Salatiga, infojateng.id – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia (Dukbangga RI), Ratu Ayu Isyana, bersama perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), melakukan kunjungan kerja ke Kota Salatiga.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tegalrejo.
Kunjungan ini juga dirangkaikan dengan agenda santap Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama kelompok 3B (Busui, Bumil, dan Balita nonPAUD).
Rombongan disambut oleh Wali Kota Salatiga, Ketua TP PKK, Wakil Wali Kota, serta jajaran kepala OPD terkait.
Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni SPPG Tegalrejo dan Posyandu RW 9 Tegalrejo, Selasa (25/11/2025).
Selain mengikuti santap MBG, Wamen dan rombongan juga menyempatkan diri memberikan asupan gizi dan bingkisan langsung ke rumah warga penerima manfaat.
Pada kesempatan tersebut, para penerima manfaat juga mendapat edukasi mengenai pola asuh, kesehatan keluarga, dan upaya pencegahan stunting.
Usai peninjauan, Wamen Dukbangga Ratu Ayu Isyana menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Salatiga.
“Kami telah memantau SPPG di Tegalrejo. Alur pelayanannya sudah sangat baik. Menu yang disajikan ahli gizi juga memperhatikan kebutuhan anak, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita nonPAUD. Ini merupakan langkah penting mencegah stunting sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, mengungkapkan adanya temuan kondisi memprihatinkan di salah satu rumah penerima manfaat.
“Ada beberapa faktor yang memengaruhi stunting maupun tumbuh kembang anak, tidak hanya pemenuhan gizi. Tadi kami melihat kondisi sanitasi yang sangat kurang layak. Rumah kecil dihuni tujuh orang, ditambah fasilitas jamban yang tidak memadai,” jelas Robby.
Ia menegaskan, temuan tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh Dinas Perkim agar keluarga terkait mendapat fasilitas sanitasi yang layak.
Salah satu penerima manfaat, Ida Nugraheni, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah.
“Senang sekali, dan banyak edukasi yang kami dapat dari Bu Wamen dan Pak Wali. Semoga program ini berjalan baik dan bisa bertahan lama,” tuturnya.
Ida menyebut kehadiran pemerintah memberikan bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya keluarga dengan risiko stunting. (eko/redaksi)