Boyolali, infojateng.id – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Boyolali tahun 2026 sudah mulai dilaksanakan di sebagian besar cabang olahraga (cabor).
Pada November 2025 ini, sudah ada 15 cabor yang melaksanakan POPDA yang mulai pada Senin hingga Kamis (10-13/11/2025).
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali Budi Prasetyaningsih menyampaikan, pelaksanaan POPDA 2026 dilaksanakan dua periode, yakni 15 cabor di akhir tahun 2025 dan empat cabor di awal tahun 2026.
Adapun 15 cabor yang diselenggarakan pada tahun 2025 ini adalah Angkat Besi, Bola Basket, Bola Voli, Bulu Tangkis, Karate, Shorinji Kempo, dan Panahan.
Kemudian Renang, Sepak Bola, Taekwondo, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Tinju, Wushu, dan Woodball. Lokasi pelaksanaan POPDA tersebut berbeda-beda sesuai dengan cabor masing-masing.
Dan untuk empat cabor yang akan dilombakan pada tahun 2026 mendatang yaitu sepak takraw, balap sepeda, atletik dan pencak silat.
“Harapannya tentunya akan mendapatkan atlet-atlet yang berprestasi,” ungkapnya, ditemui saat membuka POPDA Shorinji Kempo di aula SMP Negeri 3 Mojosongo, Kamis (13/11/2025).
Salah satu cabor yang melaksanakan seleksi POPDA tahun ini adalah Shorinji Kempo.
Setidaknya ada 72 atlet yang mengikuti pertandingan kali ini. Ketua Panitia Pelaksana Aradhea Bintang Yudanshaki menyebutkan, ada tiga kategori dalam pertandingan Shorinji Kempo yaitu SD, SMP, dan SMA.
Dilanjutkan dia, tiga kategori tersebut terbagi dalam 17 nomor pertandingan yang terdiri dari tandoku putra dan putri, randori putra dan putri, embu pasangan putra dan putri, embu campuran dan embu beregu.
Seluruh atlet yang bertanding memperebutkan 34 medali emas, 34 medali perak, 32 medali perunggu. Kemudian piala kejuaraan bagi juara umum I, II dan III, serta piala penghargaan atlet terbaik.
Selain medali dan piala, seluruh pemenang juga akan memperoleh piagam penghargaan.
Selain kategori utama yang dilombakan, ada pula atlet yang masih berusia dini atau TK yang mengikuti pertandingan kelas festival.
Atlet termuda yang mengikuti POPDA kali ini adalah Janitra Javas Jayantaka yang berasal dari Kecamatan Teras.
Orangtua atlet termuda ini, Apriyani mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya karena anak semata wayangnya sudah berani tampil untuk bertanding.
Ke depannya, ia akan terus mendukung langkah anaknya untuk meningkatkan prestasi.
“Meski masih kelas festival tapi saya sudah sangat bangga ya, Taka berani tampil. Semoga atlet-atlet Boyolali akan terus mendapat dukungan penuh dari pemerintah,” ujarnya. (eko/redaksi)