Dukung Ganjar, Dewan Adat Dayak Titip Tiga Aspirasi

infojateng.id - 27 November 2023
Dukung Ganjar, Dewan Adat Dayak Titip Tiga Aspirasi
Ketua DAD Kalbar, Cornelius Kimha di hadapan Ganjar saat mantan Gubernur Jateng dua periode itu berkunjung ke Pontianak, Minggu (26/11/2023). - (infojateng.id)
|
Editor

Pontianak, Infojateng.id – Dukungan elemen masyarakat pada pasangan Capres Cawapres 2024 Ganjar Pranowo-Mahfud MD terus bertambah.

Kali ini, Ganjar Mahfud mendapat dukungan dari organisasi Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Barat.

Dukungan itu disampaikan langsung okeh Ketua DAD Kalbar, Cornelius Kimha di hadapan Ganjar saat mantan Gubernur Jateng dua periode itu berkunjung ke Pontianak, Minggu (26/11/2023).

Bersama puluhan pengurus DAD se Provinsi Kalbar, Cornelius mantap menyatakan dukungan masyarakat adat Dayak untuk Ganjar.

“Selamat datang di Bumi Khatulistiwa pak Ganjar. Saya lihat senyum bapak, membuat kami yakin bapak jadi presiden 2024. Meski kami masyarakat adat Dayak Kalbar ini berasal dari berbagai partai, namun kami tak ada pilihan lain selain pak Ganjar,” ucap Cornelius disambut teriakan ‘Ganjar Presiden’ dengan lantang oleh para tokoh Dayak yang hadir.

Dukungan sebenarnya sudah terlihat saat Ganjar tiba di lokasi. Ia disambut dengan suka cita dan diberikan pakaian adat.

Ganjar dipakaikan rompi perang khas Dayak, syal, tengkulas atau mahkota dan Mandau, senjata khas Dayak oleh Cornelius.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu juga disambut dengan tarian Kanayant oleh generasi muda Dayak yang sangat memesona.

“Sejak awal melihat bapak, kami sudah yakin rasanya jadi ini (jadi presiden). Maka nanti wajib jadi,” tegasnya.

Untuk itulah Cornelius berani menyatakan sikap bahwa Dewan Adat Dayak Kalbar mendukung Ganjar. Ia langsung menitipkan tiga aspirasi yang selama ini menjadi problem masyarakat adat di Kalbar.

“Kami titip tiga aspirasi kami pada bapak. Kalau Pak Ganjar jadi presiden dan saya yakin pasti jadi, bapak bisa menindaklanjuti aspirasi kami,” ucapnya.

Cornelius kemudian menerangkan tiga aspirasinya itu dengan gamblang dan jelas. Pertama terkait konflik agraria.

Selama ini, masyarakat Dayak menjadi korban dengan banyaknya investasi perusahaan besar di Kalbar yang memakan lahan masyarakat adat.

Hampir 70 persen lahan masyarakat adat masuk dalam lingkup perusahaan besar, baik sawit maupun batubara.

“Kalau ini dibiarkan dan tidak ada kebijakan atau regulasi yang berpihak pada kami, maka masa depan anak cucu kami akan terancam. Anak cucu kami pasti akan kesulitan karena tidak memiliki lahan,” tegasnya.

Kedua terkait perkembangan Sumber Daya Manusia. Cornelius berharap Ganjar memperhatikan peningkatan SDM khususnya masyarakat Dayak di Kalimantan.

Sebab sampai saat ini, banyak masyarakat adat Dayak yang kesulitan mengakses pendidikan.

“Selain itu, banyak juga SDM kami yang sudah sekolah tinggi, menjadi profesor, doktor, insinyur dan lainnya. Tapi dalam pembangunan IKN saja, kami tidak dilibatkan. Jangankan level tinggi, tukang sapu saja saya tidak yakin ada dari masyarakat Dayak,” ucapnya.

Aspirasi ketiga lanjut Cornelius adalah peningkatan ekonomi masyarakat adat Dayak.

Ia mencontohkan, banyak kebijakan yang diambil pemerintah saat ini tidak memperhatikan kesejahteraan masyarakat Dayak. Misalnya terkait Hak Guna Usaha (HGU) selama 90 tahun dan dapat diperpanjang selama 90 tahun.

“Kalau seperti ini terus, mimpi memiliki generasi emas di 2045 tidak akan terwujud di Kalbar, karena generasi Dayak akan menjadi generasi lumpur. Kami harap pak Ganjar mengeluarkan kebijakan yang pro terhadap masyarakat adat khususnya Dayak Kalbar,” pungkasnya.

Ganjar dengan serius mendengarkan saran dan masukan yang disampaikan masyarakat Dayak Kalbar itu. Satu persatu saran masukan ia catat dengan seksama dan dijawab dengan bahasa yang terang dan sederhana.

“Saya sangat senang mendapat sambutan luar biasa, dikasih pakaian adat Dayak dan sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Terimakasih banyak, saya merasa terhormat dan surprise dengan semua ini,” ucap Ganjar.

