Ingin Ke Luar Kota Wajib Dilengkapi Surat Jalan dari RT/RW

infojateng.id - 6 Mei 2020
Ingin Ke Luar Kota Wajib Dilengkapi Surat Jalan dari RT/RW
Uji coba pengendalian kendaraan di Wonosobo. - ()
Penulis
|
Editor

WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo melakukan uji coba pengendalian moda transportasi (Daltrans) Senin (4/5/2020). Kebijakan tersebut mengharuskan warga yang ingin ke luar kota wajib dilengkapi surat keterangan jalan dari RT/RW wilayah tempat tinggalnya.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Wonosobo, Bagyo Sarastono menekankan, meski tak ada pembatasan aktivitas, namun setiap warga yang hendak melakukan perjalanan ke luar daerah wajib melengkapi diri dengan surat jalan dari RT/RW di mana ia tinggal.

Dijelaskan, petugas Posko Gugus Tugas Covid-19 di perbatasan diperbolehkan menerapkan protokol penghentian dan penghalauan, bagi kendaraan dari luar daerah yang hendak masuk wilayah Wonosobo, tanpa dilengkapi surat perintah perjalanan.

“Tidak ada penutupan jalan atau penyekatan jalan dalam upaya pengendalian moda transportasi, karena ini bukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) maupun Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM),” terangnya.

Setiap pelaku perjalanan, menurut Bagyo hanya diwajibkan untuk mematuhi sejumlah protokol yang ditetapkan. Seperti, kendaraan hanya digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pokok atau aktivitas penting, serta harus dilengkapi dengan surat jalan dari RT/ RW di mana mereka berdomisili, saat harus melewati batas daerah.

Kendaraan yang membawa penumpang, juga diminta tidak melebihi 50% dari kapasitas kendaraan, serta dilengkapi dengan cairan pembersih tangan dan tisu di dalamnya.

“Pengendara sepeda motor wajib bermasker dan menggunakan sarung tangan. Pengemudi tidak boleh berkendara apabila suhu badan di atas normal maupun saat tidak sehat,” lanjutnya.

Upaya membatasi jumlah penumpang hanya sampai 50% dari kapasitas, menurut Bagyo, demi penerapan phisycal distancing dalam kendaraan. Sehingga meminimalisasi potensi penularan virus antar penumpang.

Bagyo menjelaskan, kendaraan dengan dua baris kursi di dalamnya, maksimal penumpang yang diperbolehkan adalah tiga orang, dengan konfigurasi satu pengemudi di depan, dan dua penumpang di baris belakang.

“Sedangkan untuk kendaraan dengan tiga baris kursi, konfigurasi maksimal adalah satu pengemudi, dua penumpang di kursi baris tengah, dan satu1 penumpang di kursi baris belakang,” sebutnya.

Pembatasan juga diberlakukan bagi kendaraan jenis transportasi umum seperti bus dan angkutan kota, yakni maksimal penumpang 50% untuk bus, dan enam penumpang untuk angkot.

“Upaya sosialisasi terkait pembatasan moda transportasi di Kabupaten Wonosobo sudah dilakukan sejak 27 April sampai 3 Mei. Kemudian dilanjutkan dengan uji coba lapangan mulai 4 hingga 7 Mei 2020. Akan mulai diterapkan penuh pada 8 – 31 Mei 2020,” pungkas Bagyo.(IJL)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Info Jateng
Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Info Jateng
Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Close Ads X