Selain mengawasi, anggota DPRD Kabupaten Sragen ini juga mendorong masyarakat dalam penanganan sampah.

Dirinya meminta RT untuk segera sosialisasikan kepada warganya, dan Kepala Desa segera selesaikan Peraturan Desa (Perdes). Nanti akan berjalan bersamaan. Untuk itu harus benar-benar didorong dari bawah.

“Khususnya saya sampaikan kepada perangkat desa, untuk menyosialisasikan. Jika tidak ada keseriusan, maka tidak akan jalan,” tegas Bambang. (eko/redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Cegah Anemia, Bagikan Obat Penambah Darah untuk Siswi

Cegah Anemia, Bagikan Obat Penambah Darah untuk Siswi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan   Laporan Khusus   Pendidikan
Penggemar Iwan Fals Batang Gelar Khitan Massal Gratis

Penggemar Iwan Fals Batang Gelar Khitan Massal Gratis

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Penambahan Dana Reward Kelurahan, Pj Bupati Batang Carikan Solusi

Penambahan Dana Reward Kelurahan, Pj Bupati Batang Carikan Solusi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Utamakan Warga Terdampak, KIT Batang Berikan Pelatihan Satpam Bersertifikat

Utamakan Warga Terdampak, KIT Batang Berikan Pelatihan Satpam Bersertifikat

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Berita Hoaks Penculikan, Orang Tua Diminta Tetap Waspada

Berita Hoaks Penculikan, Orang Tua Diminta Tetap Waspada

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Haul Kyai Surgi, Pemkab Batang Akan Meriahkan Kirab Merah Putih

Haul Kyai Surgi, Pemkab Batang Akan Meriahkan Kirab Merah Putih

Eks Karesidenan Pekalongan   Hiburan   Info Jateng
Resmikan Gedung Satreskrim, Bupati Minta Polres Demak Tingkatkan Pelayanan

Resmikan Gedung Satreskrim, Bupati Minta Polres Demak Tingkatkan Pelayanan

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Naik Perahu, Ketua Persit KCK Demak Kunjungi Anak Stunting

Naik Perahu, Ketua Persit KCK Demak Kunjungi Anak Stunting

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Pemkab Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Demak Tahun 2024

Pemkab Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Demak Tahun 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Uang Raib Digondol Maling, Nenek Sutama Terima Bantuan dari Kapolres Jepara

Uang Raib Digondol Maling, Nenek Sutama Terima Bantuan dari Kapolres Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Tilik Desa Batealit, Pj Bupati Dorong Pengembangan Wisata Situs Watu Bobot

Tilik Desa Batealit, Pj Bupati Dorong Pengembangan Wisata Situs Watu Bobot

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Potensi Desa
Tinjau Jalan Rusak, Penjabat Bupati Jepara Minta Dinas PUPR Segera Perbaiki

Tinjau Jalan Rusak, Penjabat Bupati Jepara Minta Dinas PUPR Segera Perbaiki

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Resmi Dikukuhkan, Pj Bupati Ajak KMJS Bangun Jepara

Resmi Dikukuhkan, Pj Bupati Ajak KMJS Bangun Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Serahkan SK Pensiun, Edy Supriyanta Ajak Pensiunan Cegah Stunting

Serahkan SK Pensiun, Edy Supriyanta Ajak Pensiunan Cegah Stunting

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kunjungi DKK, Pj Bupati Jepara Beri Arahan dan Motivasi

Kunjungi DKK, Pj Bupati Jepara Beri Arahan dan Motivasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Co-Founder Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Co-Founder Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Laporan Khusus
Beredar Isu Penculikan Anak di Medsos, Pj Bupati Batang Angkat Bicara

Beredar Isu Penculikan Anak di Medsos, Pj Bupati Batang Angkat Bicara

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Kenaikan Harga Beras Dipicu Cuaca Ekstrem

Kenaikan Harga Beras Dipicu Cuaca Ekstrem

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pj Bupati Batang Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Turunkan Angka Kemiskinan

Pj Bupati Batang Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Turunkan Angka Kemiskinan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Upaya Pemerintah Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Tahun 2023

Upaya Pemerintah Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Tahun 2023

Info Nasional   Laporan Khusus
Close Ads X