Keluarga Sehat Group Salurkan Bantuan Rp 100 Juta Untuk Penanganan Covid19

Keluarga Sehat Group Salurkan Bantuan Rp 100 Juta Untuk Penanganan Covid19

infojateng.id - 22 April 2020
Keluarga Sehat Group Salurkan Bantuan Rp 100 Juta Untuk Penanganan Covid19
BERBAGI - ()
Penulis
|
Editor

PATI – Kepedulian terhadap sesama di masa sulit wabah Covid-19 kini terus bermunculan. Upaya gotong royong untuk saling membantu juga terus digelorakan. Keluarga Sehat Group juga turut berpartisipasi dengan memberikan donasi hingga Rp 100 juta.

 

Direktur Utama PT. Keluarga Sehat Sejahtera dr. Benny Purwanto, MARS mengatakan, langkah tersebut dilakukan lantaran menyadari banyaknya masyarakat yang terdampak secara ekonomi pasca munculnya Covid-19. Oleh karena itulah dalam pelaksanaan Social Safety Net, maka Drs. Herry Purwanto mewakili PT. Keluarga Sehat Sejahtera, Christiana Laura, SH mewakili LoeKita Foundation dan Dr. Kelvin Kurniawan, M.Kes mewakili RS KSH melalui #BankMakananKSH mendonasikan Rp 100 juta. Bantuan itu dikumpulkan dari para donatur, tenaga medis dan tenaga lain di KSH, serta donatur dari pihak luar.

 

Sebelumnya, #BankMakananKSH juga telah membagikan total 1,341 paket bahan makanan sejak 11 April 2020. Paket bahan makanan ini dibagikan kepada warga sekitar tempat pembuangan akhir (TPA), sopir angkot tukang becak, tukang sampah, pedagang kaki lima, Warga Desa Sukoharjo, Desa Ngarus,  Desa Sendangrejo,  Desa Jepat Lor, Desa Jepat Kidul dan Desa Doropayung.

 

“Pemerintah atau pihak manapun tentu tidak mungkin bekerja sendirian dalam mengatasi kesulitan kesehatan, ekonomi dan sosial yang sangat berat saat ini. Semua harus menyadari bahwa rantai penularan hanya bisa dipatahkan dengan menghindari agar tidak tertular dan juga tidak menularkan virus Corona ini seperti yang sudah dianjurkan oleh pemerintah,”terangnya.

 

Pihaknya pun mengajak semua pihak untuk peduli memutus rantai penularan dan mengajak semua pihak yang berkecukupan untuk berbagi. Sekecil apapun kontribusi seperti dengan memakai masker, cuci tangan sebelum mengusap wajah atau menghindari kerumunan dan tinggal dirumah tentu menjadi bagian penting. Tim medis adalah garda terdepan dalam penyembuhan dan perawatan pasien yang sudah sakit, tetapi garda terdepan sesungguhnya adalah masyarakat.

 

“Bersama kita hadapi masalah dengan semangat gotong royong dan berbagi,” harapnya.(ijb)

Tinggalkan Komentar

Mungkin Anda melewatkan ini

Close Ads X