Klaten, Infojateng.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV di Desa Kaligayam, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, telah rampung 100 persen.
Upacara penutupan TMMD dilaksanakan di Lapangan Mindi, Desa Kaligayam, Kamis (6/11/2025), menandai berakhirnya kegiatan pembangunan jalan baru yang kini siap dimanfaatkan masyarakat.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan rasa syukur, atas selesainya program TMMD secara tepat waktu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0723/Klaten, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Sinergi seperti ini perlu terus dijaga, demi percepatan pembangunan di Kabupaten Klaten,” ujar Hamenang.
Sementara itu, Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Klaten, atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan TMMD.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Klaten yang mendukung dengan Anggaran Pendapatan Daerah untuk TMMD Sengkuyung Tahap IV Desa Kaligayam, sekaligus TMMD terakhir di tahun 2025. Terima kasih seluruh pihak yang telah membantu dalam TMMD di Desa Kaligayam. Semoga nanti akses ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Kecamatan Wedi, khususnya Desa Kaligayam,” terang dandim.
Warga pun tampak antusias dan gembira dengan rampungnya pembangunan. Jalan baru hasil TMMD kini mempermudah mobilitas dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Warga Kaligayam, Muji Lestari, mengaku sangat bersyukur dibangunnya jalan baru tersebut.
“Alhamdulillah kami benar-benar terbantu. Awalnya dari tidak punya jalan, dan sekarang jadi punya jalan baru yang halus. Alhamdulillah kami bersyukur sama Allah melalui perantara Pak Bupati dan jajaran, kami berterima kasih,” ucap Muji.
Program TMMD di Desa Kaligayam tidak hanya membangun jalan sepanjang 495 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter, tetapi juga mencakup pembangunan talud jalan I sepanjang 75 meter (tinggi 200 cm, lebar 40 cm), talud jalan II sepanjang 100 meter (tinggi 100 cm, lebar 45 cm), enam gorong-gorong, serta rehabilitasi tiga rumah tidak layak huni (RTLH), dan lima unit jamban keluarga.
Selain kegiatan fisik, TMMD juga menyelenggarakan berbagai kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan administrasi kependudukan oleh Dukcapil Klaten, dan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat. (eko/redaksi)