Keluarga Murtini Tak Menyangka BST Diantarkan ke Rumah

Keluarga Murtini Tak Menyangka BST Diantarkan ke Rumah

infojateng.id - 17 Mei 2020
Keluarga Murtini Tak Menyangka BST Diantarkan ke Rumah
 - ()
Penulis
|
Editor

PATI – Keluarga Murtini, warga Desa Semampir, Kecamatan Kota tidak menyangka pada Jumat (15/5/2020) pagi tidak pernah menyangka bantuan sosial tunai (BST) diantarkan langsung petugas Kantor Pos langsung ke rumahnya.

 

Padahal keluarga mengaku cukup kerepotan untuk membawa Murtini yang menjadi penerima BST tersebut ke Kantor Pos. Murtini yang kini berusia 79 tahun memang tengah sakit-sakitan bahkan kesulitan berjalan dan harus menggunakan kursi roda untuk kesehariannya.

 

“Ibu menderita demensia sering pikun. Jadi memang sangat kesulitan untuk bergerak apalagi jika harus datang ke kantor Pos. Tidak tahunya petugas Kantor Pos yang datang ke rumah. Kami sangat bersyukur,”terang Yoyok Sutaryo, anak Murtini.

 

Sementara itu Gerardio SW, Kepala Kantor Pos mengatakan, dalam penyaluran BST pihaknya memang memberikan prioritas bagi lansia, orang yang sakit dan berkebutuhan khusus. Bilamana ada permintaan desa pihaknya siap mengantarkan hingga ke titik rumahnya.

 

“Sementara jika ada lansia yang datang ke kantor Pos akan kami prioritaskan tanpa antri. Mengingat mereka memiliki tingkat resiko cukup tinggi,”tambahnya.

 

Gerardio juga turut mengajak masyarakat untuk dapat mematuhi jadwal pengambilan BST sebagai upaya antisipasi pencegahan Covid-19. Pihaknya telah membuat penjadwalan pengambilan sehingga tidak sampai terjadi penumpukan keramaian warga.

 

“Tidak perlu khawatir. Kalau tahap pertama dan kedua tidak bisa mengambil, masih bisa diambil semua di tahap ketiga,”terangnya.

 

Terkait belasan warga yang merasa mampu dan memilih mengembalikan, dikatakannya bukan mengembalikan uang BST melainkan memilih mengembalikan surat undangan penerimaan serta tak hadir untuk mengambil bantuan tersebut. Sementara untuk latar belakangnya dikatakannya desa yang lebih memahami namun diperkirakan merupakan karyawan dengan gaji diatas upah minimum kabupaten (UMK).(ijb)

Tinggalkan Komentar

Mungkin Anda melewatkan ini

Close Ads X