Harga Telur Ayam di Kendal Tergolong Rendah, Ini PenyebabnyaHarga Telur Ayam di Kendal Tergolong Rendah, Ini Penyebabnya

infojateng.id - 11 Januari 2024
Harga Telur Ayam di Kendal Tergolong Rendah, Ini PenyebabnyaHarga Telur Ayam di Kendal Tergolong Rendah, Ini Penyebabnya
Harga telur ayam di tingkat peternak di Kendal tergolong rendah sudah satu tahun terakhir ini. (Foto: ilustrasi) - (infojateng.id)
|
Editor

Kendal, Infojateng.id – Harga telur ayam di tingkat peternak di Kendal tergolong rendah sudah satu tahun terakhir ini.

Dampaknya, banyak peternak ayam petelur di Kendal yang terpaksa gulung tikar, karena tidak menutup biaya produksi.

Peternak ayam petelur di Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon, Kamiyanto mengatakan, hampir setahun ini, harga telur ayam di tingkat peternak anjlok, hanya Rp 23.000 bahkan pernah 22.500 per kilogram.

Sekalipun pada moment Natal dan Tahun Baru, yang biasanya mengalami kenaikan harga, paling tidak mencapai Rp 25.000 hingga Rp 27.000, namun kali ini harganya hanya Rp 23.000 per kilogram.

“Pada jelang Natal dan Tahun Baru kemarin pun tidak mengalami kenaikan, padahal biasanya paling tidak 25 ribu ke atas,” terang Kamiyanto.

Dikatakan, dengan rendahnya harga telur ayam, mengakibatkan para peternak ayam petelur mengalami tekor dan banyak yang gulung tikar.

Menurutnya, penyebab gulung tikar disebabkan harga pakan yang sangat tinggi, mulai dari harga jagung, konsentrat dan bekatul, semuanya naik.

“Harga pakan semuanya naik, tapi harus telur ayam di bawah standar, sehingga tidak menutup biaya produksi,” katanya.

Kamiyanto menjelaskan, harga jagung sejak empat bulan lalu, naik menjadi Rp 8.000 per kilogram, padahal harga sebelumnya masih Rp 5.000 hingga Rp 5.500 per kilogram.

Demikian pula harga konsentrat sudah cukup lama naik menjadi Rp 470.000  hingga 500.000 per sak isi 50 kilogram, padahal harga sebelumnya masih Rp 430.000 hingga 440.000 per sak.

“Harga bekatul juga ikut naik, meski masih wajar, untuk bekatul super  Rp 5.000 dan bekatul kualitas biasa sudah mencapai Rp 4.500 per kilogram,” bebernya.

Dia berharap, stok jagung selalu ada dengan harga standar Rp 5.000 sampai 5.500 per kilogram.

Selain itu, harga konsentrat agar bisa turun lagi dan ada lagi pembelian telur dari pemerintah dengan harga yang bagus.

“Harapan kami, stok jagung selalu ada, sehingga harga tidak naik terlalu tinggi, juga harga konsentrat bisa turun seperti semula,” harapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, akibat stok jagung yang mengalami kelangkaan, menjadikan harga melambung tinggi, hingga pemerintah turun tangan dengan memberikan subsidi harga.

Namun, lanjut dia, jatah jagung bersubsidi sangat kurang dari kebutuhan.

“Subsidi jagung akhirnya ada, tapi semestinya tiap minggu mendapat jagung subsidi 30 ton, namun dapatnya hanya 10 ton, jadi masih sangat kurang,” ujar Kamiyanto.

Di wilayah Kendal bawah terdapat sekitar 60 sampai 70 peternak ayam petelur. Saat ini sudah lebih dari sepuluh peternak yang gulung tikar.

Kamiyanto sendiri dengan jumlah ternak ayam petelur 6.000 sampai 7.000 ekor, namun masih bisa bertahan dengan mengandalkan usaha lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, pihaknya dua bulan lalu sudah menginisiasi terkait pemberian subsidi harga jagung, sebagai antisipasi terjadinya lonjakan harga jagung.

Saat ini, kata dia, pemberian subsidi harga jagung pun sudah diberikan, meski belum sesuai yang diharapkan.

“Hal seperti ini sudah menjadi bahan evaluasi tiap tahun untuk mengantisipasi kenaikan harga pakan dan turunnya harga telur,” kata Pandu.

Pandu mengatakan, untuk membantu penyerapan penjualan telur dengan harga standar, pihaknya juga sudah melibatkan para peternak sebagai pemasok dalam program bantuan sosial.

Hal ini pun sudah dilakukan sejak April tahun 2023 lalu, dengan membantu menyuplai di beberapa daerah di Jawa Tengah hingga Jawa Barat.

“Kami sudah mencarikan pasar dengan harga standar, bukan hanya di Kendal, tapi ke daerah lain, bahkan sampai ke daerah Jawa Barat,” tandasnya. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Dirayakan Sederhana, Begini Tradisi Ulang Tahun Anggota Polres Jepara

Dirayakan Sederhana, Begini Tradisi Ulang Tahun Anggota Polres Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Rekapitulasi di Kecamatan Tulis Capai Enam Desa, Banyak Sanggahan dari Saksi

Rekapitulasi di Kecamatan Tulis Capai Enam Desa, Banyak Sanggahan dari Saksi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemilu
TMMD, Upaya Kodim Dukung Pemerataan Pembangunan di Batang

TMMD, Upaya Kodim Dukung Pemerataan Pembangunan di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tekan Harga Beras, Pemkot dan Bulog Gelar Operasi Pasar

Tekan Harga Beras, Pemkot dan Bulog Gelar Operasi Pasar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pemkab Rembang Perkuat Kemitraan Pelaku UMKM dan Usaha Skala Besar

Pemkab Rembang Perkuat Kemitraan Pelaku UMKM dan Usaha Skala Besar

Ekonomi   Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
TMMD Reguler 119 Sragen Bukti Kolaborasi Kuat Pemerintah, TNI dan Masyarakat

TMMD Reguler 119 Sragen Bukti Kolaborasi Kuat Pemerintah, TNI dan Masyarakat

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
TMMD di Bakalan Bangun Jalan Beton 550 Meter

TMMD di Bakalan Bangun Jalan Beton 550 Meter

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Hadiri Puncak HPN 2024, Nana Sudjana Berharap Pers Jateng Tetap Independen dan Profesional

Hadiri Puncak HPN 2024, Nana Sudjana Berharap Pers Jateng Tetap Independen dan Profesional

Info Jateng   Info Nasional   Laporan Khusus
Pemkab Gelar MTQ 2024, Ajang Cari Bibit Qori dan Qoriah Terbaik

Pemkab Gelar MTQ 2024, Ajang Cari Bibit Qori dan Qoriah Terbaik

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Harga Beras Melonjak, Pedagang di Pasar Batang Ngeluh Untungnya Tipis

Harga Beras Melonjak, Pedagang di Pasar Batang Ngeluh Untungnya Tipis

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Sub-PIN Polio Putaran Kedua, Perkuat Imunitas Anak

Sub-PIN Polio Putaran Kedua, Perkuat Imunitas Anak

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Bakesbangpol Batang Gelar Seleksi Paskibraka, 401 Peserta Melangkah Tahap Tes Kesehatan

Bakesbangpol Batang Gelar Seleksi Paskibraka, 401 Peserta Melangkah Tahap Tes Kesehatan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Revisi RTRW, Upaya Menyelaraskan Dinamika Pembangunan

Revisi RTRW, Upaya Menyelaraskan Dinamika Pembangunan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
TMMD Sejahterakan Masyarakat, Pj. Bupati: Mari Terus Kita Laksanakan

TMMD Sejahterakan Masyarakat, Pj. Bupati: Mari Terus Kita Laksanakan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Berlaku di Semua Unit Kerja, Surat Tanpa Kertas Harus Hemat Anggaran ATK

Berlaku di Semua Unit Kerja, Surat Tanpa Kertas Harus Hemat Anggaran ATK

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Tingkatkan Ekspor, Pemprov Jateng Dorong Pembangunan Pelabuhan Kendal

Tingkatkan Ekspor, Pemprov Jateng Dorong Pembangunan Pelabuhan Kendal

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
TMMD Sengkuyung Resmi Dibuka, Pj. Bupati dan Forkopimda Bagikan Cokelat

TMMD Sengkuyung Resmi Dibuka, Pj. Bupati dan Forkopimda Bagikan Cokelat

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Harga Beras Naik, Bulog Salurkan 200 hingga 500 Ton Beras per Hari

Harga Beras Naik, Bulog Salurkan 200 hingga 500 Ton Beras per Hari

Ekonomi   Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Info Nasional   Laporan Khusus   Pemerintahan
Haji Suwarto Digadang-gadang Maju Pilkada Pati

Haji Suwarto Digadang-gadang Maju Pilkada Pati

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Info Nasional   Laporan Khusus   Politik
Buka POPDA Kendal 2024, Bupati Dico Minta Junjung Sportivitas

Buka POPDA Kendal 2024, Bupati Dico Minta Junjung Sportivitas

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Olahraga
Close Ads X