Proyek Pembangunan Tol Solo-Yogyakarta Dimulai

infojateng.id - 17 Juli 2019
Proyek Pembangunan Tol Solo-Yogyakarta Dimulai
 - ()
Penulis
|
Editor

SEMARANG– Proyek pembangunan Tol Solo-Yogyakarta akan dimulai dari Jawa Tengah, yakni ruas Kartasura-Prambanan dengan panjang jalan utama 35,18 KM. Ruas itu masuk seksi satu dan terdapat empat exit tol, di Kartasura, Karanganom/Delanggu, Klaten dan Prambanan-Manisrenggo.

Perwakilan dari PT Adhi Karya, Pristi Wahyono mengatakan, diperlukan pembebasan lahan seluas 608,90 hektare. Sebagian besar eksisting lahan berupa sawah sebesar 73,91 persen. Untuk permukiman penduduk yang terkena proyek tol sebesar 17,54 persen, kebun atau tegalan 1,55 persen, serta 7,09 persen adalah lahan lain-lain, seperti tanah wakaf, dan tanah milik TNI.

“Kita sudah sosialisasi ke daerah beberapa kali. Investasi ini perlu proses panjang. Dari pertama kami melakukan evaluasi dan kajian dampak analisis lingkungan, dan sampai saat ini kami masih melakukan kajian, hingga sekarang kita sampai pada pengajuan penetapan lokasi,” katanya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta di Ruang Rapat Gedung A Lantai 4 Kantor Gubernur, Selasa (16/7/2019).

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono menjelaskan, sebelum masuk tahap kegiatan lelang yang ditargetkan pada akhir Juli 2019, penetapan lokasi harus sudah tepat. Tol Solo-Yogya secara administrasi melewati tiga kabupaten, 14 kecamatan dan 61 desa.

Tiga kabupaten yang dilewati tersebut adalah Kabupaten Karanganyar, Boyolali dan Klaten. Kecamatan terbanyak yang dilintasi tol berada di Kabupaten Klaten, yakni sebanyak 11 kecamatan. Antara lain Delanggu, Karanganom, Polanharjo, Klaten Utara, dan Ceper.

“Saya ingin menyampaikan kepada teman-teman di kabupaten, yang pertama coba dicek tata ruangnya. Kalau tata ruangnya belum ok, tentu jadi persoalan. Sekarang di provinsi sedang melakukan revisi, jadi kesempatan juga bagi kabupaten untuk melakukan revisi,” jelasnya dilansir situs resmi Pemprov Jateng.

Sekda juga meminta ada pengecekan lahan yang terkena dampak tol. Apakah masuk dalam lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) atau tidak. Jika masuk dalam LP2B, maka harus dicari penggantinya.

Drainase terutama di underpass, kata dia, juga harus menjadi perhatian. Sebab, jika tidak diperhatikan elevasinya, akan menimbulkan banjir. Itu sudah terjadi di underpass Pajang, Kartasura. Hal-hal lain yang tak kalah penting adalah sumber-sumber air, situs yang harus dipertahankan, dan kepemilikan lahan lainnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah Peni Rahayu memberikan penegasan mengenai LP2B karena berkaitan dengan alokasi pemberian pupuk bersubsdi. Bagi daerah yang LP2B terkena dampak pembangunan tol, wajib mencari lokasi cadangan. Prinsipnya, jangan sampai LP2B berkurang.

“LP2B kalau sampai berkurang, terus terang nanti petani tidak dapat pupuk, teriak. Kemarin kami sudah menerima peta baru. Di Boyolali ada kecamatan yang pupuk bersubsidinya nol. Maka, jangan sampai LP2B berkurang,” ujarnya.

Menurutnya, dampak berkurangnya LP2B adalah pengurangan subsidi pupuk, sehingga pihaknya menyurati Wapres  Jusuf Kalla agar bisa melakukan revisi kondisi LP2B di 4 kabupaten di Jateng yang tidak mendapat alokasi pupuk. Jika kondisi seperti itu terjadi, pihaknya meminta untuk dicarikan lokasi cadangan.

