Wisata Rimong Madani Suguhkan Sensasi Sunset Berlatar Pegunungan Muria

  • Whatsapp

 

PATI – Wisata Rimong Indah, Desa Medani, Kecamatan Cluwak memberikan daya tawar yang begitu menarik bagi para pengunjung. Latar Pegunungan Muria menjadi salah satu daya tawar utama.

Bacaan Lainnya

Tampilan keasrian lereng gunung dan alur sungai yang mengalir dibawahnya tentu bisa menjadi pelepas penat. Terlebih suasananya cukup sejuk. Pengunjung pun bisa menyaksikan suasana senja yang menarik di wisata Rimong ini. Kebetulan disana sunset bisa dinikmati dengan latar pegunungan.

Selain itu pengelola juga sudah menyiapkan sejumlah spot swafoto. Fasilitas yang disediakan juga cukup mumpuni, mulai dari kamar mandi hingga musala pun sudah ada disana. Tak jauh dari lokasi juga ada sungai yang masih jernih.

“Wisata Rimong Indah Desa Medani ini tentu cocok bagi keluarga. Karena ada sejumlah spot penunjang lain. Cukup dekat dengan pusat Durian dan desa wisata Tempur. Jadi sekali jalan bisa beberapa wisata,”tambah Waluyo pengelola wisata Rimong Indah, Desa Medani, Kecamatan Cluwak.

Tak ayal, Wisata Rimong Medani tentu bisa menjadi pilihan yang menarik untuk berwisata selepas era tatanan hidup baru atau new normal nantinya diterapkan. Terlebih saat ini pengelola telah menyiapkan sejumlah pengembangan.

Diantaranya yakni menyiapkan lahan untuk stand dan spot foto baru. Sehingga saat dibuka kembali nantinya ada daya tarik baru bagi para pengunjung.

“Kedepannya kami memang berharap menyiapkan spot untuk pusat kopi. Kebetulan Desa Medani juga penghasil kopi dengan kualitas yang baik. Selain bisa ngopi di Rimong Indah, para pengunjung pun bisa membawa pulang kopi asli Desa Medani,”terangnya.

Era tananan hidup baru atau new normal memang diharapkan bisa mendongkrak sektor pariwisata yang beberapa waktu lalu sempat terpuruk lantaran harus ditutup selama masa pandemi Covid19. Oleh karena itu diharapkan era tatanan hidup baru bisa segera membuat objek wisata dapat dibuka kembali.

Objek wisata Rimong Indah, Desa Medani, Kecamatan Cluwak sendiri sempat ditutup hingga hampir tiga bulan. Hal itulah yang membuat tak adanya pemasukan sedangkan biaya operasional tetap berjalan.(ijb)

Semut Coffee

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *