Demak, infojateng.id – Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Demak, Agus Taufiqur Rohman menyampaikan, kegiatan Ngaji ISNU Bareng BAZNAS RI merupakan langkah konkret ISNU dalam mendorong literasi zakat di kalangan cendekiawan.
Hal tersebut diungkapkan pada kegiatan Ngaji ISNU Bareng BAZNAS RI bertema “Zakat dalam Perspektif Pemberdayaan Ummat” di Aula LP Ma’arif Demak, Senin (24/11/2025).
“Kegiatan Ngaji Bareng BAZNAS RI ini diharapkan menjadi kontribusi nyata para cendekia agar lebih melek persoalan zakat. Kita ingin pentasarufan zakat benar-benar dirasakan manfaatnya untuk pemberdayaan umat,” kata Taufiqur.
Ditambahkan, ISNU sebagai organisasi cendekiawan Nahdlatul Ulama memiliki komitmen mewujudkan tagline “ISNU Berdaya dan Berdampak” dengan menjadi sektor penggerak filantropi untuk kemaslahatan masyarakat, khususnya warga Nahdliyyin.
Sementara Kadiv BAZNAS RI, Farid Septian, yang juga pengurus ISNU pusat menjelaskan, bahwa pemerintah menargetkan penurunan kemiskinan pada angka 7–8 % melalui APBN 2025, dengan anggaran perlinsos mencapai Rp503,2 triliun.
Ditambahkan Farid, target pengumpulan ZIS DSKL nasional tahun 2025 sebesar Rp50,1 triliun.
Sementara, Narasumber dari PW ISNU Jateng, Fahrudin Azis, menekankan bahwa pengelolaan zakat harus berdasarkan UU No. 23 Tahun 2011 dan diperkuat melalui sinergi quintuple helix antara akademisi, masyarakat sipil, pemerintah, industri, dan lingkungan.
Ia menegaskan bahwa menuju zakat yang berdaya dan berdampak harus dilakukan melalui digitalisasi, peningkatan akuntabilitas, kolaborasi pemangku kepentingan, edukasi publik, hingga pengembangan big data dan pelatihan amil.
Hadir pada kegiatan tersebut Ketua PCNU Demak, KH Muhammad Aminuddin, Kepala BAZNAS Demak, Bambang Soesetiarto serta tamu undangan. (eko/redaksi)