Kemiskinan di Rembang Selama 2022 Turun 1,15 Persen

infojateng.id - 3 Januari 2023
Kemiskinan di Rembang Selama 2022 Turun 1,15 Persen
Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ saat ditemui di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rembang, Senin (2/1/2023). (Foto: Diskominfo Rembang) - (infojateng.id)
|
Editor

Rembang, Infojateng.id – Angka kemiskinan di Kabupaten Rembang pada 2022 turun 1,15 persen. Dari yang semula sebesar 15,80 persen pada 2021, turun menjadi 14,65 persen pada 2022.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Rembang selaku Ketua Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Mochamad Hanies Cholil Barro’, saat ditemui di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rembang, Senin (2/1/2023).

Menurutnya, penurunan angka kemiskinan tersebut sudah sesuai target sebesar satu persen setiap tahunnya.

“Sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), sampai tahun 2025, angka kemiskinan targetnya 12 %,” ungkap Gus Hanis, sapaan akrab wabup.

Disampaikannya, lanjut dia, terkait kemiskinan, sebenarnya masih terdapat kendala, yakni data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang selama ini sebagai acuan, ternyata masih harus diverifikasi lagi. Hal itu dilakukan agar lebih akurat.

“Kawan-kawan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) membangun sebuah sistem yang lumayan membantu, namanya Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan (Simnangkis). Salah satu fungsinya ya untuk verifikasi data kemiskinan,” jelasnya.

Gus Hanies mengungkapkan, ada beberapa indikator kemiskinan, di antaranya rumah tidak layak huni (RTLH), kepala rumah tangga tidak bekerja, anak tidak sekolah, anak stunting, listrik maupun penyakit kronis. Dan, yang paling menonjol, dilihat secara kasat mata adalah terkait RTLH, sehingga program bedah rumah tetap menjadi prioritas.

“Indikator penyakit kronis sudah tertangani melalui kawan-kawan di Puskesmas. Begitu pula stunting, kita keroyok bareng-bareng. Tapi memang yang paling nyolok di depan mata, ya rumah tidak layak huni (RTLH),” tuturnya.

Ditambahkan Gus Hanis, bedah RTLH di lima kecamatan yang masuk kategori dengan kemiskinan ekstrem, meliputi Pancur, Pamotan, Sarang, Kragan, dan Sumber selama 2022, sudah sekitar 104 unit. Namun, masih ada sekitar 500 RTLH lagi yang perlu dibedah.

“Ini baru lima kecamatan yang menjadi percontohan penanganan kemiskinan ekstrem. Belum termasuk di kecamatan-kecamatan lain, RTLH masih banyak,” ujarnya.

Yang dimaksud miskin ekstrem, lanjutnya, apabila pendapatan per kapita keluarga tersebut per hari di bawah Rp12 Ribu atau Rp360 Ribu per bulan. Jenis kemiskinan semacam ini yang akan ditangani terlebih dahulu.

Wabup menyampaikan, pihaknya mengintervensi desa dengan kemiskinan ekstrem secara bertahap. Pada 2022, ada lima kecamatan, pada 2023 juga akan mengintervensi lima kecamatan lain, kemudian pada 2024 mendatang, empat kecamatan.

Untuk program bedah rumah, wabup menuturkan, anggarannya dari berbagai sumber, yakni dari APBD, APBD provinsi, APBN, APBDes, sampai dana CSR sektor swasta. (eko/redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

Info Jateng
Close Ads X