Berdalih Biar Terus Dapat Bansos, Sejumlah Warga Sragen Tolak Bantuan Jamban hingga Dikategorikan Mampu

infojateng.id - 18 Maret 2023
Berdalih Biar Terus Dapat Bansos, Sejumlah Warga Sragen Tolak Bantuan Jamban hingga Dikategorikan Mampu
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

Sragen, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, Jawa Tengah (Jateng) menemui sejumlah kendala dalam rangka pengentasan kemiskinan. Sejumlah warga mengaku menolak dikategorikan mampu agar terus mendapat bantuan sosial (bansos).

Masalah tersebut salah satunya ditemukan di Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan. Ada warga sudah mampu akan dikeluarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun, petugas di lapangan mengalami penolakan warga.

“Karena biasanya kalau sudah dinyatakan mampu, tidak mendapatkan bantuan lagi dan itu agak sulit untuk bisa diberikan pemahaman kepada masyarakat,” kata Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Tak hanya itu, persoalan serupa juga ada di Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Sragen. Sejumlah warga miskin di Sragen ternyata enggan menerima bantuan pembuatan jamban dari pemkab. Alasannya, jika menerima bantuan tersebut, nantinya mereka tidak termasuk kategori miskin lagi, dan tidak mendapat bantuan sosial lain dari pemerintah.

Padahal program jambanisasi merupakan satu di antara upaya pemerintah meningkatkan kesehatan sekaligus pengentasan kemiskinan. Adanya penolakan ini disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

“Serba salah memang, mau dibantu tapi warga menolak. Mereka khawatir kalau punya jamban, tidak masuk kategori miskin lagi dan tidak dapat bantuan sosial,” ujarnya.

Yuni mengungkapkan, sejumlah warga miskin yang menolak bantuan tersebut salah satunya di Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Sragen.

“Memang pengentasan kemiskinan ekstrem di Sragen harus melalui jalan berliku. Butuh kesabaran untuk merayu warga agar mau dientaskan dari kemiskinan,” jelasnya.

Selain penolakan itu, jelas Yuni, pemerintah juga masih terkendala validasi data terkait angka kemiskinan. Masih ada PNS, TNI, Polri, serta masyarakat mampu, masuk dalam Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) sehingga masih menerima bantuan. Selain itu, pemahaman masyarakat dan pola pikir masyarakat terhadap kemiskinan harus diubah.

Dia mengatakan, ada warga yang enggan menerima bantuan agar tetap menerima bantuan sosial lain. “Kemarin, terjadi di Desa Kadipiro. Ada satu warga membutuhkan jamban, kemudian penerima mengatakan, kalau dapat (bantuan) jamban saja nanti malah nggak dapat bantuan lagi. Pola pikir dan mindset dari warga yang seperti itu menjadi PR utama bagi pemkab,” tandas Yuni.

Pemahaman masyarakat ada yang meyakini jika sudah dinyatakan mampu berarti tidak akan mendapatkan bantuan lagi sehingga, pada saat assessment, cenderung tidak mengatakan yang sesungguhnya. Yuni mengatakan, pihaknya berusaha memvalidasi data secara door to door atau dari rumah ke rumah agar keakuratan data bisa terwujud.(fid/yat)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Ingin Apotek Anda Ramai? Ini Alasan Pentingnya Sebuah Apotek Memiliki Tenaga Ahli

Ingin Apotek Anda Ramai? Ini Alasan Pentingnya Sebuah Apotek Memiliki Tenaga Ahli

Info Jateng   Kesehatan
Bukti Tata Kelola Keuangan Baik, Cilacap Raih WTP Kedelapan Kalinya

Bukti Tata Kelola Keuangan Baik, Cilacap Raih WTP Kedelapan Kalinya

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Pemerintahan
BPS Batang Lakukan Pendataan Potensi Desa 2024

BPS Batang Lakukan Pendataan Potensi Desa 2024

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemerintahan
Perkuat Kamtibmas, Polres Batang Optimalkan Satkamling

Perkuat Kamtibmas, Polres Batang Optimalkan Satkamling

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Diesnatalis SMPN 2 Bandar Menjunjung Kreativitas Pelajar

Diesnatalis SMPN 2 Bandar Menjunjung Kreativitas Pelajar

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Kapolres Batang Apresiasi Capasprov Jateng

Kapolres Batang Apresiasi Capasprov Jateng

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Festival Lampion Waisak 2024 Meriah, Sekda Jateng: Tunjukkan Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama

Festival Lampion Waisak 2024 Meriah, Sekda Jateng: Tunjukkan Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
WWF Bali 2024, Pemprov Jateng Teken Kerja Sama dengan UNESCO-IHE Institute for Water Education

WWF Bali 2024, Pemprov Jateng Teken Kerja Sama dengan UNESCO-IHE Institute for Water Education

Info Jateng   Laporan Khusus
Gerindra Coret Dua Nama Pendaftar Penjaringan Bacabup Bacawabup Jepara

Gerindra Coret Dua Nama Pendaftar Penjaringan Bacabup Bacawabup Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Ingin Apotek Anda Ramai? Ini Alasan Pentingnya Sebuah Apotek Memiliki Tenaga Ahli

Ingin Apotek Anda Ramai? Ini Alasan Pentingnya Sebuah Apotek Memiliki Tenaga Ahli

Kesehatan
Pastikan Perayaan Waisak Aman, Kapolres Cek Sejumlah Vihara di Jepara

Pastikan Perayaan Waisak Aman, Kapolres Cek Sejumlah Vihara di Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Resmi Buka Pendaftaran Cabup, Mantan Sekda Sragen Ambil Formulir Cabup

Resmi Buka Pendaftaran Cabup, Mantan Sekda Sragen Ambil Formulir Cabup

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Laporan Khusus   Politik
Bupati Sragen Tolak Penghapusan Study Tour, Ingatkan Jangan hanya Minta Cashback

Bupati Sragen Tolak Penghapusan Study Tour, Ingatkan Jangan hanya Minta Cashback

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Masyarakat Sragen Dukung Irjen Pol Ahmad Luthfi Maju Gubernur Jateng

Masyarakat Sragen Dukung Irjen Pol Ahmad Luthfi Maju Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Laporan Khusus   Politik
Tokoh Sragen Tolak Dinasti, Akankah Ada Sosok Calon Baru

Tokoh Sragen Tolak Dinasti, Akankah Ada Sosok Calon Baru

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Laporan Khusus   Politik
Deklarasi Relawan di Pati Dukung Bambang Patjul di Pilgub Jateng 2024 

Deklarasi Relawan di Pati Dukung Bambang Patjul di Pilgub Jateng 2024 

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Politik
Peduli Lingkungan, SDIU Fadlun Nafis Tanam Mangrove di Pantai Kropak Bondo

Peduli Lingkungan, SDIU Fadlun Nafis Tanam Mangrove di Pantai Kropak Bondo

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkab Jepara Sosialisasikan Turunkan Stunting Hingga Nikah Dini

Pemkab Jepara Sosialisasikan Turunkan Stunting Hingga Nikah Dini

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Mengolah Sampah Menjadi Berkah

Mengolah Sampah Menjadi Berkah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Optimalkan Kualitas Data, SDI Kabupaten Cilacap Akan Merambah Kecamatan

Optimalkan Kualitas Data, SDI Kabupaten Cilacap Akan Merambah Kecamatan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Pemerintahan
Close Ads X