Pati, Infojateng.id — Operasi Zebra Candi 2025 yang digelar Satlantas Polresta Pati di depan Terminal Kembangjoyo, Rabu (26/11), menjadi wujud nyata pendekatan humanis yang kini semakin ditekankan Polri. Upaya persuasif ini sejalan dengan meningkatnya indeks kepercayaan publik terhadap Polri yang mencapai 76,2 persen, berdasarkan survei nasional terbaru.
Kenaikan kepercayaan publik ini juga diperkuat hasil penelitian Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas. Melalui riset mengenai persepsi publik dan evaluasi kinerja kepolisian yang dilakukan pada Oktober 2025 dan dipublikasikan Kamis, 13 November 2025, Litbang Kompas mencatat tren positif bahwa profesionalisme dan pendekatan pelayanan Polri semakin diapresiasi masyarakat.
Kegiatan dimulai dengan apel dan pengarahan Kasubnit 1 Gakkum Satlantas yang menegaskan pentingnya edukasi dan pelayanan ramah selama operasi. Hal ini ditekankan kembali oleh Kasatlantas Kompol Riki Fahmi Mubarok, mewakili Kapolresta Pati. “Operasi ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan mengajak masyarakat lebih tertib,” ujarnya.
Kegiatan ini diperkuat kolaborasi lintas instansi, mulai dari Satlantas, UPPD/Dispenda, Subden POM, Dishub, Jasa Raharja, BPKAD hingga Bank Jateng. “Kolaborasi seperti ini membuat edukasi keselamatan bisa menjangkau masyarakat lebih luas,” tegasnya.
Petugas turun langsung memberikan penyuluhan keselamatan berkendara, pentingnya helm SNI, kelengkapan surat-surat, hingga etika di jalan raya. Pengendara yang sudah tertib diberi apresiasi berupa minuman kemasan, sementara pelanggar ringan hanya mendapat teguran simpatik. “Kami tidak mencari kesalahan, hanya mengingatkan dengan cara yang baik,” katanya.
Untuk memberikan kemudahan layanan, Satlantas juga menyiapkan Samsat Keliling yang langsung dimanfaatkan dua wajib pajak. “Operasi ini harus memberi kemudahan, bukan mempersulit,” imbuhnya.
Total, petugas membagikan 30 souvenir bagi pengendara tertib dan memberikan lima teguran simpatik. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat.
“Kami akan terus menghadirkan kegiatan edukatif agar kesadaran masyarakat meningkat,” pungkasnya. (tyo/redaksi)