Memang setiap ia berkeliling ke seluruh Indonesia, ia banyak mendengar saran dan masukan dari masyarakat, termasuk masyarakat adat.

Problemnya hampir sama, tentang konflik agraria, SDM, infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

“Saya mencatat semua masukan dan saya sadar betapa amanat ini sangat berat. Saya tidak akan mampu kalau berjuang sendiri, saya baru mampu jika mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, termasuk masyarakat adat,” jelasnya.

Untuk itu Ganjar meminta apa yang menjadi problem itu ditulis dan disampaikan padanya sebagai bekal penentuan kebijakan ke depan.

Ia juga berharap, ada roadmap penyelesaian yang diharapkan masyarakat, agar kebijakan yang nantinya diambil bisa sesuai harapan.

“Mari bersama kita bekerja, kita selesaikan apa yang selama ini menjadi persoalan. Berikan saya kritikan, masukan agar kebijakan ke depan sesuai yang kita harapkan. Karena saya punya pengalaman selama menjadi anggota DPR dan menjadi gubernur, bahwa kebijakan yang terbaik adalah berasal dari masukan rakyat,” pungkasnya. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Gandeng PMI Pati, Majelis Taklim Annisa’ Salurkan Bantuan dan Dukung Dapur Umum untuk Korban Banjir 

Gandeng PMI Pati, Majelis Taklim Annisa’ Salurkan Bantuan dan Dukung Dapur Umum untuk Korban Banjir 

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Ketua PMI Pati Tinjau Lokasi Banjir, Pastikan Logistik dan Layanan Kesehatan Warga

Ketua PMI Pati Tinjau Lokasi Banjir, Pastikan Logistik dan Layanan Kesehatan Warga

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan   Pemerintahan
Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Hampir Rampung, Progres 88 Persen

Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Hampir Rampung, Progres 88 Persen

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026, Vietnam Disebut Berpeluang Pertahankan Gelar

Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026, Vietnam Disebut Berpeluang Pertahankan Gelar

Info Jateng   Olahraga
Pemprov Jateng Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari

Pemprov Jateng Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Polisi Berjibaku Ringankan Beban Korban Tanah Longsor

Polisi Berjibaku Ringankan Beban Korban Tanah Longsor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Perangkat Daerah Baru dan Semangat Agile Governance

Perangkat Daerah Baru dan Semangat Agile Governance

Info Jateng   Sudut Pandang
Kalapas Pati Dukung Ketahanan Pangan, Hadiri Panen Raya Udang di Nusakambangan

Kalapas Pati Dukung Ketahanan Pangan, Hadiri Panen Raya Udang di Nusakambangan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Bulog Salurkan Satu Ton Beras Bantu Korban Bencana Banjir Jepara

Bulog Salurkan Satu Ton Beras Bantu Korban Bencana Banjir Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
BAZNAS Jepara Salurkan Bantuan Warga Karimunjawa Terdampak Musim Baratan

BAZNAS Jepara Salurkan Bantuan Warga Karimunjawa Terdampak Musim Baratan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemprov Jateng Salurkan Bantuan 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatra, Ini Besarannya

Pemprov Jateng Salurkan Bantuan 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatra, Ini Besarannya

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
SOTK Baru Diberlakukan, Sejumlah Dinas Digabung untuk Percepat Program Pembangunan

SOTK Baru Diberlakukan, Sejumlah Dinas Digabung untuk Percepat Program Pembangunan

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Gubernur Luthfi Tegaskan Sistem Merit di Jateng: Titip Jabatan Saya Coret!

Gubernur Luthfi Tegaskan Sistem Merit di Jateng: Titip Jabatan Saya Coret!

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Pemkab Pati Hibahkan 5,2 Hektare Tanah untuk BULOG, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pemkab Pati Hibahkan 5,2 Hektare Tanah untuk BULOG, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Bulog Salurkan Bantuan Banjir, Stok Beras Dipastikan Aman

Bulog Salurkan Bantuan Banjir, Stok Beras Dipastikan Aman

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Sah! Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Masa Kepemimpinan Gubernur  Luthfi

Sah! Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Masa Kepemimpinan Gubernur  Luthfi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Ahmad Luthfi Sulap Desa Mandiri dan UMKM Ekspor

Gubernur Ahmad Luthfi Sulap Desa Mandiri dan UMKM Ekspor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pemkab Rembang Perkuat Sarpras dan Alsintan Sepanjang 2025

Pemkab Rembang Perkuat Sarpras dan Alsintan Sepanjang 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Program Jaga Desa Perkuat Pemdes Kelola Dana Desa

Program Jaga Desa Perkuat Pemdes Kelola Dana Desa

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Puluhan Desa dan Kelurahan se-Indonesia Terima Penghargaan, Berikut Daftarnya

Puluhan Desa dan Kelurahan se-Indonesia Terima Penghargaan, Berikut Daftarnya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Close Ads X