Ganjar Rampungkan Pembangunan Jalan Salem, Brebes yang Rusak Akibat Longsor

infojateng.id - 13 Januari 2023
Ganjar Rampungkan Pembangunan Jalan Salem, Brebes yang Rusak Akibat Longsor
Ruas jalan provinsi di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Brebes, yang rusak akibat tanah longsor pada 2018 lalu kini sudah mulus. - (infojateng.id)
|
Editor

Brebes, Infojateng.id – Ruas jalan provinsi di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Brebes, yang rusak akibat tanah longsor pada 2018 lalu kini sudah mulus.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng berupaya merekolasi jalan Salem-Banjarharjo.

Hasilnya, permukaan jalan megah nan halus sudah berhasil dibangun seusai direlokasi di ruas Bandungsari-Salem atau Kalibaya-Ciwindu Salem.

Ganjar yang juga sempat mendatangi lokasi bencana ketika itu memang telah bertekad membangun akses sebagai bentuk penanganan sesegera mungkin. Sehingga, dibangunlah jalan tersebut. Kini, pembangunan jalan telah selesai di akhir tahun 2022 dan sudah bisa dinikmati pengguna jalan.

Sub Koordinator Jalan dan Jembatan Wilayah II Tegal-Brebes Dinas PU Binamarga dan Cipta Karya Jateng Rubiyanto mengatakan, jalan dalam kondisi siap dilalui masyarakat.

“Saat ini dengan panjang jalan 4,8 km ini sudah selesai, dengan pembangunan tiga tahun sejak 2020-2022. Dengan panjang tersebut memiliki lebar perkerasan 7 meter, berem (tambahan) kanan-kiri 1,5 meter dan saluran kanan-kiri dengan dimensi 80. Sehingga total keseluruhan lebar jalan 7 meter, ditambah 1,5 meter, ditambah 1 meter kanan-kiri. Sehingga jumlahnya sekitar 12 meter,” kata Rubiyanto di lokasi jalan, Kamis (12/1/2023).

Saat ini, kata dia, masyarakat juga tampak antusias menyambut adanya jalan baru. Karena jalan tersebut selain lebar, juga saat ini juga bagus dan masih sepi. Masyarakat pun bisa memanfaatkannya untuk sekadar menikmati suasana. Bahkan, kalau sore hari dan tidak hujan, jalan pun dipenuhi warga.

Tidak hanya itu, tutur Rubiyanto, keberadaan jalan baru ini juga bermanfaat terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Terbukti, sejumlah warga mendirikan warung di sisi kanan-kiri jalan. Warung itu menjadi tempat bersantai pengguna jalan sembari menikmati jalan dan pemandangan lokasi.

“Jalan ini juga untuk melangsungkan perekonomian warga dari pedesaan ke kota. Jalan ini juga banyak masyarakat yang mendirikan warung, yang kerja sama dengan Perhutani. Terutama ramainya saat sore hari. Karena di situ banyak warga rekreasi,” ujarnya.

Adapun dari sisi keamanan terhadap ancaman longsor, menurut Rubiyanto, jalur ini lebih aman karena berada di atas titik yang longsor pada 2018. Dengan demikian, jalan akan aman saat dilalui masyarakat.

“Sehingga lebih aman dan tidak akan longsor lagi. Jalur ini juga menghubungkan Brebes- Cilacap, namun agak ekstrem di jalur bawah untuk tanjakan dan tikungan. Juga yang paling dekat penghubung Brebes-Cilacap,” terangnya lebih lanjut.

Pengguna jalan, Aki Julay (63) mengaku hampir setiap hari melintasi jalan tersebut. Menurutnya, setelah direlokasi Pemprov Jateng, jalannya lebih bagus dan pemandangannya lebih indah.

“Ya intinya sekarang lewat sini, setelah Pemprov Jateng merelokasi ini, jalannya aman. Masalah longsor itu tidak ada. Nyaman, enak kalau ke jalan yang lama memang lebih dekat tapi rawan longsor. Terima kasih Pemprov Jateng telah merelokasi jalan ini antara Lio-Ciwindu,” terangnya saat berhenti di tepi jalan.

Menurut Suwarti (40), seorang pemilik warung di tepi jalan tersebut, kini jalannya semakin ramai. Sehingga, banyak pengguna jalan yang mampir ke warungnya.

“Alhamdulillah ramai. Tahun baru kemarin banyak orang. Ini kan jalannya agak lebar. Banyak warga memanfaatkan jalan untuk bawa barang. Enak lewat sini. Tidak ada lubanghya. Bagus sih. Beda yang dulu. Ada sekitar 10 warung. Senang jalannya bagus. Dulu boro-boro, kayak jalan kerbau. Sekarang lebih lebar. Terima kasih Pemprov Jateng, jalannya sudah bagus,” kata dia.

Sebagai informasi, dari data Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng, pembangunan jalan ini dilakukan sejak 2020 dengan nilai kontrak Rp 7 miliar, di tahun 2021 nilai kontrak Rp 12 miliar, dan di tahun 2022 nilai kontrak Rp 18 miliar. (eko/redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

Info Jateng
Close Ads X