PATI – Dengan resiko penularan Covid-19 yang masih tinggi ketika pelaksanaan pembelajaran tatap muka. DPRD Pati berharap, tenaga pengajar lebih kreatif dalam menerapkan pembelajaran daring.
Anggota Komisi D DPRD Pati Muntamah menjelaskan, metode ini juga diharapkan bisa memaksimalkan penanggulangan Covid-19 yang dilakukan pemerintah. Sebab penerapan protokol kesehatan (prokes) lebih sulit dilakukan dalam pembelajaran luring atau tatap muka.
“Sebab setiap rombongan belajar 40 anak, tentu protokol kesehatan sulit diterapkan. Jadi kreasi guru sangat menentukan keberhasilan belajar mengajar ditengah pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Selain itu, ketika siswa pulang sekolah. Tentu pihak sekolah bakal kesulitan untuk memastikan, pergaulan siswa setelah pulang sekolah.(IJI/IJL)