Kapolresta Surakarta Sowan ke Kediaman Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, ada apa?

  • Whatsapp
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safry Simanjuntak saat sowan ke kediaman Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf yang bertempat di Gedung Bustanul Asyqin Semanggi Pasar Kliwon Kota Surakarta, Rabu (12/08) sore.

SURAKARTA – Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safry Simanjuntak Bersama Kasat Intelkam Kompol Pungky Mahendra, Kapolsek Pasar Kliwon AKP Adis Dani Gatra dan Pejabat Utama Polrlesta Surakarta sowan ke kediaman Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf yang bertempat di Gedung Bustanul Asyqin Semanggi Pasar Kliwon Kota Surakarta, Rabu (12/08) sore.

Kedatangan Kapolresta Surakarta ke kediaman Habib Syech terkait dengan penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Kelompok Intoleran terhadap acara Midodareni Putra dari Habib Umar Assegaf di kediamannya.

Bacaan Lainnya

Jumlah pelaku dalam kasus penganiayaan tersebut bertambah dua orang. Sehingga total pelaku ada lima orang dengan empat orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan satu orang masih dalam pemeriksaan.

Atas sikap Kepolisian yang tanggap dan tegas dalam menangani kasus penganiayaan tersebut, Habib Syech memberikan apresiasi, terutama kepada Polresta Surakarta, Polda Jateng serta Mabes Polri yang dalam waktu singkat mampu menangkap lima pelaku intoleran.

Habib Syech juga mendukung  atas upaya yang dilakukan oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Jajarannya dalam memberantas kelompok-kelompok Intoleran di Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Habib Syech menghimbau masyarakat Surakarta untuk tidak membesar-besarkan kejadian penganiayaan beberapa hari lalu dan menghimbau masyarakat untuk takut dan tetap tenang.

“Jangan takut, jangan bingung, jangan ragu, tenang saja semuanya sudah selesai sudah kita serahkan kepada polisi dan polisi juga sudah siap untuk menuntaskan permasalahan ini mudah-mudahan tidak akan terjadi lagi,” tutur Habib Syech.

Lebih lanjut, Habib Syech mengajak umat untuk sadar bahwa kita semua hidup berbangsa dan berkeluarga tidak untuk menyakiti dan mencaci maki.

“Islam itu dimanapun dia selalu membuat kesejukan bukan membuat keributan. Jika ada orang yang membuat keributan dan mengaku Islam maka dia belum mengetahui Islam sebenarnya. Jadilah kita orang yang dapat menyejukan di lingkungan kita,” imbaunya.

Di sisi lain, Kapolresta Surakarta Ade Safry Simanjuntak berkomitmen akan tegak lurus untuk memberikan jaminan keamanan yang kondusif bagi masyarakat Kota Surakarta.

“Kami dengan Polda Jawa Tengah telah berkomitmen bahwa tidak ada ruang sedikitpun bagi kelompok intoleran kekeraan maupun praktik-praktik premanisme, pasti langsung akan kami tindak tegas,” tegas Kapolresta Surakarta. (IJD)

Celana Pendek Chinos

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *