Agar Tak Terjebak Investasi Bodong, Ini yang Perlu Diketahui

infojateng.id - 9 April 2023
Agar Tak Terjebak Investasi Bodong, Ini yang Perlu Diketahui
(Foto: Ilustrasi Investasi Bodong) - (infojateng.id)
|
Editor

Infojateng.id – Ada banyak cara yang bisa dilakukan jika ingin mencoba memilikiinvestasi, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Namun, sebelum menentukan mana yang sesuai dengan kebutuhan, pastikan perbanyak literasi agar tidak terjebak dalam investasi bodong.

Head of Deposit & Wealth Management UOB Indonesia Vera Margaret mengatakan, masyarakat perlu mengenali risiko terlebih dahulu sebelum memulai investasi.

Ia menyebut, ada berbagai risiko yang harus dikenali, yaitu risiko diri sendiri maupun risiko dari produk yang akan diinvestasikan. Melalui pendekatan Risk-First, UOB Indonesia menekankan akan pentingnya keseimbangan antara risiko dan imbal hasil.

“Masyarakat harus melakukan literasi keuangan. Pahami produk-produk investasi yang ditawarkan. Kadang kita tahu risiko kita, tapi lupa kalau produk punya risiko yang harus dipelajari. Dengan begitu kita bisa menikmati hasil investasi yang kita lakukan,” kata Vera dalam literasi bertajuk “Preserve and Grow Your Wealth Through Risk-First Approach” di Jakarta, belum lama ini.

Lebih lanjut Vera mengajak masyarakat untuk lebih melek edukasi. “Pahami dan mengerti. Harus dipelajari dulu. Misalnya mau investasi emas, ya, ketahui dulu belinya dimana, jualnya bagaimana. Atau invest reksa dana, lihat track record-nya sudah berapa lama, laporan tahunannya seperti apa, hasil investasinya bagaimana, stabil atau enggak. Pelajari dulu dan tidak perlu ketakutan berlebih atas risiko yang belum terjadi,” ungkapnya.

Melihat pentingnya hal itu, kami terus berupaya mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat khususnya yang berkaitan dengan investasi.

Dalam sesi ini, dengan memberikan informasi komprehensif mengenai investasi pasar modal agar masyarakat dapat mengoptimalkan portofolio kekayaannya dan terhindar dari risiko berlebih.

Hal Ini mengingat jumlah investor dalam negeri yang terus meningkat, terutama dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Namun di sisi lain pemahaman masyarakat terhadap pasar modal belum maksimal.

UOB Indonesia percaya bahwa masyarakat perlu melakukan diversifikasi kelas aset yang harus dibarengi dengan literasi keuangan yang baik.

Melalui pendekatan Risk-First Approach, diharapkan masyarakat dapat memahami tingkat toleransi risiko pribadi yang dapat digunakan untuk mengelola portfolio keuangan dengan risiko yang lebih terukur.

“Sebenarnya tidak cukup hanya tahu risiko, tujuan juga penting mulai dari rangka pendek, jangka panjang, uang sekolah anak, dana pensiun, kebutuhan sehari-hari, dan kebutuhan investasi lainnya. Tujuan dari investasi ini akan mempengaruhi produk apa yang paling tepat dimiliki nasabah sesuai dengan profil risikonya,” jelas Vera.

Dalam pendekatan Risk-First, terdapat tiga langkah dalam perencanaan keuangaan. Pertama adalah melindungi (protect) diri dan orang yang dicintai dengan alokasi dana yang sesuai dengan kebutuhan, solusi asuransi yang tepat, serta aset berisiko rendah lainnya.

Kedua membangun (build) kekayaan dengan portofolio investasi inti yang kuat. Skema ini dirancang untuk membantu mencari imbal hasil yang stabil guna mencapai tujuan fundamental dan jangka panjang, seperti investasi hari tua.

