Nana Sudjana Minta Tingkatkan Kewaspadaan, 9 Daerah di Jateng Berstatus Tanggap Darurat Bencana

infojateng.id - 19 Maret 2024
Nana Sudjana Minta Tingkatkan Kewaspadaan, 9 Daerah di Jateng Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana ditemui seusai Rapat Koordinasi Kebencanaan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (18/3/2024). (Humas Jateng) - (infojateng.id)
|
Editor

Semarang,Infojateng.id – Sebanyak sembilan kabupaten/ kota di Jawa Tengah berstatus tanggap darurat bencana banjir. Oleh karenanya, seluruh warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Kesembilan daerah tersebut meliputi Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kendal, Kota Semarang, Demak, Kudus, Pati, Jepara, dan Grobogan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, cuaca ekstrem masih memungkinkan terjadi hingga 20 Maret 2024 mendatang.

Setelah itu, baru mengalami tren penurunan curah hujan. Adapun masa peralihan (pancaroba) baru pada April-Mei.

Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan, Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah yang rawan bencana.

Nana memaparkan, sejak Januari hingga 14 Maret 2024, BPBD Jateng telah mencatat sebanyak 134 kejadian bencana, yang meliputi 61 angin kencang, 53 banjir, 18 tanah longsor, dan 2 kebakaran permukiman/gedung.

Atas rentetan bencana itu, telah menyebabkan sebanyak 226.601 orang terdampak, 36.086 orang mengungsi, dan 15 orang meninggal dunia.

“Termasuk kemarin banjir di Kabupaten Pekalongan yang menyebabkan dua orang meninggal,” kata Nana, seusai Rapat Koordinasi Kebencanaan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (18/3/2024).

Nana menambahkan, dalam kurun waktu satu minggu terakhir (8-14 Maret 2024), telah terjadi sebanyak 30 di kejadian bencana besar di beberapa wilayah Provinsi Jawa Tengah, yakni 14 kejadian banjir, dan 16 kejadian angin kencang yang tersebar di 20 kabupaten/ kota.

Dia menyebutkan, kejadian banjir yang menonjol meliputi Kota Semarang, Kabupaten Pekalongan, Demak, dan Grobogan.

Menurut Nana, adanya cuaca ekstrem akhir-akhir ini telah mengakibatkan meningkatnya kejadian bencana secara signifikan.

Dalam penanggulangan bencana, terangnya, Pemprov Jateng telah menerbitkan beberapa regulasi, memberikan dukungan logistik, dan peralatan penanggulangan bencana.

Selain itu, juga menggandeng stakeholder terkait untuk memberikan bantuan dalam bentuk dukungan personel, peralatan, maupun logistik.

“Menghadapi bencana, tentu kabupaten/ kota dan Provinsi Jawa Tengah tidak mampu bekerja sendiri, namun membutuhkan bantuan dari pusat,” jelasnya.

Bantuan dari BNPB, lanjut Nana, antara lain peningkatan alokasi anggaran, penguatan sumber daya, dukungan peralatan, penguatan infrastruktur, dan langkah-langkah pemulihan pascabencana.

Sementara, BMKG dapat membantu terkait rekayasa cuaca (TMC/teknologi modifikasi cuaca) agar curah hujan dapat dikendalikan, sehingga meminimalisasi risiko terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.

Kemudian bupati/ wali kota juga diminta melakukan upaya-upaya pencegahan dan mitigasi bencana, penanganan darurat bencana, serta perencanaan rehabilitasi bencana.

“Kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus ditingkatkan. Kami juga sudah menyiapkan untuk evakuasi, posko kesehatan kami standby terus, dan bantuan-bantuan kepada masyarakat. Tanggul-tanggul yang ada akan dievaluasi dan secara bertahap akan dilakukan perbaikan,” jelas Nana.

Sementra itu, Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, sembilan daerah ditetapkan statusnya menjadi tanggap darurat.

Sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo, BNPB langsung memberikan bantuan dasar dari para penyintas bencana.

Bantuan yang diberikan meliputi peralatan penanggulangan bencana, dapur umum, maupun anggaran operasional untuk tanggap darurat.

Setelah itu, akan ada transisi tanggap darurat, di mana ada beberapa daerah yang harus merelokasi masyarakat terdampak.

