Berkunjung di Mata Langit, Ganjar-Atikoh Bikin Baper

infojateng.id - 25 Agustus 2020
Berkunjung di Mata Langit, Ganjar-Atikoh Bikin Baper
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama istrinya Siti Atikoh, saat berkunjung di Destinasi Wisata Mata Langit, di Magelang. - ()
Penulis
|
Editor

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama istrinya, Siti Atikoh bikin baper saat mengunjungi destinasi wisata Mata Langit di Magelang. Pasangan hits di Jawa Tengah ini rela menempuh 65 kilometer dari Terminal Bawen Kabupaten Semarang menuju Magelang menggunakan sepeda.g

Namun semuanya terbayar tuntas dengan keindahan yang ditawarkan destinasi wisata Mata Langit itu. “Jalannya berat, sampai ke sini nanjak terus. Alhamdulillah bisa sampai finish meski harus berhenti dua kali. Pemandangan Wisata Mata Langit benar-benar luar biasa, rasa capek langsung hilang,” ucap Atikoh.

Sesuai dengan namanya, destinasi wisata Mata Langit bak mata di atas langit. Saat tiba di lokasi itu, pengunjung dapat melihat dengan lepas keindahan Kota Magelang, Yogyakarta dan sekitarnya, serta enam gunung besar yang mengelilinginya, yakni Gunung Merapi, Merbabu, Telomoyo, Andong, Sumbing dan Tidar. Tentu saja, keagungan Candi Borobudur dan kelokan Sungai Progo juga nampak jelas dari lokasi itu. “Ini keren, sudah serasa berada di negeri atas awan,” kata Ganjar takjub.

Berlokasi tak jauh dari Candi Borobudur yakni hanya sekitar 30 menit perjalanan darat, pengunjung dapat menikmati keindahan alam di Mata Langit. Meski jalan menuju lokasi belum mulus dan menanjak terjal, namun bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

Berkonsep resto and view, aneka makanan khas nusantara maupun internasional juga siap di pesan di tempat itu. Tentunya, selera makan semakin bertambah dengan pemandangan di depan mata yang memesona.

“Sebenarnya ini restoran berkonsep pemandangan alam. Selain itu, disini juga ada kolam renang serta bar dan fasilitas lainnya,” kata pengelola Mata Langit, Anton Saputro.

Meski buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, namun tidak sembarang pengunjung bisa menikmati keindahan di tempat itu. Semua pengunjung wajib melakukan reservasi apabila ingin berkunjung ke tempat itu.

“Pengunjung yang akan ke sini, wajib reservasi. Soalnya pengunjung tiap hari kami batasi, agar semuanya bisa nyaman. Sementara untuk datang ke sini, minimal pemesanan Rp 200 ribu perorang,” ucapnya.

Anton menerangkan, kehadiran Mata Langit diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Magelang. Tak hanya berpusat ke Borobudur, namun ada banyak pilihan wisatawan menikmati liburannya di kota itu.

“Harapannya, wisata di Magelang tidak hanya berpusat di Borobudur. Semua daerah yang masuk kawasan Borobudur juga semakin terangkat, dengan adanya tempat-tempat baru seperti ini yang memang harus sering dikenalkan pada dunia luar,” pungkasnya. (IJH)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Tiga Fasilitas untuk Rumah Pelayanan Sosial Pemprov Jateng di Cilacap Diresmikan

Tiga Fasilitas untuk Rumah Pelayanan Sosial Pemprov Jateng di Cilacap Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Pelatihan Public Speaking Wartawan dan Pegiat Medsos Jepara

Pelatihan Public Speaking Wartawan dan Pegiat Medsos Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
PMI Batang Pastikan Ribuan Warga Terdampak Banjir Tak Kelaparan

PMI Batang Pastikan Ribuan Warga Terdampak Banjir Tak Kelaparan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Posyandu Jepara Kini Layani 6 SPM Sekaligus, Ini Rinciannya

Posyandu Jepara Kini Layani 6 SPM Sekaligus, Ini Rinciannya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pembukaan Rute Internasional Ahmad Luthfi Dongkrak Investasi Jawa Tengah

Pembukaan Rute Internasional Ahmad Luthfi Dongkrak Investasi Jawa Tengah

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Disperindag Batang Siapkan Siswa SMA Masuki Dunia Kerja

Disperindag Batang Siapkan Siswa SMA Masuki Dunia Kerja

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Luncurkan SPPT PBB-P2 2026

Pemkab Kendal Luncurkan SPPT PBB-P2 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
TP PKK Batang Salurkan Bansos bagi Warga Terdampak Banjir

TP PKK Batang Salurkan Bansos bagi Warga Terdampak Banjir

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Kisah Guru Muchtar Jadi Inspirasi Sumarno Susuri Jejak Menuju Sekolah Terluar di Clacap

Kisah Guru Muchtar Jadi Inspirasi Sumarno Susuri Jejak Menuju Sekolah Terluar di Clacap

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Pendidikan
Pencarian Korban Laka di Sungai Sambong Batang Diperluas

Pencarian Korban Laka di Sungai Sambong Batang Diperluas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Sambut Ramadan, Dekranasda Jateng Siapkan Event Spesial

Sambut Ramadan, Dekranasda Jateng Siapkan Event Spesial

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Wagub Taj Yasin Mulai Hitung Dampak Kerusakan Infrastruktur Pascabanjir di Jateng

Wagub Taj Yasin Mulai Hitung Dampak Kerusakan Infrastruktur Pascabanjir di Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Wabup Batang Tinjau Pencarian Korban Laka Laut

Wabup Batang Tinjau Pencarian Korban Laka Laut

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
DPRD Batang Salurkan Bantuan Logistik untuk Ribuan Porsi Makanan

DPRD Batang Salurkan Bantuan Logistik untuk Ribuan Porsi Makanan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Kinerja Penanaman Modal Jateng Tercatat Impresif

Kinerja Penanaman Modal Jateng Tercatat Impresif

Ekonomi   Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Investasi
Gerak Cepat Pemprov Jateng Tangani Bencana Diapresiasi DPR

Gerak Cepat Pemprov Jateng Tangani Bencana Diapresiasi DPR

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang, Libatkan Ratusan Personel hingga Unit K9

Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang, Libatkan Ratusan Personel hingga Unit K9

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tinjau Gedung SLB Roboh, Wakil Bupati Batang Minta Telusuri Kepemilikan Tanah

Tinjau Gedung SLB Roboh, Wakil Bupati Batang Minta Telusuri Kepemilikan Tanah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Sukseskan Program MBG, Pemkab Sragen dan Muhammadiyah Bersinergi

Sukseskan Program MBG, Pemkab Sragen dan Muhammadiyah Bersinergi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Banjir Pati Surut, 12 Kecamatan Terdampak Kini Tinggal Enam

Banjir Pati Surut, 12 Kecamatan Terdampak Kini Tinggal Enam

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X