Paguyuban Sahabat Dangkel, Usung Slogan Wani Salah lan Rebutan Salah

infojateng.id - 8 Mei 2023
Paguyuban Sahabat Dangkel, Usung Slogan Wani Salah lan Rebutan Salah
Ratusan anggota paguyuban Sahabat Dangkel belum lama ini. - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

Terkesan Arogan, Namun Hati Bagaikan Malaikat

Sragen, infojateng.id – Seorang tokoh muda pegiat sosial asal Karangtengah, Sragen, Sri Wahyudi atau yang akrab disapa Dangkel dinilai berhasil menyatukan orang yang memiliki latar belakang negatif dengan
membuat paguyuban sosial bernama “Sahabat Dangkel”.

Paguyuban yang digagas untuk orientasi sosial dan non politik itu dirintis dengan slogan unik. “Wani Salah lan Rebutan Salah”.

Menariknya, meski baru berdiri dua tahun, animo masyarakat untuk bergabung menjadi anggota cukup tinggi.

Bahkan jumlah anggota paguyuban yang berawal dibentuk dengan spontanitas dari 24 orang. Kini, paguyuban sahabat dangkel justru sudah mencapai 2.000 dari berbagai wilayah di Soloraya dan bahkan sudah merambah ke berbagai provinsi.

Ketua Umum Sahabat Dangkel Sri Wahyudi, melalui Ketua Pelaksana Dua, Erwin mengatakan ide mendirikan paguyuban itu muncul secara spontan dan dadakan.

Makin lunturnya jiwa kepedulian sosial di kalangan masyarakat menjadi salah satu keprihatinan yang menggerakkan teman-temannya untuk mendirikan paguyuban Sahabat Dangkel.

“Kita mengakui kalau kita bukan orang baik. Bahkan kita berasal dari orang yang disisihkan oleh masyarakat. Akan tetapi, kita dididk Bang Dangkel untuk memiliki dan mengedepankan sosial,” katanya.

“Apalagi sekarang kalau kita amati, makin banyak orang mengedepankan egonya, kadang kurang peduli terhadap lingkungan sekitar, teman yang sebenarnya membutuhkan. Nah, kondisi ini yang menggerakkan teman-teman untuk mencoba mewadahi yang punya jiwa sosial untuk membentuk Sahabat Dangkel ini,” tambahnya.

Baca Juga: Sahabat Dangkel Kembali Melakukan Aksi Bagi-bagi Paket Sembako

Ia menguraikan kehadiran Sahabat Dangkel diharapkan bisa menyatukan dari berbagai perbedaan guna menumbuhkan jiwa kepedulian sesama.

Untuk menyatukan anggota, digelar pertemuan rutin yang disisipi bagi – bagi sembako. Kemudian pertemuan akbar digelar setiap dua bulan sekali.

“Kalau pertemuan rutin. Yang jelas fokus paguyuban ini murni untuk sosial. Kita utamakan kalau ada anggota atau keluarga paguyuban yang membutuhkan bantuan kita bantu. Kalau ada yang sakit kata beri santunan. Jadi nggak sekedar paguyuban, kumpul hura-hura, kita nggak begitu,” urainya.

Disinggung mengenai slogan Wani Salah lan Rebutan Salah, hal itu diambil untuk menumbuhkan rasa selalu rendah hati dan menghindari sikap sombong atau merasa paling.

Ia mengapresiasi tingginya animo warga untuk bergabung. Sejauh ini jumlah anggota paguyuban Sahabat Dangkel sudah mencapai ribuan dengan wilayah Sragen paling banyak yakni 1.500 an.

Selebihnya, ada dari Karanganyar, Solo, Ngawi, bahkan dari luar pulau jawa. Rata-rata tergerak bergabung karena tertarik dengan tujuan mulia dan misi sosial yang dikedepankan paguyuban yang dipimpinnya.

“Kalau di Sragen sudah terbentuk tiga pos. Yaitu wilayah barat, tengah dan timur. Sekretariatnya juga sudah ada. Itu murni dari anggota-anggota yang membuat,” tandasnya.(fid/yat)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Amankan Idul Fitri dan Pilkada, Pemkab Semarang Hibahkan Rp4,79 Miliar

Amankan Idul Fitri dan Pilkada, Pemkab Semarang Hibahkan Rp4,79 Miliar

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Perluas Peluang Usaha, Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital

Perluas Peluang Usaha, Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Mandiri Sampah, 48 Desa Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng

Mandiri Sampah, 48 Desa Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Kejar Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0%, Pemprov Jateng Terus Jalin Kolaborasi

Kejar Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0%, Pemprov Jateng Terus Jalin Kolaborasi

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
OPD Dituntut Inovatif Dalam Pelayanan Publik

OPD Dituntut Inovatif Dalam Pelayanan Publik

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Bukan pada Infrastruktur, Titik Lemah Keamanan Informasi pada SDM Pengguna

Bukan pada Infrastruktur, Titik Lemah Keamanan Informasi pada SDM Pengguna

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
BPSDMP Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

BPSDMP Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Inovasi AISHA RSUD Gemolong Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023

Inovasi AISHA RSUD Gemolong Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Bhabinkamtibmas di Jepara Ikut Bantu Petugas Puskesmas Atasi Kasus DBD

Bhabinkamtibmas di Jepara Ikut Bantu Petugas Puskesmas Atasi Kasus DBD

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Mahasiswa IAI AL Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN

Mahasiswa IAI AL Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kejari Cilacap Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Tindak Pidana Umum

Kejari Cilacap Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Tindak Pidana Umum

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Pemkab Cilacap Luncurkan Program USAID Bebas TB

Pemkab Cilacap Luncurkan Program USAID Bebas TB

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Kesehatan
Cegah Demam Berdarah, Pemberantasan 3M Dinilai Lebih Efektif

Cegah Demam Berdarah, Pemberantasan 3M Dinilai Lebih Efektif

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
PSDKU UNDIP sebagai Jembatan Bangun Perhutanan Sosial di Batang

PSDKU UNDIP sebagai Jembatan Bangun Perhutanan Sosial di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pascapemilu, Polres Jepara Minta Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Waspadai Hoaks hingga Provokasi

Pascapemilu, Polres Jepara Minta Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Waspadai Hoaks hingga Provokasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemilu
Pemprov Jateng Targetkan Nilai Investasi Naik 4 Persen di 2024

Pemprov Jateng Targetkan Nilai Investasi Naik 4 Persen di 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Investasi   Pemerintahan
Rakerda DWP Jateng Bahas Peta Jalan Kegiatan 2024

Rakerda DWP Jateng Bahas Peta Jalan Kegiatan 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Pj Gubernur Jateng Minta Kabupaten/ Kota Tetap Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Pj Gubernur Jateng Minta Kabupaten/ Kota Tetap Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Berharap dapat Turunkan Harga Beras

Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Berharap dapat Turunkan Harga Beras

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Close Ads X