Anak Disabilitas Sragen Hasilkan Batik Kontemporer dan Sibori

infojateng.id - 7 Desember 2023
Anak Disabilitas Sragen Hasilkan Batik Kontemporer dan Sibori
Belasan batik, kuliner, kaos, tas dan kuliner buatan para penyandang disabilitas digelar pada Pameran Gelar Karya Siswa di SLB Negeri Sragen, Selasa (5/12/2023). (Foto: Diskominfo Sragen) - (infojateng.id)
|
Editor

Surakarta, Infojateng.id – Belasan batik, kuliner, kaos, tas dan kuliner buatan para penyandang disabilitas digelar pada Pameran Gelar Karya Siswa di SLB Negeri Sragen dalam rangka Hari Disabilitas Internasional, Selasa (5/12/2023).

Selain gelaran karya seni buatan tangan-tangan kreatif mereka, para penyandang disabilitas jugamenampilkan talentanya dalam seni tari dan pantomim.

Dengan rasa bahagia dan percaya diri, anak-anak mulai dari SD hingg SMA menari di hadapan tamu undangan.

Dinda, salah satu Guru SLB Negeri Sragen mengaku bangga pada anak didiknya yang punya berbagai macam talenta.

Ada yang bisa menggambar, melukis, membuat batik, mendesain kaos, dan membuat custom lanyard.

Tidak hanya menghasilkan karya seni dan ketrampilan para siswa disabilitas lainnya juga dilatih kemandirian dengan aktivitas harian aseperti memasak, berkebun, bertani dan perikanan.

“Saat ini kami sedang mengembangkan batik kontemporer jadi tidak menggunakan pola-pola atau pakem tertentu dan lebih modern. Mulai dari batik cap, kuas maupun canting. Pembutan batik ini masuk pada pelajaran ketrampilan yang diterapkan pada anak SMP dan SMA,” terang Dinda.

Wendi salah satu peserta didik SLB Negeri Sragen yang juga penyandang tuna grahita tampak menikmati melukis batik menggunakan canting.

Walaupun secara intelektual sedikit terlambat, Ia memiliki potensi dan kreativitas yang sangat luar biasa.

Dengan melukis, Wendi memiliki ide-ide yang indah apalagi karya-karya batiknya telah diikutkan dalam berbagai perlombaan, sehingga membuat kreativitasnya semakin berkembang.

Selain batik kontemporer karya anak SLB Negeri Sragen ada pula Batik Sibori dan tote bag karya anak SLB-C YPSLB Gemolong.

Fransiska, salah satu guru di SLB-C YPSLB Gemolong menuturkan batik sibori merupakan batik yang pembuatannya tidak menggunakan malam namun menggunakan perwarna baju yang ramah lingkungan.

“Teknik yang digunakan anak-anak kami sangat random. Motifnya tidak bisa sama, cara melipat, hingga teknik pencelupannya berbeda-beda. Mulai SD hingga SMP anak-anak kami latih membuat batik ini supaya menggali kreativitas mereka sejak dini,” ucap Fransiska.

Dijelaskan, proses pembuatan Batik Sibori memang hampir sama seperti pembuatan jumputan.

“Ada proses melipat, dicelupkan pada pewarna, didiamkan semalam, kemudian lipatan dibuka dan dijemur,” paparnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, setelah kering baru dicuci dan dijemur lagi. Jika saat mencuci tidak bersih akan luntur namun masih bisa dicuci kembali sampai lunturnya hilang.

“Batik Sibori ini (adalah) proyek di tahun pertama tahun 2023 dengan mengaplikasikan cara-cara yang mudah dan tidak berbahaya, seperti proses mencelup dan memainkan warna. Jika memakai malam ada teknik mencelup dengan air panas,” urainya.

Sementara Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi seluruh kegiatan yang membuat anak-anak disabilitas terlihat sangat bahagia.

“Ternyata benar-benar bisa dibuktikan bahwa semua anak itu sangat istimewa. Dengan pembawaan diri masing-masing semuanya sangat luar biasa. Ini pengalaman pertama bisa bergabung walaupun dahulu pernah ke sini kemungkinan anak-anaknya (yang dulu) sudah lulus,” ungkap Yuni.

Pada kesempatan itu, Yuni meminta acara Pameran Gelar Karya anak-anak disabilitas bisa dilaksanakan lebih meriah lagi tahun depan.

Pameran akan dipilih yang terbaik untuk bisa dihadirkan pada Gelar Karya Tingkat Kabupaten.

“Kita berikan ruang bagi anak-anak SLB untuk menampilkan hasil karya mereka pada tahun depan di Alun-alun Sragen. Nanti mohon disiapkan sebaik-baiknya. Semoga kalian semua sehat, semangat dan tetap berkarya,” pungkasnya. b




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Amankan Idul Fitri dan Pilkada, Pemkab Semarang Hibahkan Rp4,79 Miliar

Amankan Idul Fitri dan Pilkada, Pemkab Semarang Hibahkan Rp4,79 Miliar

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Perluas Peluang Usaha, Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital

Perluas Peluang Usaha, Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Mandiri Sampah, 48 Desa Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng

Mandiri Sampah, 48 Desa Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Kejar Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0%, Pemprov Jateng Terus Jalin Kolaborasi

Kejar Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0%, Pemprov Jateng Terus Jalin Kolaborasi

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
OPD Dituntut Inovatif Dalam Pelayanan Publik

OPD Dituntut Inovatif Dalam Pelayanan Publik

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Bukan pada Infrastruktur, Titik Lemah Keamanan Informasi pada SDM Pengguna

Bukan pada Infrastruktur, Titik Lemah Keamanan Informasi pada SDM Pengguna

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
BPSDMP Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

BPSDMP Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Inovasi AISHA RSUD Gemolong Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023

Inovasi AISHA RSUD Gemolong Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Bhabinkamtibmas di Jepara Ikut Bantu Petugas Puskesmas Atasi Kasus DBD

Bhabinkamtibmas di Jepara Ikut Bantu Petugas Puskesmas Atasi Kasus DBD

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Mahasiswa IAI AL Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN

Mahasiswa IAI AL Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kejari Cilacap Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Tindak Pidana Umum

Kejari Cilacap Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Tindak Pidana Umum

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Pemkab Cilacap Luncurkan Program USAID Bebas TB

Pemkab Cilacap Luncurkan Program USAID Bebas TB

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Kesehatan
Cegah Demam Berdarah, Pemberantasan 3M Dinilai Lebih Efektif

Cegah Demam Berdarah, Pemberantasan 3M Dinilai Lebih Efektif

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
PSDKU UNDIP sebagai Jembatan Bangun Perhutanan Sosial di Batang

PSDKU UNDIP sebagai Jembatan Bangun Perhutanan Sosial di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pascapemilu, Polres Jepara Minta Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Waspadai Hoaks hingga Provokasi

Pascapemilu, Polres Jepara Minta Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Waspadai Hoaks hingga Provokasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemilu
Pemprov Jateng Targetkan Nilai Investasi Naik 4 Persen di 2024

Pemprov Jateng Targetkan Nilai Investasi Naik 4 Persen di 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Investasi   Pemerintahan
Rakerda DWP Jateng Bahas Peta Jalan Kegiatan 2024

Rakerda DWP Jateng Bahas Peta Jalan Kegiatan 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Pj Gubernur Jateng Minta Kabupaten/ Kota Tetap Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Pj Gubernur Jateng Minta Kabupaten/ Kota Tetap Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Berharap dapat Turunkan Harga Beras

Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Berharap dapat Turunkan Harga Beras

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Close Ads X