Ali Badrudin: Isu Pasien Dicovidkan Tidak Benar

  • Whatsapp

PATI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ali Badrudin mengatakan tidak ada pasien yang dicovidkan. Pernyataan tersebut menjawab tudingan sejumlah akun di media sosial yang menyebutkan adanya pasien meninggal dicovidkan oleh pihak rumah sakit.

“Sekarang muncul di masyarakat, bahwa ada pasien meninggal di rumah sakit dicovidkan. Hal itu itu tidak benar,” ungkapnya kepada media, belum lama ini.

Pasalnya, pertemuan antara DPRD dengan pihak rumah sakit RAA Soewondo, tim kesehatan maupun tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pati tidak mengindikasikan berita tersebut. Sehingga, pihaknya menuturkan berita yang beredar itu tidaklah benar.

Pihaknya menjelaskan ketika ada pasien masuk rumah sakit lalu dirapid test. Kemudian, pasien misalnya hasilnya menunjukkan reaktif. Ada mekanisme prosedural yang dipakai oleh tim kesehatan untuk mengecek kondisi pasien.

“Dan ternyata tiba-tiba dalam menunggu hasil swab test itu, si pasien meninggal. Maka dalam pemakamannya menggunakan standar Covid-19,” imbuh Ali.

Meski demikian, setelah hasil swab test keluar yang bersangkutan atau pasien dinyatakan negatif. Sebab, pihak yang berwenang menggunakan asas kehati-hatian dalam persoalan virus corona desease (Covid-19).

Pemerintah berupaya mengendalikan penyebaran virus corona, agar diharapkan bisa terputus jaring penyebarannya. Dan tidak ada ditemukan lagi kasus semacam itu. “Kalau ternyata hasil swabnya keluar dan menunjukkan positif. Maka tentunya yang kena adalah kami, yang kena juga pemerintah maupun tim Covid-19 yang kena,” tandasnya. (IJH)

Celana Pendek Chinos

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *