Lebih Dekat dengan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) dari Pati

Lebih Dekat dengan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) dari Pati

infojateng.id - 4 Mei 2020
Lebih Dekat dengan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) dari Pati
Bupati Haryanto berpose di atas sepeda antik belum lama ini. - ()
Penulis
|
Editor

INFOJATENG.ID – Pecinta sepeda tua di Kabupaten Pati saat ini tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti). Komunitas itu terbentuk karena semakin banyaknya masyarakat yang menggemari sepeda antik.

Ketua Kosti Pati Wiyadi mengatakan, penggemar sepeda antik di Pati semakin banyak. Meski kesan kuno dan belum memiliki banyak fitur, namun masih banyak yang menyukainya.

“Kami aktif di beberapa kegiatan di Pati. Seperti di Stadion Joyokusumo, saat ada event pameran atau apa kita ngumpul-ngumpul,” katanya.

Ia menjelaskan, ada ratusan sepeda antik yang dimiliki anggota Kosti Pati. Terkadang, dalam sebuah event tertentu, pemiliknya sengaja menggunakan kostum ala pejabat kolonial, pahlawan revolusi, petani hingga adat Jawa untuk semakin menunjukkan keantikannya.

“Kebetulan beberapa waktu lalu di Stadion Joyo Kusumo ada event. Jadi kami dari komunitas sepeda tua ikut serta memeriahkan acara itu. Temen-temen ontheler ini tak hanya dari Pati saja, tapi dari Jepara juga ikut bergabung dengan kami untuk srawung bareng,” ujar Wiyadi, Ketua Kosti Pati.

Dia mengatakan, sekarang ini keorganisasian pecinta onthel atau sepeda antik bahkan mulai terbentuk dengan berdirinya Kosti Pati tersebut. Dengan terbentuknya Kosti, nantinya diharapkan paguyuban atau komunitas onthel dari berbagai di Pati bisa terwadahi.

“Dalam waktu dekat ini bakal diadakan rapat luar biasa untuk pembentukan kepengurusan. Harapannya, kepengurusan Kosti tersebut nanti akan mewakili seluruh kecamatan,”ujarnya.

Dirinya berharap dengan Kosti, bisa dijadikan ajang sharing sehingga bisa meningkatkan kreativitas maupun inovasi dari para anggotanya. Bahkan, mereka memiliki rencana akan diberikan pelatihan wirausaha.

“Karena, pengguna sepeda onthel ini, kalau diwadahi dengan baik, saya yakin bisa memberikan kontribusi terhadap daerah,”imbuhnya.

Wiyadi juga menyampaikan, pada dasarnya sekitar lima tahun lalu pihaknya sudah mengumpulkan komunitas sepeda onthel di Pati, namun memang baru saat ini terealisasi.(IJB/IJL)

Tinggalkan Komentar

Mungkin Anda melewatkan ini

Close Ads X