Ijinkan ASN Jadi Petugas KPPS, Pj. Bupati Jepara Berikan Keringanan Biaya Tes kesehatan

infojateng.id - 5 Desember 2023
Ijinkan ASN Jadi Petugas KPPS, Pj. Bupati Jepara Berikan Keringanan Biaya Tes kesehatan
Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta usai koordinasi dengan KPU Jepara di Peringgitan Pendopo R.A Kartini Jepara, Senin (4/12/2023). - (infojateng.id)
|
Editor

Jepara, Infojateng.id – Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta mendukung penuh pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Salah satunya dengan menginjinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Hal ini dia sampaikan saat koordinasi dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara Ris Andy Kusuma di Peringgitan Pendopo R.A Kartini Jepara, Senin (4/12/2023). Ikut mendampingi para pimpinan perangkat daerah.

“Pada intinya kami siap mendukung penuh penyelenggaraan Pemilu 2024. Termasuk mengijinkan ASN menjadi petugas KPPS,” ujar Edy.

Tidak hanya itu, Ia juga akan memberikan kemudahan untuk para calon anggota KPPS yang akan mengikuti tes kesehatan di pusat pelayanan kesehatan, Puskesmas dan Rumah Sakit.

“Untuk biaya tes kesehatan kami akan berikan keringanan bagi petugas KPPS,” ujarnya.

Selain itu, Edy juga mendorong para pemilih pemula yang sudah memenuhi syarat dan belum mendapatkan KTP Elektronik untuk segera melakukan perekaman.

Menurutnya, agar mereka bisa berpartisipasi dengan memberikan hak suaranya dalam pemilu mendatang.

“Kami dorong sekolah-sekolah SMA/SMK dan MA yang siswanya sudah memenuhi persyaratan untuk segera melakukan perekaman KTP,” tegasnya.

Sementara itu Ketua KPU Jepara Ris Andy Kusuma mengatakan, pada Pemilu 2024 dibutuhkan sebanyak 24.430 petugas KPPS di Kabupaten Jepara.

Dia berharap, agar ASN di Jepara ikut berpartisipasi dengan menjadi petugas KPPS. Sementara pendaftaran akan dimulai 11 hingga 20 Desember 2023 mendatang.

“Kami berharap dukungan Pemkab Jepara terkait penyelengaran Pemilu. Termasuk sebentar lagi KPU akan melakukan distribusi logistik di tingkat kecamatan sebelum ke desa,” terang Ris Andy.

Dijelaskan, untuk aturan sebagai petugas KPPS berusia maksimal 55 tahun. Hal ini untuk mengantsisipasi kejadian Pemilu 2019 agar tidak terulang kembali.

“Ada batasan usia maksimal 55 tahun. Pemeriksaan kesehatan akan lebih banyak,” pungkasnya. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Amankan Idul Fitri dan Pilkada, Pemkab Semarang Hibahkan Rp4,79 Miliar

Amankan Idul Fitri dan Pilkada, Pemkab Semarang Hibahkan Rp4,79 Miliar

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Perluas Peluang Usaha, Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital

Perluas Peluang Usaha, Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Mandiri Sampah, 48 Desa Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng

Mandiri Sampah, 48 Desa Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Kejar Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0%, Pemprov Jateng Terus Jalin Kolaborasi

Kejar Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0%, Pemprov Jateng Terus Jalin Kolaborasi

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
OPD Dituntut Inovatif Dalam Pelayanan Publik

OPD Dituntut Inovatif Dalam Pelayanan Publik

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Bukan pada Infrastruktur, Titik Lemah Keamanan Informasi pada SDM Pengguna

Bukan pada Infrastruktur, Titik Lemah Keamanan Informasi pada SDM Pengguna

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
BPSDMP Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

BPSDMP Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Inovasi AISHA RSUD Gemolong Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023

Inovasi AISHA RSUD Gemolong Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Bhabinkamtibmas di Jepara Ikut Bantu Petugas Puskesmas Atasi Kasus DBD

Bhabinkamtibmas di Jepara Ikut Bantu Petugas Puskesmas Atasi Kasus DBD

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Mahasiswa IAI AL Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN

Mahasiswa IAI AL Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kejari Cilacap Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Tindak Pidana Umum

Kejari Cilacap Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Tindak Pidana Umum

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Pemkab Cilacap Luncurkan Program USAID Bebas TB

Pemkab Cilacap Luncurkan Program USAID Bebas TB

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Kesehatan
Cegah Demam Berdarah, Pemberantasan 3M Dinilai Lebih Efektif

Cegah Demam Berdarah, Pemberantasan 3M Dinilai Lebih Efektif

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
PSDKU UNDIP sebagai Jembatan Bangun Perhutanan Sosial di Batang

PSDKU UNDIP sebagai Jembatan Bangun Perhutanan Sosial di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pascapemilu, Polres Jepara Minta Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Waspadai Hoaks hingga Provokasi

Pascapemilu, Polres Jepara Minta Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Waspadai Hoaks hingga Provokasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemilu
Pemprov Jateng Targetkan Nilai Investasi Naik 4 Persen di 2024

Pemprov Jateng Targetkan Nilai Investasi Naik 4 Persen di 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Investasi   Pemerintahan
Rakerda DWP Jateng Bahas Peta Jalan Kegiatan 2024

Rakerda DWP Jateng Bahas Peta Jalan Kegiatan 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Pj Gubernur Jateng Minta Kabupaten/ Kota Tetap Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Pj Gubernur Jateng Minta Kabupaten/ Kota Tetap Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Berharap dapat Turunkan Harga Beras

Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Berharap dapat Turunkan Harga Beras

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Close Ads X