“Dalam penyusunan Amdal Tol Solo-Yogya nanti, pemerintah provinsi, dan empat kabupaten yang terdampak juga harus dilibatkan. Sehingga dapat saling mengawasi,” tandasnya. (redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Hampir 100 Persen Cabor Dukung Kokok Jadi Ketua KONI Pati

Hampir 100 Persen Cabor Dukung Kokok Jadi Ketua KONI Pati

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Suarakan Moderasi Beragama Secara Digital Lewat Podcast Kembang Teh

Suarakan Moderasi Beragama Secara Digital Lewat Podcast Kembang Teh

Eks Karesidenan Pekalongan
Operasi Patuh Candi Dimulai, Pengendara Diedukasi Lebih Disiplin

Operasi Patuh Candi Dimulai, Pengendara Diedukasi Lebih Disiplin

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Operasi Patuh Candi 2024, Polres Temanggung Terapkan Tilang ETLE

Operasi Patuh Candi 2024, Polres Temanggung Terapkan Tilang ETLE

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
20 Pelajar SMA/SMK Sragen Ikuti “Green Youth Movement”

20 Pelajar SMA/SMK Sragen Ikuti “Green Youth Movement”

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Penuh Keistimewaan, Kokok Resmi Daftar Ketua KONI Pati Tepat 10 Muharrom

Penuh Keistimewaan, Kokok Resmi Daftar Ketua KONI Pati Tepat 10 Muharrom

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Olahraga   Politik
APTRI Blora Rencanakan Pengembangan 100 Ha Lahan dan Varietas Tebu Mustika A

APTRI Blora Rencanakan Pengembangan 100 Ha Lahan dan Varietas Tebu Mustika A

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkab Jepara Proyeksikan Pendapatan Rp2,4 Triliun pada 2025

Pemkab Jepara Proyeksikan Pendapatan Rp2,4 Triliun pada 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Polres Blora Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Polres Blora Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Lantik Pejabat Baru, Pj Bupati Minta Bekerjasama Membangun Kabupaten Batang

Lantik Pejabat Baru, Pj Bupati Minta Bekerjasama Membangun Kabupaten Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemerintahan
Pemprov Sambut Baik Empat Raperda Baru Inisiasi DPRD Jateng

Pemprov Sambut Baik Empat Raperda Baru Inisiasi DPRD Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
DKD Batang Permudah Akses, Seniman Batang Bakal Makin Eksis

DKD Batang Permudah Akses, Seniman Batang Bakal Makin Eksis

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Seni & Budaya
Inovasi “SiLebah Emas”, Cara DLHK Jateng Pangkas Proses Ajukan Hibah

Inovasi “SiLebah Emas”, Cara DLHK Jateng Pangkas Proses Ajukan Hibah

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Launching Aplikasi SAMUDRA, Pj Bupati Jepara Harap Seluruh OPD Terintegrasi

Launching Aplikasi SAMUDRA, Pj Bupati Jepara Harap Seluruh OPD Terintegrasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Beasiswa Agribisnis PSDKU Undip Buka Peluang Petani Milenial

Beasiswa Agribisnis PSDKU Undip Buka Peluang Petani Milenial

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tingkatkan Kualitas dan Profesionalitas Wartawan, PWI Blora Gelar Pra UKW

Tingkatkan Kualitas dan Profesionalitas Wartawan, PWI Blora Gelar Pra UKW

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pamong Budaya BPK Wilayah X DIY: Kota Modern Harus Ada Museum

Pamong Budaya BPK Wilayah X DIY: Kota Modern Harus Ada Museum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Seni & Budaya
Bakal Dibangun Tanggul, Petambak Desa Kedungmutih Gelar Selamatan

Bakal Dibangun Tanggul, Petambak Desa Kedungmutih Gelar Selamatan

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Operasi Patuh Candi 2024 Mulai Digelar Hari Ini, Kapolres Jepara: Patuhi Aturan Berkendara

Operasi Patuh Candi 2024 Mulai Digelar Hari Ini, Kapolres Jepara: Patuhi Aturan Berkendara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Polres Jepara Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Polres Jepara Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X