Keutamaan dan Niat Puasa Tarwiyah

Keutamaan dan Niat Puasa Tarwiyah

infojateng.id - 13 Juli 2020
Keutamaan dan Niat Puasa Tarwiyah
Ilustrasi foto - ()
Penulis
|
Editor

INFOJATENG.ID- Puasa Tarwiyah merupakan salah satu amalan yang dijalankan menjelang hari raya Idul Adha. Puasa sunnah ini merupakan serangkaian puasa di awal bulan Dzulhijjah, tepatnya dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah. Sementara kita tahu bahwa Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah.

Puasa sunnah di awal bulan Dzulhijjah berlangsung dari tanggal 1 hingga 9 dan pada tanggal 8 serta 9 Dzulhijjah menjadi amalan sunnah dengan keutamaan yang baik. Baik puasa Tarwiyah maupun Arafah dianjurkan bagi orang yang sedang berhaji dan tidak melakukan ibadah haji.

Keutamaan dua puasa ini disebutkan dalam sebuah hadits.

صَومُ يَوْمِ التَّرْوِيَّةِ كَفَّارَةٌ سَنَةً وَصَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ كَفَّارَةٌ سَنَتَيْنِ

“Puasa Hari Tarwiyah menghapus dosa setahun, dan puasa Hari Arafah menghapus dosa dua tahun.” (Jamiul Ahadits, XIV, 34)

Berdasarkan hadits di atas, cukup jelas bahwa keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah sangat luar biasa. Bagaimana tidak? Dengan menjalankan puasa selama satu hari dengan ikhlas, maka dosa setahun pun luruh.

Sementara niat melaksankan puasa Tarwiyah adalah sebagai berikut,

نويتُ صومَ تَرْوِيَة سُنّةً لله تعالى

“Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala“

Sudah seharusnya kita dapat menjalankan ibadah sunnah menjelang hari raya Idul Adha. Melihat berbagai keutamaan di atas, cukuplah menggetarkan hati untuk lebih dekat kepada Allah SWT. Selain itu kita pun meraih bonus luar biasa dengan dihapuskannya dosa selama satu tahun pada puasa Tarwiyah dan menghapus dosa selama 2 tahun jika kita berpuasa Arafah.(IJL)

Tinggalkan Komentar

Mungkin Anda melewatkan ini

Close Ads X