Ini Tiga Skenario Pembelajaran Tatap Muka yang Disiapkan Disdikbud Jateng

infojateng.id - 31 Juli 2020
Ini Tiga Skenario Pembelajaran Tatap Muka yang Disiapkan Disdikbud Jateng
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Padmaningrum - ()
Penulis
|
Editor

SEMARANG– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng menyiapkan tiga skenario pembelajaran tatap muka di tengah pandemi covid-19. Penyiapan itu merespon rencana pemerintah pusat mengizinkan pembelajaran tatap muka meski tidak dalam wilayah hijau penyebaran virus corona.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Padmaningrum menerangkan, ada tiga skenario yang mungkin akan diberlakukan apabila sekolah tatap muka dilaksanakan di Jateng.

Pertama, dengan uji coba satu kabupaten satu sekolah, tahap kedua penambahan di daerah yang sudah masuk zona hijau. Kemudian, tahap ketiga adalah penambahan jumlah siswa.

“Jadi bertahap dan dengan melihat kesiapan daerah serta sekolah masing-masing. Tentu pelaksanaannya ketat, misalnya jumlah siswa dibatasi, jam belajar dikurangi dan tidak ada moving class. Apabila terjadi kasus COVID-19 di sekolah, maka sekola ditutup kembali,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan infojateng.id, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mempersiapkan skenario pembelajaran tatap muka.

Instruksi tersebut menindaklanjuti rencana pemerintah pusat membolehkan pembelajaran dilaksanakan di tengah pandemi covid-19.

Rencananya, pemerintah pusat mengizinkan pembelajaran di sekolah dengan metode tatap muka. Tak hanya di zona hijau, pembelajaran dengan metode tatap muka juga diperbolehkan digelar di daerah luar zona hijau, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami rapatkan. Soal sekolah tatap muka itu, saya minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng segera menyiapkan dengan baik dan harus memegang protokol kesehatan,” kata Ganjar.

Ganjar meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng berkomunikasi dengan BPBD dan Dinas Kominfo untuk mengetahui peta lokasi COVID-19 di Jawa Tengah.

Sebab, dua instansi itu mengetahui peta mana daerah yang masuk zona kuning atau hijau.

“Nah di desanya yang sudah yang ada sekolah, itu bisa dipilih dulu. Terus latihan dulu untuk mempersiapkan mereka tatap muka. Ya sarana prasarananya, gurunya dan protokol kesehatannya,” terangnya.(IJL/IJD)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Irdam IV/Diponegoro Lakukan Pengawasan Audit Kinerja di Kodim 0718/Pati

Irdam IV/Diponegoro Lakukan Pengawasan Audit Kinerja di Kodim 0718/Pati

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Apresiasi Kerja Polresta Pati, PP Polri: Sejumlah Hal Perlu Menjadi Perhatian

Apresiasi Kerja Polresta Pati, PP Polri: Sejumlah Hal Perlu Menjadi Perhatian

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Hampir 100 Persen Cabor Dukung Kokok Jadi Ketua KONI Pati

Hampir 100 Persen Cabor Dukung Kokok Jadi Ketua KONI Pati

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Suarakan Moderasi Beragama Secara Digital Lewat Podcast Kembang Teh

Suarakan Moderasi Beragama Secara Digital Lewat Podcast Kembang Teh

Eks Karesidenan Pekalongan
Operasi Patuh Candi Dimulai, Pengendara Diedukasi Lebih Disiplin

Operasi Patuh Candi Dimulai, Pengendara Diedukasi Lebih Disiplin

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Operasi Patuh Candi 2024, Polres Temanggung Terapkan Tilang ETLE

Operasi Patuh Candi 2024, Polres Temanggung Terapkan Tilang ETLE

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
20 Pelajar SMA/SMK Sragen Ikuti “Green Youth Movement”

20 Pelajar SMA/SMK Sragen Ikuti “Green Youth Movement”

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Penuh Keistimewaan, Kokok Resmi Daftar Ketua KONI Pati Tepat 10 Muharrom

Penuh Keistimewaan, Kokok Resmi Daftar Ketua KONI Pati Tepat 10 Muharrom

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Olahraga   Politik
APTRI Blora Rencanakan Pengembangan 100 Ha Lahan dan Varietas Tebu Mustika A

APTRI Blora Rencanakan Pengembangan 100 Ha Lahan dan Varietas Tebu Mustika A

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkab Jepara Proyeksikan Pendapatan Rp2,4 Triliun pada 2025

Pemkab Jepara Proyeksikan Pendapatan Rp2,4 Triliun pada 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Polres Blora Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Polres Blora Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Lantik Pejabat Baru, Pj Bupati Minta Bekerjasama Membangun Kabupaten Batang

Lantik Pejabat Baru, Pj Bupati Minta Bekerjasama Membangun Kabupaten Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemerintahan
Pemprov Sambut Baik Empat Raperda Baru Inisiasi DPRD Jateng

Pemprov Sambut Baik Empat Raperda Baru Inisiasi DPRD Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
DKD Batang Permudah Akses, Seniman Batang Bakal Makin Eksis

DKD Batang Permudah Akses, Seniman Batang Bakal Makin Eksis

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Seni & Budaya
Inovasi “SiLebah Emas”, Cara DLHK Jateng Pangkas Proses Ajukan Hibah

Inovasi “SiLebah Emas”, Cara DLHK Jateng Pangkas Proses Ajukan Hibah

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Launching Aplikasi SAMUDRA, Pj Bupati Jepara Harap Seluruh OPD Terintegrasi

Launching Aplikasi SAMUDRA, Pj Bupati Jepara Harap Seluruh OPD Terintegrasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Beasiswa Agribisnis PSDKU Undip Buka Peluang Petani Milenial

Beasiswa Agribisnis PSDKU Undip Buka Peluang Petani Milenial

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tingkatkan Kualitas dan Profesionalitas Wartawan, PWI Blora Gelar Pra UKW

Tingkatkan Kualitas dan Profesionalitas Wartawan, PWI Blora Gelar Pra UKW

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pamong Budaya BPK Wilayah X DIY: Kota Modern Harus Ada Museum

Pamong Budaya BPK Wilayah X DIY: Kota Modern Harus Ada Museum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Seni & Budaya
Bakal Dibangun Tanggul, Petambak Desa Kedungmutih Gelar Selamatan

Bakal Dibangun Tanggul, Petambak Desa Kedungmutih Gelar Selamatan

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Close Ads X