Dewan Kritik RSUD Soewondo terkait Fasilitas Pasien Covid-19 yang Kurang Maksimal

Dewan Kritik RSUD Soewondo terkait Fasilitas Pasien Covid-19 yang Kurang Maksimal

infojateng.id - 16 Oktober 2020
Dewan Kritik RSUD Soewondo terkait Fasilitas Pasien Covid-19 yang Kurang Maksimal
Koordinator Komisi D Joni Kurnianto saat memimpin jalannya rapat bersama management RSUD RAA Soewondo (15/10). - ()
Penulis
|
Editor

PATI – Selain terkait pelayanan yang tidak maksimal,RSUD RAA Soewondo Pati juga mendapat teguran dari DPRD Pati terkait fasilitas dalam menangani pasien Covid-19.

Wakil Ketua DPRD Pati Joni Kurnianto mengomentari tentang penyediaan 16 ruangan untuk pasien positif Covid-19 dan 60 ruangan karantina orang tanpa gejala di rumah sakit milik pemerintah daerah itu. Menurut Politisi Demokrat itu, jumlah ruangan yang disediakan rumah sakit masih jauh dengan angka Covid-19 di Bumi Mina Tani.

“Dengan kondisi Kabupaten Pati yang memiliki 1,3 juta jiwa dan kasus Covid-19 yang merangkak naik, tingkat hunian hanya 16 persen, ini kan lucu sekali. Terus kerjanya karyawan RSUD Sowondo ini apa? Ini menunjukkan jika upaya penanganan Covid-19 oleh RS milik daerah kurang maksimal,” ungkap Joni dihadapan pihak Manajemen RSUD RAA Soewondo.

Lanjutnya, Pemkab Pati kenceng-kencengan menggerakkan program memakai masker, sementara di satu sisi untuk perawatannya tidak mendukung. “ya omong kosong ini namanya,” imbuhnya.

Joni meminta agar kapasitas untuk penanganan pasien positif Covid-19 di RSUD Soewondo ditambahi jumlahnya. Ia juga memberikan tenggang waktu untuk menjawab permasalahan ini kepada pihak rumah sakit.

“Kita akan beri tenggang waktu satu minggu, kita tunggu nanti jawabannya bagaimana. Karena Direkturnya tadi tidak datang. Kita lihat nanti setelah satu bulan, ada perubahan atau tidak, Kita sidak,” pungkasnya. (IJB)

Tinggalkan Komentar

Mungkin Anda melewatkan ini

Close Ads X