Dan ketiga adalah meningkatkan (enhance) nilai kekayaan dengan investasi taktis dengan membantu menangkap peluang pasar yang muncul. (redaksi)

Penulis : Ari Kurniawan



Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Polisi Bubarkan Aksi Balap Liar, Puluhan Motor Diamankan

Polisi Bubarkan Aksi Balap Liar, Puluhan Motor Diamankan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Peduli Lingkungan, Ratusan Siswa SDN 2 Krapyak Kompak Bersihkan Pantai Pelayaran

Peduli Lingkungan, Ratusan Siswa SDN 2 Krapyak Kompak Bersihkan Pantai Pelayaran

Eks Karesidenan Pati
Musnahkan 11 Juta Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Kudus Dorong Pemkab Jepara Tertibkan Industri Rokok Ilegal

Musnahkan 11 Juta Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Kudus Dorong Pemkab Jepara Tertibkan Industri Rokok Ilegal

Eks Karesidenan Pati
Pemkab Jepara Targetkan Program UHC Selesai Juni 2024

Pemkab Jepara Targetkan Program UHC Selesai Juni 2024

Eks Karesidenan Pati
Targetkan 2 Triliun, Investor Harus Gandeng UMKM

Targetkan 2 Triliun, Investor Harus Gandeng UMKM

Eks Karesidenan Pati
Setelah Golkar, Giliran PKB dan Partai Gerindra Disambangi Dian Kristiandi

Setelah Golkar, Giliran PKB dan Partai Gerindra Disambangi Dian Kristiandi

Eks Karesidenan Pati
Polres Jepara Gelar Patroli Malam Cegah Peredaran Narkoba Hingga Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Polres Jepara Gelar Patroli Malam Cegah Peredaran Narkoba Hingga Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Info Jateng
Sesalkan Organisasi Karangtaruna Kabupaten Pati Diselewengkan Jadi Kendaraan Politik 

Sesalkan Organisasi Karangtaruna Kabupaten Pati Diselewengkan Jadi Kendaraan Politik 

Eks Karesidenan Pati   Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Politik
Pabrik PV Terbesar Asia Tenggara, SEG Solar Bangun Sel Surya 5GW di Batang

Pabrik PV Terbesar Asia Tenggara, SEG Solar Bangun Sel Surya 5GW di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Investasi
Mandiri, BSI dan Locarasa Jadi Pionir Komersial Pertama Masuk KIT Batang

Mandiri, BSI dan Locarasa Jadi Pionir Komersial Pertama Masuk KIT Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Investasi
Usai Dilantik KPU, 75 PPK Langsung Rekrut Anggota PPS

Usai Dilantik KPU, 75 PPK Langsung Rekrut Anggota PPS

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Politik
Disdikbud Batang Anjurkan Wisata Edukatif Lokal

Disdikbud Batang Anjurkan Wisata Edukatif Lokal

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Safari Politik di Sragen, Sudaryono Ngaku sudah Kantongi Calon Wakil

Safari Politik di Sragen, Sudaryono Ngaku sudah Kantongi Calon Wakil

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Laporan Khusus   Politik
Wih, Sragen Resmi Miliki Universitas, Berikut 6 Prodi Unggulanya

Wih, Sragen Resmi Miliki Universitas, Berikut 6 Prodi Unggulanya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Laporan Khusus   Pendidikan   Politik
Dekat dengan Masyarakat, KAI Daop 6 Beri Layanan Kesehatan Gratis

Dekat dengan Masyarakat, KAI Daop 6 Beri Layanan Kesehatan Gratis

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
KLHK Gelar Simulasi Penanganan Bencana Limbah B3

KLHK Gelar Simulasi Penanganan Bencana Limbah B3

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Hadiri HUT ke-44 Dekranas di Solo, Fitri Dorong Inovasi Pelaku UKM

Hadiri HUT ke-44 Dekranas di Solo, Fitri Dorong Inovasi Pelaku UKM

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Jateng Kirim Empat Pelajar untuk Calon Paskibraka Nasional

Jateng Kirim Empat Pelajar untuk Calon Paskibraka Nasional

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Buka Sekolah Lansia Wijaya Kusuma, Pj Bupati : Harus Terus Produktif

Buka Sekolah Lansia Wijaya Kusuma, Pj Bupati : Harus Terus Produktif

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
Bupati Arief Minta PMI Blora Kembangkan Kampung Donor

Bupati Arief Minta PMI Blora Kembangkan Kampung Donor

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X