Peran Orang Tua dan Keluarga sebagai Pengasuh Utama Anak di Era New Normal

  • Whatsapp
Titi Mahargyaningrum, S.Psi, CH, Cht, Psikolog

*Oleh Titi Mahargyaningrum, S.Psi, CH, Cht, Psikolog

Virus corona atau Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada akhir 2019. Penyebaran virus yang belum ditemukan penawarnya itu hingga kini tak terkendali. Lebih dari 200 negara di dunia melaporkan adanya kasus terpapar virus corona tak terkecuali Indonesia.

Bacaan Lainnya

Keadaan pandemi COVID-19 secara sadar menimbulkan kebiasaan baru bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-harinya, mulai dengan penggunaan masker, pemberlakukan social distancing atau physical distancing yaitu tindakan pembatasan atau menjaga jarak.

Kemudian, pemberlakuan sistem pembelajaran daring yaitu pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan murid tetapi dilakukan melalui online dari rumah, sampai dengan imbauan untuk bekerja dari rumah atau work from home bagi para pekerja, dengan tujuan dapat meminimalisir penyebaran COVID-19.

Di Era New Normal saat ini, anak menjadi salah satu kelompok rentan khususnya di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, peran orangtua dan keluarga sebagai pengasuh utama begitu penting dalam memberikan pengasuhan positif bagi anak, guna memenuhi hak-haknya dan melindungi anak terutama memasuki era new normal.

Hak-hak anak disini antara lain yang harus dipenuhi yaitu anak berhak didampingi saat mengakses informasi, didengarkan suaranya, bermain di tempat yang aman, diawasi saat bermain, semua anak harus sehat melalui pemberian ASI Eksklusif dan makanan pendamping ASI, diberikan imunisasi, diajarkan perilaku hidup bersih sehat, tidak terpapar rokok, mengembangkan bakat anak, dan memanfaatkan waktu luang anak dengan kegiatan-kegiatan yang positif, inovatif dan kreatif, serta melindungi dari berbagai tindak kekerasan, elsploitasi, diskriminasi dan perlakuan salah lainnya.

Dalam membangun relasi keluarga yang kuat terutama di masa pandemi memasuki era new normal ini, bentuk relasi yang dapat dibangun ayah dan ibu dalam keluarga, yaitu;

1. Menyediakan afeksi dengan cara menunjukkan rasa cinta kasih sayang melalui perhatian, perlakuan, pengasuhan dan kenyamanan anak.

2. Mempromosikan kesehatan keluarga melalui edukasi menjadi role model yang positif bagi anak seperti kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun, penggunaan masker, menjaga jarak (physical distancing), dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar rumah.

3. Menjadi guru yang kreatif dengan mendampingi anak belajar di rumah, berkreasi membuat anak agar tidak bosan, menciptakan suasana menyenangkan dan gembira, menjadi sahabat bagi anak.

Di masa Pandemi Covid 19 ini diharapkan keluarga dapat memperkuat relasi yang positif sehingga kita tetap dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul di tengah Pandemik Covid ini.(*)

Celana Pendek Chinos

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *