Pesan Mawar Hartopo, Ibu Hamil Jangan Keluar Rumah Jika Tak Mendesak

  • Whatsapp
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo saat membuka sosialisasi protokol kesehatan kepada ibu hamil di Klinik Srikandi Husada, UPT Puskesmas Jepang, dan Aula Kantor Kecamatan Jati, Kamis (10/9).

KUDUS – Ibu hamil diminta untuk tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang sangat penting dan mendesak. Pasalnya, dengan kondisi kehamilannya, mereka berisiko terinfeksi virus Corona (Covid-19).

“Ibu hamil termasuk berisiko, karena imun ibu hamil itu naik turun, kadang bisa sehat kadang bisa drop lagi. Pesan kami, untuk ibu hamil, pada masa kehamilan kalau tidak ada kegiatan penting di luar sebaiknya tetap di rumah saja,” ujar Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo saat membuka sosialisasi protokol kesehatan kepada ibu hamil di Klinik Srikandi Husada, UPT Puskesmas Jepang, dan Aula Kantor Kecamatan Jati, Kamis (10/9).

Wakil Ketua I TP PKK Kudus Mawar Hartopo memberikan bantuan berupa masker dan makanan serta suplemen tambahan bagi ibu hamil.

Disampaikan, demi menjaga stamina dan kesehatan ibu hamil, Mawar berpesan, supaya ibu hamil secara rutin mengonsumsi tablet tambah darah minimal 90 tablet selama masa kehamilan. Sedangkan untuk ibu hamil yang menderita anemia, disarankan untuk berkonsultasi dengan bidan atau dokter terlebih dahulu, agar kadar hemoglobin dalam darah normal. Oleh sebab itu, dirinya mengajak ibu hamil untuk memanfaatkan keberadaan rumah gizi sebagai sarana cek kesehatan ibu dan anak.

“Dinas Kesehatan sudah menyediakan rumah gizi, utamanya untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Silakan rumah gizi dimanfaatkan sebaik-baiknya dan seoptimal mungkin, agar di Kabuaten Kudus tidak terjadi kasus masalah gizi dan tumbuh kembang bayi dan balita,” ujarnya.

Ditambahkan, melihat kurangnya kesadaran masyarakat Kudus untuk menaati protokol kesehatan, Pemkab Kudus telah menerbitkan Peraturan Bupati Kudus nomor 41 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Memberi arahan kepada para ibu hamil agar tetap sehat di tengah pandemi.

“Dengan diterapkannya peraturan bupati tersebut, masyarakat mau tidak mau harus melaksanakan kewajiban untuk melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan kalau tidak mau diberi sanksi yang ditetapkan pada perbup tersebut,” pesan Mawar.

Pada kesempatan itu, selain melakukan sosialisasi, TP PKK Kabupaten Kudus menyerahkan bantuan masker, makanan tambahan serta vitamin kepada ibu-ibu hamil. (IJH)

Celana Pendek Chinos

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *