Jepara, infojateng.id – Orang tua diminta dapat menerapkan konsep Jam Intan, yakni mematikan televisi dan HP selama 30 hingga 60 menit, untuk fokus penuh pada anak dan melakukan aktivitas menyenangkan.
Hal itu disampaikan narasumber dari Pokja I TP PKK Kabupaten Jepara Dhody Hermawan, pada sosialisasi pengasuhan positif Jam Intan, di Gedung Shima, baru-baru ini.
Menurutnya, hal itu dinilai sangat penting menciptakan interaksi yang berkualitas antara orang tua dan anak di era digital.
“Anak tidak hanya butuh makan, pakaian, dan sekolah. Yang paling mereka butuhkan adalah kehadiran orang tua. Cukup 30–60 menit sehari dapat mengubah masa depan anak,” kata Dhody.
Ketua Bidang Pokja I TP PKK Kabupaten Jepara, Syahnez Hajar menyampaikan, keluarga merupakan tempat utama bagi tumbuh kembang anak. Peran orang tua, khususnya ibu, dalam memberi kasih sayang dan teladan.
“Orang tua adalah pendidik pertama bagi anak. Interaksi hangat dalam keluarga sangat menentukan perkembangan mereka,” ujar Syahnez.
Menurutnya, interaksi positif dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kedekatan emosional antara orang tua dan anak.
Dia menilai, jaringan kader hingga dasawisma menjadi kekuatan PKK dalam menyebarkan praktik pengasuhan penuh kasih.
“Mari jadikan interaksi positif dengan anak sebagai gerakan nyata di setiap rumah tangga, untuk menciptakan keluarga Jepara yang hangat dan penuh cinta,” ajaknya. (eko/redaksi)