Desa Sembaturagung Gagas Bank Sampah Untuk Solusi Jangka Panjang

Desa Sembaturagung Gagas Bank Sampah Untuk Solusi Jangka Panjang

infojateng.id - 1 Oktober 2020
Desa Sembaturagung Gagas Bank Sampah Untuk Solusi Jangka Panjang
Warga Desa Sembaturagung, Kecamatan Jakenan membersihkan sampah yang menghambat arus sungai.  - ()
Penulis
|
Editor

PATI – Penanganan sampah memang kerapkali jadi persoalan bagi sejumlah daerah. Untuk mengantisipasinya, Desa Sembaturagung, Kecamatan Jakenan, Jateng kini tengah menggagas bank sampah sebagai solusi jangka panjang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Sembaturagung, Kecamatan Jakenan Dwi Tantri Wurjayanti kepada awak media baru-baru ini. Setelah melakukan aksi bersih-bersih sampah di sungai, pihaknya kini memang mengaku tengah mengkaji dibuatnya bank sampah.

“Harapannya tentu dengan adanya bank sampah kedepan limbah rumah tangga bisa dikelola dengan baik sehingga tak menjadi kendala lagi,”ujarnya.

Untuk wacana tersebut, kini pihaknya mengaku tengah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap untuk mengelola bank sampah bila mana telah dibangun nantinya. Menurutnya keberhasilan pengelolaan bank sampah turut dipengaruhi dari SDM yang menangani.

“Kedepan kami berupaya menggagas pembuatan bank sampah. Sehingga sampah dari warga masyarakat diharapkan bisa dikelola dan tak menimbulkan tumpukan sampah lagi. Terutama di aliran sungai. Dengan begitu aliran air bisa diintensifkan untuk irigasi,”ujarnya.

Seperti diketahui sejumlah warga melakukan pembersihan sungai induk yang melintas di tengah perkampungan Desa Sembaturagung, Kecamatan Jakenan. Progam padat karya itu dilakukan lantaran sungai tersebut memang terjadi penumpukan sampah sehingga rawan menyebabkan banjir saat musim penghujan tiba.

Kegiatan itu seperti dilakukan pada Minggu (27/9) kemarin. Puluhan warga tampak bersama-sama membersihkan sampah yang ada di sungai. Dari pembersihan itu memang terlihat cukup banyak sampah yang menyumbat.

Mulai dari sampah limbah rumah tangga, ilalang, hingga tanaman liar yang tumbuh di tengah sungai maupun pinggiran sungai. Selain itu juga banyak pelepah pisang maupun tanaman bambu.

Sebuah dump truk juga terlihat disiagakan untuk membuang sampah yang terkumpul. Warga juga tampak menebang tanaman liar yang tumbuh di bantaran sungai dan rawan menghalangi aliran air.(IJB/IJL)

Tinggalkan Komentar

Mungkin Anda melewatkan ini

Close Ads X