PPG Daring, Menuju Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0

PPG Daring, Menuju Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0

infojateng.id - 16 November 2020
PPG Daring, Menuju Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0
Suhendro, S.Pd (Guru di SDN Karangrejo 01 Juwana Pati) - ()
Penulis
|
Editor

*oleh Suhendro, S.Pd (Guru di SDN Karangrejo 01 Juwana Pati)

Pendidikan 4.0 merupakan fenomena penetrasi digital di lingkungan dunia pendidikan dengan mengintegrasikan teknologi cyber baik secara fisik maupun tidak ke dalam pembelajaran. Pendidikan 4.0 merupakan pendidikan yang mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan digital secara langsung.

Pendidikan model ini hadir untuk merespon kebutuhan revolusi industri keempat dimana manusia dan mesin di selaraskan untuk mendapatkan solusi, memecahkan masalah dan tentu saja menemukan kemungkinan inovasi baru. Sekolah sebagai lembaga pendidikan dituntut untuk mencetak guru-guru memesona, berkarakter, dan berintegritas untuk mengantarkan peserta didik memiliki keterampilan revolusi industry 4.0 atau yang lebih dikenal dengan 4C yaitu berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), berkomunikasi (communication), dan berkolaborasi (collaboration).

Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar di segala aspek kehidupan. Di bidang pendidikan, pandemi ini membawa pada kondisi dimana sekolah harus ditutup, dan pembelajaran harus dilaksanakan dengan pola pembelajaran jarak jauh atau yang lebih populernya pembelajaran daring. Kondisi ini tentu menyulitkan banyak pihak, baik guru, siswa, maupun orang tua. Kendati demikian, kondisi ini tidak menyurutkan semangat para guru dan insan pendidikan lainnya untuk terus berusaha, berkreasi dan berinovasi agar proses pembelajaran tetap berlangsung.

Tidak hanya di tingkat sekolah saja yang terkena dampak pandemic covid-19, Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2020 yang sebelumnya dilaksanakan menggunakan sistem Hybrid Learning yang merupakan gabungan dari sistem daring dan sistem tatap muka, untuk saat ini harus dilaksanakan full daring untuk meminimalisir penyebaran Covid.

PPG dengan pola daring akan diikuti oleh guru-guru yang sudah lolos seleksi kurang lebih selama 4 bulan yang meliputi Pendalaman Materi, Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Review Perangkat Pembelajaran dan Refleksi, Program Pengalaman Lapangan (PPL),Review PPL, Uji kompetensi, Uji Kinerja, dan Uji Pengetahuan Mahasiswa PPG yang akan dilaksanakan di perguruan tinggi yang telah ditetapkan.

Kegiatan PPG secara daring diikuti setiap hari kerja. Hari pertama kegiatannya meliputi penjelasan modul dan mengerjakan tes formatif, hari kedua dilaksanakan diskusi kemudian cek dan refleksi dan hari ketiga berupa presentasi dari hasil diskusi yang dilaksanakan hari sebelumnya serta tes sumatif dilanjutkan tugas akhir.

Dalam PPG daring, setiap hari mahasiswa dituntut dan dipaksa untuk aktif dan terampil dalam penguasaan IT. Karena untuk pengumpulan tugas-tugas, penilaian, dan presentasi juga dilaksanakan secara daring melalui LMS (Learning Management System). Dengan mengikuti PPG Dalam Jabatan Tahun 2020 dengan full daring ini diharapkan dapat menghasilkan guru profesional yang memesona berkarakter dan berintegritas untuk mengantarkan peserta didik memiliki keterampilan revolusi industry 4.0 yaitu berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), berkomunikasi (communication), dan berkolaborasi (collaboration) atau yang biasa disebut dengan 4C.(*)

Tinggalkan Komentar

Mungkin Anda melewatkan ini

Close Ads X