Kebumen Raih Peringkat Terbaik 1 Nasional Program SPHP

infojateng.id - 30 Juli 2024
Kebumen Raih Peringkat Terbaik 1 Nasional Program SPHP
Pemkab Kebumen meraih penghargaan predikat Terbaik 1 Nasional pada Program SPHP Awards di The Sultan Hotel, Jakarta, Minggu (28/7/2024) lalu. Dok. Diskominfo Kebumen - (infojateng.id)
|
Editor

Kebumen, Infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen meraih penghargaan predikat Terbaik 1 Nasional pada Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Awards.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia, Arief Prasetyo Adi kepada Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, di The Sultan Hotel, Jakarta, Minggu (28/7/2024) lalu.

Bupati Arief menyampaikan, Kebumen dinilai sukses menekan inflasi melalui gerakan pangan murah (GPM) yang dilakukan secara intensif, yakni hingga 45 kali di seluruh wilayah.

Dijelaskan, SPHP merupakan dukungan terhadap Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan bertujuan untuk menjaga ketersediaan pangan, melalui berbagai intervensi, seperti GPM dan Subsidi Harga Pangan.

Melalui GPM, pemerintah berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyediakan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Bahan makanan yang kita sediakan, Ada banyak, seperti beras, telur, minyak, gula, bawang merah dan bawang putih, termasuk daging yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. (Itu) kita jual dengan harga murah atau di bawah harga pasar,” terangnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam menekan inflasi di Kebumen, dengan berbagai program, seperti oprasi pasar, lumbung pangan, membentuk corporate farming, kebun pangan Lestari, dan GPM.

“Semoga penghargaan ini bisa memotivasi kita agar lebih semangat lagi dalam bekerja melayani masyarakat. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kita terus berupaya agar harga bahan pokok di Kebumen tetap terjangkau,” tuturnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen, Teguh Yuliono menambahkan, GPM merupakan kerja kolaboratif dengan berbagai pihak, seperti BUMD, Bulog, dan para petani.

“Kenapa bisa murah? Karena kita mengambil (komoditas) dari petani langsung. Beras kita ambil dari Bulog, sehingga harga lebih kompetitif, dan BUMD kita tidak mengambil keuntungan yang besar. Banyak kabupaten tidak melaksanakan GPM karena memang tidak ada anggarannya,” tambah Teguh.

Teguh menyatakan, tahun ini penyelenggaraan GPM terus berlanjut. Namun, Pemkab Kebumen melalui Dinas Perindag KUKM bakal memberikan subsidi untuk pembelian harga bahan pokok.

Sehingga, harapannya harga komoditas yang diperjualbelikan bisa jauh lebih murah daripada sebelumnya. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Pemprov Jateng Kirim Ratusan Juta Rupiah Logistik ke Empat Daerah Banjir

Pemprov Jateng Kirim Ratusan Juta Rupiah Logistik ke Empat Daerah Banjir

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Kurang Dari 6 Jam, Pencuri Studio Foto Ditangkap Polisi

Kurang Dari 6 Jam, Pencuri Studio Foto Ditangkap Polisi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Kombinasi Duo Matador di Lini Serang Diharap Bisa Pertahankan Persijap di Kasta Tertinggi

Kombinasi Duo Matador di Lini Serang Diharap Bisa Pertahankan Persijap di Kasta Tertinggi

Info Jateng   Olahraga
Keluarga Awak KM Rizki Mina 3 Terima Santunan dari PMI Batang

Keluarga Awak KM Rizki Mina 3 Terima Santunan dari PMI Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir, Ribuan Warga Batang Terdampak

Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir, Ribuan Warga Batang Terdampak

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tebing Longsor Timpa Empat Rumah Warga

Tebing Longsor Timpa Empat Rumah Warga

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tradisi Pedang Pora Sambut AKBP Veronica di Mapolres Batang

Tradisi Pedang Pora Sambut AKBP Veronica di Mapolres Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Jasad Syafiq Ali Ditemukan Utuh Setelah 15 Hari, Tak Disentuh Binatang Buas

Jasad Syafiq Ali Ditemukan Utuh Setelah 15 Hari, Tak Disentuh Binatang Buas

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Tinjau Longsor di Desa Tempur, BNPB Fokus Benahi Infrastruktur dan Akses Warga

Tinjau Longsor di Desa Tempur, BNPB Fokus Benahi Infrastruktur dan Akses Warga

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Festival Buah Eksotik Jepara 2026 Pamerkan Potensi Agrobisnis Lokal

Festival Buah Eksotik Jepara 2026 Pamerkan Potensi Agrobisnis Lokal

Ekonomi   Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Gandeng PMI Pati, Majelis Taklim Annisa’ Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir 

Gandeng PMI Pati, Majelis Taklim Annisa’ Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir 

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Ketua PMI Pati Tinjau Lokasi Banjir, Pastikan Logistik dan Layanan Kesehatan Warga

Ketua PMI Pati Tinjau Lokasi Banjir, Pastikan Logistik dan Layanan Kesehatan Warga

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan   Pemerintahan
Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Hampir Rampung, Progres 88 Persen

Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Hampir Rampung, Progres 88 Persen

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026, Vietnam Disebut Berpeluang Pertahankan Gelar

Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026, Vietnam Disebut Berpeluang Pertahankan Gelar

Info Jateng   Olahraga
Pemprov Jateng Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari

Pemprov Jateng Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Polisi Berjibaku Ringankan Beban Korban Tanah Longsor

Polisi Berjibaku Ringankan Beban Korban Tanah Longsor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Perangkat Daerah Baru dan Semangat Agile Governance

Perangkat Daerah Baru dan Semangat Agile Governance

Info Jateng   Sudut Pandang
Kalapas Pati Dukung Ketahanan Pangan, Hadiri Panen Raya Udang di Nusakambangan

Kalapas Pati Dukung Ketahanan Pangan, Hadiri Panen Raya Udang di Nusakambangan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Bulog Salurkan Satu Ton Beras Bantu Korban Bencana Banjir Jepara

Bulog Salurkan Satu Ton Beras Bantu Korban Bencana Banjir Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
BAZNAS Jepara Salurkan Bantuan Warga Karimunjawa Terdampak Musim Baratan

BAZNAS Jepara Salurkan Bantuan Warga Karimunjawa Terdampak Musim Baratan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X