Sempat Redup, Wisata Gua Pancur Kembali Jadi Ikon

Sempat Redup, Wisata Gua Pancur Kembali Jadi Ikon

infojateng.id - 30 November 2020
Sempat Redup, Wisata Gua Pancur Kembali Jadi Ikon
 - ()
Penulis
|
Editor

PATI – Perjalanan wisata Gua Pancur di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen untuk berkembang pesat seperti sekarang ini rupanya tak cukup mudah. Bahkan wisata di Pati Selatan itu rupanya juga pernah meredup.

Ketua Pokdarwis Desa Jimbaran, Ahmad Najib mengatakan, pada tahun 1998 hingga akhir 2014 lalu, gairah wisata alam Gua Pancur memang sempat redup. Barulah pada 2015 lalu, kelompok sadar wisata Desa Jimbaran mulai bergerak untuk serius menggarap pengelolaannya.

“Pada waktu itu pembuatan fasilitas wisata di Gua Pancur masih bersumber dari swadaya masyarakat dibantu dengan Pemkab Pati. Tetapi dengan kegigihan warga setempat, akhirnya Gua Pancur masih tetap eksis hingga saat ini,” jelasnya.

Kini angin segar pun telah dirasakan. Pengunjung wisata Gua Pancur mulai ramai. Tak hanya dari dalam daerah sendiri namun juga dari luar kota seperti Kabupaten Kudus, Demak dan Grobogan. “Kini kami masih terus melakukan proses pembenahan dan penataan dari Pokdarwis dan Pemdes Jimbaran,”ujarnya.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) saat ini pun telah menggarap pengelolaan parkir serta pembuatan ruko untuk oleh-oleh khas Desa Jimbaran.Dengan begitu diharapkan bisa meningkatkan daya tarik serta sinergitas antara masyarakat, Pemdes dan Pokdarwis.
Kini, Gua Pancur telah menjadi lahan masyarakat setempat untuk mencari nafkah. Sedikitnya telah ada sekitar 50 pedagang yang berjualan disana. Seperti pedagang makanan, aksesoris dan permainan. Setiap harinya para pedagang itupun bisa mendapatkan omzet hingga Rp 1 juta.(IJB)

Tinggalkan Komentar

Mungkin Anda melewatkan ini

Close Ads X