“Setelah itu, ada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, dan rumah warga yang rusak diperbaiki,” kata Suharyanto. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Dieng Terus Didorong Jadi Geopark Nasional, Begini Potensi Luar Biasanya

Dieng Terus Didorong Jadi Geopark Nasional, Begini Potensi Luar Biasanya

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng   Wisata
Tokoh Masyarakat Ikut Senang, Kawasan Dieng Menuju Geopark Nasional

Tokoh Masyarakat Ikut Senang, Kawasan Dieng Menuju Geopark Nasional

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng   Wisata
Diskominfo Jateng Gelar Pelatihan Budidaya Buah bagi Petani Plosokerep

Diskominfo Jateng Gelar Pelatihan Budidaya Buah bagi Petani Plosokerep

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Genjot “Sport Tourism” di Jateng, Nana Sudjana Luncurkan Specta 2024

Genjot “Sport Tourism” di Jateng, Nana Sudjana Luncurkan Specta 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Olahraga
Rampung Dibahas, Pj Bupati Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD Atas LKPJ 2023

Rampung Dibahas, Pj Bupati Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD Atas LKPJ 2023

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Resmikan Puskesmas Pecangaan, Pj Bupati Jepara: Tingkatkan Pelayanan

Resmikan Puskesmas Pecangaan, Pj Bupati Jepara: Tingkatkan Pelayanan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Lomba Keluwesan Meriahkan Peringatan Hari Kartini di Jepara

Lomba Keluwesan Meriahkan Peringatan Hari Kartini di Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Disebut Minim Kinerja, Pj Bupati Pati Buktikan dengan Penghargaan Tingkat Nasional

Disebut Minim Kinerja, Pj Bupati Pati Buktikan dengan Penghargaan Tingkat Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Hubungan Eksekutif dan Legislatif Tidak Baik-baik Saja, Begini Tanggapan Pj Bupati Pati

Hubungan Eksekutif dan Legislatif Tidak Baik-baik Saja, Begini Tanggapan Pj Bupati Pati

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Ketua Mahkamah Konstitusi Buka dan Pimpin Sidang Putusan PHPU Pilpres 2024

Ketua Mahkamah Konstitusi Buka dan Pimpin Sidang Putusan PHPU Pilpres 2024

Info Jateng   Info Nasional
Naik Bus, Ganjar-Mahfud Hadiri Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK

Naik Bus, Ganjar-Mahfud Hadiri Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK

Info Jateng   Info Nasional   Laporan Khusus
Amankan Sidang Putusan MK, Polisi Siagakan 7.783 Personel Gabungan

Amankan Sidang Putusan MK, Polisi Siagakan 7.783 Personel Gabungan

Info Jateng   Info Nasional
Pascabanjir, Tiga Desa Terdampak di Jepara Dapat Bantuan dari Uni Emirat Arab

Pascabanjir, Tiga Desa Terdampak di Jepara Dapat Bantuan dari Uni Emirat Arab

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Peringati Hari Kartini di Rembang, Menteri PPPA: Perempuan Harus Berdaya

Peringati Hari Kartini di Rembang, Menteri PPPA: Perempuan Harus Berdaya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Hari Kartini, 1.000 Milenial Membatik Jadi Rekor Muri Ke-7 Pemkab Rembang

Hari Kartini, 1.000 Milenial Membatik Jadi Rekor Muri Ke-7 Pemkab Rembang

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Calon Lawan Timnas Indonesia di 8 Besar Piala Asia U-23: Korea Selatan atau Jepang

Calon Lawan Timnas Indonesia di 8 Besar Piala Asia U-23: Korea Selatan atau Jepang

Info Jateng   Olahraga
Bantai Yordania 4-1, Timnas Indonesia U-23 Lolos ke 8 Besar, Kontrak Shin Tae-yong Auto Diperpanjang

Bantai Yordania 4-1, Timnas Indonesia U-23 Lolos ke 8 Besar, Kontrak Shin Tae-yong Auto Diperpanjang

Info Jateng   Olahraga
Timnas Indonesia U-23 Cetak 2 Gol, Pemain Yordania Sempat Ganggu Marselino Tendang Penalti

Timnas Indonesia U-23 Cetak 2 Gol, Pemain Yordania Sempat Ganggu Marselino Tendang Penalti

Info Jateng   Olahraga
Warna Pelangi di Rumah Literasi R.A. Kartini Jepara

Warna Pelangi di Rumah Literasi R.A. Kartini Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Sastra
Diresmikan, Ini Lima Aktivitas Utama Rumah Literasi R.A. Kartini Jepara

Diresmikan, Ini Lima Aktivitas Utama Rumah Literasi R.A. Kartini Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Komunitas
Close Ads X