Cilacap, Infojateng.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Cilacap menggelar Rapat Koordinasi dengan Anggota Pembina dan OPD Terkait di Gedung Sumekar Cilacap, Rabu (6/11/2025).
Rapat digelar sebagai langkah strategis dalam rangka penyusunan Rencana Program Kerja Tahun 2026.
Sinkronisasi ini penting agar setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar terarah, terpadu, dan berdaya guna, khususnya dalam mendukung keberhasilan pembangunan keluarga di Kabupaten Cilacap.
Sebagaimana diketahui bersama, visi gerakan PKK Tahun 2025-2029 adalah “Terwujudnya keluarga berdaya dan sejahtera untuk mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045”.
Visi ini selaras dengan semangat pembangunan daerah di Kabupaten Cilacap yang menempatkan keluarga sebagai pusat pembangunan manusia.
Rapat koordinasi ini menjadi forum produktif untuk menyatukan langkah, menyinergikan program dan menumbuhkan inovasi serta jejaring kemitraan lintas sektor antara TP PKK dengan seluruh OPD pembina.
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman menjelaskan, bahwa keluarga adalah tempat pertama dan utama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai moral, serta membangun ketahanan sosial di tengah masyarakat.
Dalam konteks tersebut, TP PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga, sekaligus menjadi penggerak dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, sejahtera, tangguh dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Pada rapat koordinasi ini, sekretariat TP PKK beserta keempat Kelompok Kerja (Pokja) memaparkan program kerja di Tahun 2026 mendatang.
Masing-masing Pokja memiliki sasaran dan tujuan yang berbeda-beda sesuai dengan bidangnya.
Dijelaskan pula peran OPD terkait yang dapat mendukung suksesnya program kerja tersebut.
Hal ini selaras dengan imbauan bupati agar perangkat daerah diintegrasikan dengan program PKK sehingga pelaksanaan pemberdayaan keluarga di lapangan semakin efektif, tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Mari kita perkuat komitmen dan kolaborasi dalam mewujudkan keluarga Cilacap yang berdaya, sejahtera dan bahagia, kita jadikan PKK sebagai gerakan sosial yang tidak hanya bekerja untuk masyarakat tetapi juga tumbuh bersama masyarakat,” pungkas Syamsul. (eko/redaksi)