Mendalami Kearifan Pendidikan Ki Hadjar Dewantara: Penelusuran Pemikiran dan Implementasi Praktis

infojateng.id - 31 Maret 2024
Mendalami Kearifan Pendidikan Ki Hadjar Dewantara: Penelusuran Pemikiran dan Implementasi Praktis
Ki Hajar Dewantara - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

*oleh Dian Savitri, M.Pd

Calon Guru Penggerak Angkatan X

SMPN 2 Tayu, Kabupaten Pati

Ki Hadjar Dewantara, seorang tokoh pendidikan ternama di Indonesia, telah meninggalkan warisan pemikiran yang mendalam tentang pendidikan yang berpihak pada murid. Pemikiran beliau tidak hanya relevan pada zamannya, tetapi juga masih memiliki dampak yang signifikan dalam konteks pendidikan modern. Dalam artikel ini, kami akan mengeksplorasi inti pemikiran Ki Hadjar Dewantara, merefleksikan pengalaman penelusuran modul tentang pemikiran beliau, dan menggambarkan bagaimana pemikiran beliau diterapkan dalam suasana kelas secara konkret, khususnya dalam konteks lokal sosial budaya.

Salah satu inti pemikiran Ki Hadjar Dewantara adalah pendidikan yang berfokus pada murid. Beliau memandang setiap anak sebagai individu yang memiliki potensi unik yang perlu diberdayakan. Hal ini tercermin dalam pendekatan beliau yang menekankan pentingnya menghargai keberagaman dan memperhatikan konteks sosial budaya siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, beliau juga mengajarkan konsep kodrat alam dan kodrat zaman, yang mengandung pengertian bahwa pendidikan haruslah beradaptasi dengan perubahan zaman serta memperhatikan karakteristik alamiah atau potensi yang dimiliki setiap individu.

Ki Hadjar Dewantara juga menekankan konsep “menghamba pada murid”, yang menegaskan bahwa pendidik haruslah melayani dan mengabdi sepenuh hati kepada murid-muridnya. Hal ini berarti memberikan perhatian yang mendalam terhadap kebutuhan dan potensi setiap murid, serta memberikan dukungan dan bimbingan yang sesuai untuk membantu mereka mencapai tujuan pendidikan mereka.

Penelusuran terhadap pemikiran Ki Hadjar Dewantara membuka mata saya terhadap konsep-konsep pendidikan yang mendasar dan relevan. Sebelumnya, saya percaya bahwa murid adalah penerima pasif dalam proses pembelajaran di kelas. Saya cenderung menganggap bahwa guru memiliki peran dominan sebagai sumber utama pengetahuan, sementara murid hanya perlu menerima informasi tanpa banyak interaksi aktif.

Kemudian saya menyadari bahwa pendidikan seharusnya lebih mengutamakan murid, di mana setiap murid memiliki keunikan dan potensi yang perlu diperhatikan. Saya mulai melihat murid sebagai subjek yang aktif dalam proses belajar-mengajar, di mana mereka berperan dalam membangun pengetahuan mereka sendiri. Peran guru pun berubah menjadi lebih sebagai fasilitator dan pembimbing yang mendukung proses pembelajaran murid. Untuk mencerminkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam kelas saya, saya berencana untuk lebih mendengarkan kebutuhan individual murid, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan kolaboratif, serta menggunakan metode pembelajaran yang memungkinkan partisipasi aktif dan refleksi diri dalam proses belajar.

Dalam praktiknya, saya berupaya menerapkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam suasana kelas. Menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, yang memperhatikan keberagaman dan merangkul budaya lokal. Berusaha untuk memahami kebutuhan dan potensi setiap siswa, dan memberikan dukungan yang sesuai. Selain itu, juga aktif mengintegrasikan elemen-elemen budaya lokal dalam pembelajaran, sehingga siswa dapat merasa lebih terhubung dengan materi pelajaran dan lingkungan belajar mereka.

Dalam kesimpulannya, pemikiran Ki Hadjar Dewantara memberikan fondasi yang kokoh bagi pembangunan pendidikan yang berorientasi pada murid. Implementasi pemikiran beliau dalam suasana kelas tidak hanya relevan, tetapi juga memberikan dampak yang positif dalam pembelajaran siswa. Sebagai pendidik, memiliki tanggung jawab untuk terus memahami dan menerapkan nilai-nilai pemikiran beliau dalam praktek mengajar, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berdaya, dan merangsang perkembangan optimal setiap siswa.




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Jelang Proliga 2024, Gresik Petrokimia Mengandalkan Pedro Lilipaly Sebagai Juru Taktik

Jelang Proliga 2024, Gresik Petrokimia Mengandalkan Pedro Lilipaly Sebagai Juru Taktik

Info Jateng   Olahraga
Halalbihalal, Bupati Apresiasi Polres Blora dalam Pengamanan Idulftri 1445 dan Arus Mudik

Halalbihalal, Bupati Apresiasi Polres Blora dalam Pengamanan Idulftri 1445 dan Arus Mudik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Nelayan Batang Gelar Lomba Dayung, Ajang Bangun Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan

Nelayan Batang Gelar Lomba Dayung, Ajang Bangun Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
IGD RSUD Batang Siagakan Petugas Medis 24 Jam Selama Lebaran

IGD RSUD Batang Siagakan Petugas Medis 24 Jam Selama Lebaran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Gencarkan Patroli ke Objek Wisata, Polres Jepara Gelar Pengamanan Libur Lebaran 2024

Gencarkan Patroli ke Objek Wisata, Polres Jepara Gelar Pengamanan Libur Lebaran 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Nana Sudjana Gelar “Open House” Idulfitri, Romo Robertus : Ini Kesempatan Istimewa

Nana Sudjana Gelar “Open House” Idulfitri, Romo Robertus : Ini Kesempatan Istimewa

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Mudahkan Silaturahmi, Sekda Jateng Gelar Open House

Mudahkan Silaturahmi, Sekda Jateng Gelar Open House

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Buntut Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, PO. Rosalia Indah Berpeluang Kena Sanksi

Buntut Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, PO. Rosalia Indah Berpeluang Kena Sanksi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Indonesia Berhasil Antar 4 Wakil di Perempatfinal Badminton Asia Championships 2024

Indonesia Berhasil Antar 4 Wakil di Perempatfinal Badminton Asia Championships 2024

Info Nasional   Olahraga
Kualitas Alat Belum Maksimal, Hilal di Batang Sulit Terpantau

Kualitas Alat Belum Maksimal, Hilal di Batang Sulit Terpantau

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Waspada Gangguan Keamanan, Patroli dan Penjagaan di Stasiun KA Cepu Diintensifkan

Waspada Gangguan Keamanan, Patroli dan Penjagaan di Stasiun KA Cepu Diintensifkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Apresiasi Petugas Kebersihan, Bupati Berikan Bingkisan Hingga Perjuangkan Jadi PPPK

Apresiasi Petugas Kebersihan, Bupati Berikan Bingkisan Hingga Perjuangkan Jadi PPPK

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Polisi Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Ditinggal Mudik Pemiliknya

Polisi Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Ditinggal Mudik Pemiliknya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Cerianya Anak Yatim Piatu saat Diajak Polisi Jepara Belanja Baju Lebaran

Cerianya Anak Yatim Piatu saat Diajak Polisi Jepara Belanja Baju Lebaran

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
RSUD Batang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

RSUD Batang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Polres Batang Imbau Warga Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Polres Batang Imbau Warga Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Dukung Kelancaran Pemudik, Kwarcab Batang Siagakan Personel

Dukung Kelancaran Pemudik, Kwarcab Batang Siagakan Personel

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Resmi! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

Resmi! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

Info Jateng   Info Nasional
Hilal Tidak Terlihat di Pantai Kartini, Cuaca dan Alat Jadi Kendala

Hilal Tidak Terlihat di Pantai Kartini, Cuaca dan Alat Jadi Kendala

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Mudik Lebaran 2024, Polres Jepara Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Terminal

Mudik Lebaran 2024, Polres Jepara Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Terminal

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Close Ads X